Tottenham benar-benar menunjukkan ambisi besar untuk bangkit pada musim 2026/2027. Klub asal London Utara tersebut bergerak sangat agresif di bursa transfer dan tidak ragu mengeluarkan dana dalam jumlah besar untuk memperkuat skuad.
Sejauh ini, Tottenham dilaporkan sudah menghabiskan sekitar €267 juta atau setara Rp5,2 triliun untuk mendatangkan sejumlah pemain baru. Angka tersebut menunjukkan betapa seriusnya Spurs dalam melakukan perombakan tim.
Menariknya, aktivitas transfer Tottenham ternyata belum selesai. Manajemen klub masih berusaha menambah kekuatan di lini depan dengan mengincar dua pemain Manchester City.
Dua nama yang menjadi perhatian adalah Savinho dan Omar Marmoush. Spurs disebut sedang melakukan pembicaraan dengan Manchester City untuk kemungkinan mendatangkan kedua penyerang tersebut.
Jika transfer tersebut berhasil diwujudkan, pengeluaran Tottenham pada musim panas 2026 dipastikan semakin besar.
Ambisi tersebut tidak lepas dari performa mengecewakan Spurs pada musim sebelumnya. Tottenham hanya mencetak 48 gol dalam 38 pertandingan Premier League dan harus mengakhiri musim di posisi ke-17.
Kondisi tersebut membuat pelatih Roberto De Zerbi membutuhkan tambahan pemain berkualitas, terutama di sektor serang.
Tottenham Bergerak Agresif di Bursa Transfer
Bursa transfer musim panas 2026 menjadi periode yang sangat sibuk bagi Tottenham. Klub tidak hanya melakukan perubahan kecil, tetapi mencoba membangun kembali skuad dengan sejumlah pemain baru.
Manajemen Spurs tampaknya ingin memberikan Roberto De Zerbi materi pemain yang lebih sesuai dengan gaya bermainnya.
Langkah tersebut sangat masuk akal mengingat performa Spurs musim lalu belum sesuai dengan harapan. Posisi ke-17 di Premier League tentu menjadi hasil yang mengecewakan bagi klub dengan sejarah dan ambisi sebesar Spurs.
Karena itu, perombakan skuad menjadi salah satu prioritas utama.
Tottenham bahkan sudah mengeluarkan dana besar untuk memperkuat lini tengah. Mateus Fernandes dan Sandro Tonali menjadi dua pemain yang dikaitkan dengan proyek baru klub.
Kehadiran pemain-pemain tersebut diharapkan dapat membuat permainan Spurs lebih solid. Namun, De Zerbi masih melihat adanya masalah yang harus segera diselesaikan.
Masalah tersebut berada di lini depan.
Jumlah 48 gol dalam satu musim menunjukkan bahwa Spurs membutuhkan lebih banyak pemain yang mampu menciptakan peluang sekaligus menyelesaikannya menjadi gol.
Savinho Jadi Target Utama Tottenham

Salah satu pemain yang sedang diburu Tottenham adalah Savinho.
Penyerang asal Brasil tersebut sebenarnya sudah lama masuk dalam radar Spurs. Ketertarikan Spurs terhadap Savinho bahkan disebut sudah muncul sejak 2025.
Savinho bergabung dengan Manchester City dari Troyes pada 2024. Saat itu, City mengeluarkan dana sekitar £30 juta atau sekitar Rp659 miliar untuk mendapatkan pemain muda tersebut.
Savinho memiliki kemampuan bermain di beberapa posisi di lini depan. Kecepatan, kemampuan menggiring bola, serta keberaniannya menghadapi pemain bertahan menjadi beberapa kelebihan yang membuatnya menarik perhatian.
Namun, situasi Savinho di Manchester City belum benar-benar ideal.
Pada musim lalu, pemain berusia 22 tahun tersebut hanya tujuh kali menjadi starter di Premier League. Minimnya kesempatan bermain membuat masa depannya di Etihad Stadium mulai dipertanyakan.
Kondisi tersebut bisa menjadi peluang bagi Tottenham.
Spurs membutuhkan pemain yang bisa memberikan variasi serangan. Kehadiran Savinho dapat memberikan opsi berbeda karena pemain Brasil tersebut memiliki karakter bermain cepat dan agresif.
Jika negosiasi berjalan lancar, Savinho berpotensi menjadi salah satu bagian penting dari proyek baru Spurs di bawah De Zerbi.
