Mac Allister terpilih sebagai Man of the Match dalam kemenangan Liverpool atas Tottenham pada putaran ketiga Carabao Cup 2026-27. Bermain di Anfield, Rabu (16/9/2026) dini hari WIB, gelandang asal Argentina itu tampil menonjol dan menjadi salah satu pemain penting dalam keberhasilan The Reds mengamankan kemenangan 3-1.
Liverpool datang ke pertandingan ini dengan melakukan banyak perubahan pada komposisi pemain. Situasi tersebut membuat laga melawan Tottenham menjadi ujian tersendiri bagi kedalaman skuad Liverpool.
Meski begitu, Liverpool mampu menunjukkan permainan efektif sejak awal pertandingan. Mereka tidak membutuhkan waktu lama untuk menemukan ritme permainan. Alexis Mac Allister menjadi salah satu pemain yang membantu Liverpool menjaga kendali pertandingan melalui ketenangan dan kualitasnya di lini tengah.
Mac Allister bahkan mencetak gol pembuka pada menit ke-21. Gol tersebut menjadi momen penting karena membuat Liverpool bermain lebih nyaman setelah unggul atas Tottenham.
Setelah itu, Cody Gakpo menambah keunggulan Liverpool sebelum Conor Gallagher memperkecil skor. Tottenham sempat memberikan tekanan pada babak kedua, tetapi Dominik Szoboszlai akhirnya memastikan kemenangan Liverpool melalui gol spektakuler pada masa injury time.
Hasil 3-1 tersebut membuat Liverpool berhak melaju ke putaran keempat Carabao Cup. Sementara itu, penampilan Allister mendapatkan perhatian khusus karena kontribusinya tidak hanya melalui gol, tetapi juga melalui perannya dalam mengatur permainan.
Alexis Mac Allister Jadi Pembeda di Lini Tengah
Pertandingan Liverpool kontra Tottenham berlangsung dengan tempo yang cukup tinggi. Kedua tim sama-sama memiliki pemain yang mampu bermain cepat ketika mendapatkan ruang.
Liverpool harus berhati-hati karena Tottenham berusaha menekan dari lini tengah. Dalam kondisi tersebut, keberadaan Alexis Mac Allister menjadi penting.
Mac Allister dikenal sebagai gelandang yang mampu memainkan beberapa peran. Ia dapat membantu membangun serangan dari area tengah, menjaga sirkulasi bola, sekaligus bergerak ke posisi yang lebih maju ketika kesempatan datang.
Pada pertandingan ini, peran tersebut kembali terlihat.
Mac Allister tidak terburu-buru ketika mendapatkan bola. Ia mampu membaca situasi dan mencari opsi umpan yang tersedia. Ketenangan tersebut membantu Liverpool keluar dari tekanan Tottenham.
Selain membantu distribusi bola, Allister juga beberapa kali berada di area yang tepat untuk mendukung serangan. Salah satunya terjadi ketika Liverpool berhasil membuka keunggulan.
Gol Indah Alexis Mac Allister Buka Skor

Liverpool berhasil mencetak gol pertama pada menit ke-21. Gol tersebut lahir melalui kombinasi pergerakan pemain di sisi kiri dan penyelesaian akhir yang sangat baik dari Alexis Mac Allister.
Serangan Liverpool diawali pergerakan Rio Ngumoha di sisi kiri. Pemain muda tersebut mampu membawa bola dan menciptakan situasi yang membuat pertahanan Tottenham harus memberikan perhatian.
Bola kemudian jatuh ke kaki Mac Allister yang berada di area depan kotak penalti.
Tanpa membuang kesempatan, gelandang Argentina itu melepaskan tembakan melengkung. Bola melaju menuju gawang Martin Dubravka dan tidak mampu dihentikan oleh penjaga gawang Tottenham.
Gol tersebut membuat Liverpool unggul 1-0.
Bagi Mac Allister, gol itu menunjukkan bahwa dirinya bukan hanya gelandang yang bertugas mengalirkan bola. Ia juga mampu memberikan ancaman langsung dari lini kedua.
Kemampuan tersebut menjadi salah satu alasan mengapa kehadiran Allister sangat penting bagi Liverpool.
Ketika lini depan mendapatkan pengawalan ketat, pemain seperti Mac Allister dapat menjadi alternatif untuk menciptakan peluang. Ia bisa muncul dari lini kedua dan memberikan kejutan melalui tembakan dari luar kotak penalti.
Mac Allister Membantu Liverpool Mengontrol Permainan
Setelah unggul, Liverpool tidak langsung mengendurkan tekanan. Mereka tetap berusaha menjaga penguasaan bola dan mencari celah di pertahanan Tottenham.
Di sinilah peran Alexis Mac Allister semakin terlihat.
Mac Allister menjadi salah satu penghubung antara lini belakang, lini tengah, dan lini depan Liverpool. Ia membantu menjaga aliran bola agar tidak mudah terputus.
Tottenham sendiri memiliki pemain-pemain yang cukup agresif di lini tengah. Mereka mencoba memberikan tekanan agar Liverpool kesulitan mengembangkan permainan.
Namun, Mac Allister mampu menjaga ketenangannya.
Alih-alih terburu-buru memainkan bola ke depan, ia beberapa kali memilih opsi yang lebih aman untuk menjaga penguasaan bola Liverpool. Setelah ruang terbuka, barulah bola diarahkan menuju pemain yang berada dalam posisi lebih menyerang.
Cara bermain tersebut membuat Liverpool tetap memiliki kontrol terhadap pertandingan.
Hampir Cetak Gol Kedua
Performa Alexis Mac Allister semakin lengkap karena ia juga sempat mendapatkan kesempatan untuk mencetak gol keduanya.
Peluang tersebut datang setelah Liverpool berhasil merebut bola melalui tekanan tinggi. Situasi itu memberikan kesempatan kepada Mac Allister untuk kembali berada di area berbahaya.
Ia kemudian melepaskan tembakan ke arah gawang Tottenham.
Sayangnya, percobaan tersebut belum menghasilkan gol kedua. Bola masih melebar dari sasaran.
Meski gagal mencetak gol