Omar Marmoush Juga Masuk Radar Spurs
Selain Savinho, Tottenham juga mengincar Omar Marmoush.
Penyerang asal Mesir tersebut merupakan pemain yang didatangkan Manchester City dari Eintracht Frankfurt pada 2025.
City mengeluarkan dana sekitar £59 juta atau sekitar Rp1,30 triliun untuk mendapatkan Marmoush. Transfer tersebut menunjukkan bahwa Manchester City memiliki ekspektasi tinggi terhadap sang penyerang.
Marmoush sebelumnya tampil sangat impresif bersama Frankfurt. Performa tersebut membuat banyak klub besar Eropa tertarik menggunakan jasanya.
Namun, persaingan di lini depan Manchester City membuat Marmoush tidak selalu mendapatkan tempat utama.
Pada musim lalu, Marmoush mencatatkan delapan gol dari 36 penampilan di semua kompetisi. Catatan tersebut belum sepenuhnya mencerminkan potensi yang dimilikinya.
Tottenham melihat situasi tersebut sebagai kesempatan.
Spurs membutuhkan penyerang yang memiliki kemampuan mencetak gol sekaligus mampu bergerak di area yang berbeda. Marmoush dinilai memiliki karakter yang cocok dengan kebutuhan tersebut.
Jika bergabung dengan Tottenham, Marmoush bisa mendapatkan peran lebih besar dibandingkan yang ia miliki di Manchester City.
Tottenham Ingin Membuat Kesepakatan Ganda
Hal yang membuat pergerakan Tottenham semakin menarik adalah keinginan klub untuk mendatangkan Savinho dan Marmoush sekaligus.
Spurs disebut sedang menjajaki kesepakatan ganda dengan Manchester City.
Belum ada kesepakatan final antara kedua klub. Namun, pembicaraan disebut terus mengalami perkembangan.
Jika kesepakatan tersebut berhasil tercapai, Tottenham akan mendapatkan dua tambahan penting untuk memperkuat lini serang.
Savinho bisa memberikan kecepatan dan kreativitas dari sisi sayap. Sementara itu, Marmoush dapat menjadi pemain yang lebih fleksibel untuk bergerak di area depan.
Kombinasi tersebut tentu sangat menarik bagi De Zerbi.
Pelatih asal Italia itu dikenal membutuhkan pemain yang mampu menjalankan instruksi dengan intensitas tinggi. Karena itu, tambahan dua pemain dengan karakter menyerang bisa memberikan perubahan besar terhadap permainan Spurs.
Meski demikian, transfer tersebut tidak akan mudah.
Manchester City tentu tidak ingin melepas kedua pemain dengan harga murah. Apalagi City mengeluarkan investasi besar ketika mendatangkan Savinho dan Marmoush.
Manchester City Bisa Meminta Harga Tinggi
Salah satu persoalan dalam negosiasi adalah harga.
Manchester City belum disebut menetapkan harga pasti untuk Savinho dan Marmoush. Namun, klub kemungkinan besar ingin mendapatkan keuntungan dari penjualan kedua pemain tersebut.
Savinho dibeli dengan nilai sekitar £30 juta. Sementara Marmoush datang dengan biaya sekitar £59 juta.
Dengan usia dan potensi yang masih dimiliki kedua pemain, City mempunyai alasan untuk memasang harga tinggi.
Bagi Tottenham, situasi ini tentu menjadi tantangan.
Spurs sudah mengeluarkan lebih dari €267 juta pada bursa transfer musim panas ini. Jika masih harus membayar mahal untuk Savinho dan Marmoush, total belanja klub bisa menembus angka yang sangat besar.
Namun, Tottenham tampaknya tetap siap mengambil risiko tersebut.
Manajemen klub percaya bahwa investasi besar diperlukan untuk memperbaiki kondisi tim.
De Zerbi Membutuhkan Lini Depan yang Lebih Tajam
Salah satu alasan utama Tottenham sangat aktif mencari pemain depan adalah produktivitas gol.
Spurs hanya mencetak 48 gol dalam 38 pertandingan Premier League musim lalu. Angka tersebut menjadi salah satu masalah terbesar dalam perjalanan mereka.
Sepak bola modern membutuhkan lini depan yang mampu menghasilkan gol secara konsisten.
Tim dapat memiliki penguasaan bola yang bagus. Namun, jika peluang tidak berakhir menjadi gol, hasil pertandingan tetap sulit didapatkan.
De Zerbi tentu menyadari persoalan tersebut.
Karena itu, memperkuat sektor serang menjadi bagian penting dari rencana Tottenham.
Savinho dan Marmoush bisa menjadi solusi yang menarik. Keduanya memiliki kemampuan menyerang yang berbeda sehingga dapat memberikan lebih banyak pilihan kepada De Zerbi.
Savinho bisa menjadi pemain yang membuka ruang melalui kecepatan. Marmoush, di sisi lain, dapat memberikan ancaman melalui pergerakan dan penyelesaian akhir.
Kehadiran mereka juga bisa meningkatkan persaingan internal di dalam skuad.
Spurs Sudah Mengeluarkan Dana Besar

Aktivitas Tottenham musim panas ini memang cukup mengejutkan.
Klub tersebut dilaporkan telah mengeluarkan sekitar €267 juta atau sekitar Rp5,2 triliun untuk mendatangkan pemain baru.
Angka tersebut sudah sangat besar untuk ukuran satu periode transfer.
Namun, Spurs belum berhenti.
Sebelumnya, klub juga melakukan investasi besar di lini tengah dengan mendatangkan Mateus Fernandes dan Sandro Tonali.
Keduanya disebut menghabiskan total sekitar £185 juta atau sekitar Rp4,07 triliun.
Jika angka tersebut ditambah dengan pembelian pemain lain, terlihat jelas bahwa Tottenham sedang melakukan pembangunan ulang skuad dalam skala besar.
Manajemen tampaknya ingin memastikan De Zerbi memiliki cukup banyak pilihan untuk menghadapi musim 2026/2027.
Cody Gakpo Masih Menjadi Target
Menariknya, Savinho dan Marmoush bukan satu-satunya pemain depan yang dikaitkan dengan Tottenham.
Spurs juga masih memiliki ketertarikan terhadap Cody Gakpo dari Liverpool.
Nama Gakpo sebelumnya sudah beberapa kali muncul dalam radar klub London Utara tersebut. Pemain asal Belanda itu memiliki pengalaman di Premier League dan bisa bermain di sejumlah posisi lini depan.
Namun, jika Tottenham benar-benar ingin mendatangkan Gakpo, situasinya akan menjadi semakin rumit.
Mendatangkan Savinho, Marmoush, dan Gakpo sekaligus membutuhkan dana yang sangat besar.
Spurs tentu harus mempertimbangkan kondisi finansial klub sebelum mengambil keputusan.
Karena itu, bukan tidak mungkin Tottenham harus menentukan prioritas.
Savinho dan Marmoush saat ini menjadi dua pemain yang sedang dinegosiasikan dengan Manchester City. Sementara itu, Gakpo masih menjadi alternatif menarik jika Spurs membutuhkan tambahan lain.
Ambisi Besar Tottenham untuk Musim Baru
Bursa transfer kali ini memperlihatkan bahwa Tottenham tidak ingin kembali mengalami musim yang mengecewakan.
Finis di posisi ke-17 jelas menjadi peringatan bagi seluruh pihak di klub.
De Zerbi membutuhkan skuad yang lebih kuat. Sementara manajemen klub harus memberikan dukungan melalui investasi pemain.
Langkah tersebut sudah terlihat dari jumlah uang yang dikeluarkan.
Tottenham bukan hanya membeli pemain untuk menambal kekurangan. Klub tampaknya ingin membangun komposisi tim yang benar-benar berbeda.
Lini tengah diperkuat.
Lini depan juga sedang dibenahi.
Jika Savinho dan Marmoush berhasil didatangkan, kedalaman skuad Spurs akan semakin menarik untuk diperhatikan.
Savinho dan Marmoush Bisa Mengubah Wajah Spurs
Kehadiran dua pemain tersebut berpotensi memberikan perubahan besar terhadap permainan Tottenham.
Savinho menawarkan kecepatan dan kemampuan satu lawan satu. Pemain Brasil tersebut bisa menjadi senjata ketika Spurs mencoba melakukan serangan cepat.
Marmoush memiliki karakter berbeda. Penyerang Mesir itu dapat bermain lebih fleksibel dan membantu tim dalam membangun serangan.
Keduanya juga masih berada pada usia produktif sehingga dapat menjadi bagian dari proyek jangka panjang klub.
Jika De Zerbi berhasil memaksimalkan kemampuan mereka, Tottenham bisa memiliki lini depan yang jauh lebih berbahaya dibandingkan musim sebelumnya.
Namun, semuanya tetap bergantung pada proses adaptasi.
Mendatangkan pemain mahal bukan jaminan sebuah tim langsung sukses. Para pemain harus memahami sistem permainan, membangun chemistry, dan beradaptasi dengan tekanan Premier League.
Tantangan Besar Menanti Tottenham
Meski mengeluarkan dana besar, perjalanan Tottenham musim depan tetap tidak akan mudah.
Premier League memiliki persaingan yang sangat ketat.
Manchester City, Liverpool, Arsenal, Chelsea, Manchester United, dan klub-klub lain terus memperkuat skuad mereka.
Karena itu, Spurs harus membuktikan bahwa investasi besar mereka memang memberikan hasil.
De Zerbi juga menghadapi tugas berat untuk menyatukan banyak pemain baru.
Jika terlalu banyak pemain datang dalam waktu singkat, proses adaptasi bisa membutuhkan waktu.
Namun, jika semuanya berjalan sesuai rencana, Tottenham berpotensi menjadi salah satu tim yang paling berbeda dibandingkan musim sebelumnya.
Total Belanja Tottenham Bisa Makin Membengkak
Perburuan Savinho dan Marmoush menunjukkan bahwa aktivitas transfer Tottenham belum berakhir.
Dengan dana sekitar €267 juta yang sudah dikeluarkan, Spurs masih berpotensi menambah pengeluaran dalam jumlah besar.
Jika kedua pemain Manchester City berhasil direkrut, total belanja musim panas Tottenham bisa meningkat secara signifikan.
Belum lagi jika klub kembali mengejar Gakpo atau pemain depan lainnya.
Situasi tersebut membuat Tottenham menjadi salah satu klub yang paling agresif di bursa transfer Premier League 2026/2027.
Ambisi tersebut tentu mendapatkan perhatian besar dari para penggemar.
Mereka kini menunggu apakah investasi besar tersebut mampu membawa perubahan nyata di lapangan.
Tottenham Tidak Ingin Mengulang Musim Buruk
Pada akhirnya, seluruh aktivitas transfer Tottenham memiliki satu tujuan utama, yaitu memperbaiki performa tim.
Finis di posisi ke-17 bukan hasil yang ingin diulang.
Produktivitas 48 gol juga harus segera diperbaiki.
Karena itu, keputusan untuk mengejar Savinho dan Marmoush bisa menjadi langkah penting.
Jika kedua pemain berhasil didatangkan, De Zerbi akan memiliki lebih banyak opsi untuk membangun lini serang.
Spurs juga akan memiliki kedalaman skuad yang lebih baik untuk menghadapi jadwal panjang musim Premier League.
Tentu saja, transfer mahal harus dibuktikan dengan performa di atas lapangan.
Para pemain baru harus mampu memberikan kontribusi. De Zerbi harus menemukan formula terbaik. Sementara itu, manajemen harus memastikan proyek tersebut berjalan secara konsisten.
Kesimpulan
Tottenham sedang menjalani salah satu bursa transfer paling agresif dalam beberapa tahun terakhir.
Dengan pengeluaran sekitar €267 juta atau Rp5,2 triliun, Spurs sudah menunjukkan keseriusan untuk membangun kembali skuad.
Namun, pekerjaan mereka belum selesai.
Savinho dan Omar Marmoush kini menjadi dua pemain Manchester City yang sedang diburu Tottenham. Negosiasi masih berlangsung dan belum menghasilkan kesepakatan final.
Jika transfer ganda tersebut berhasil, kekuatan lini depan Spurs tentu akan meningkat.
Di sisi lain, Tottenham masih dikaitkan dengan Cody Gakpo. Namun, kemampuan finansial klub akan menjadi faktor penting jika ingin terus mendatangkan pemain mahal.
Semua langkah tersebut dilakukan karena De Zerbi membutuhkan tim yang lebih tajam. Setelah hanya mencetak 48 gol dan finis di posisi ke-17 musim lalu, Tottenham memang membutuhkan perubahan besar.
Kini, publik hanya perlu menunggu apakah uang Rp5,2 triliun yang sudah dikeluarkan akan menghasilkan perubahan nyata.
Jika Savinho dan Marmoush benar-benar tiba di London Utara, Tottenham bisa menjadi salah satu tim paling menarik untuk disaksikan pada musim 2026/2027.

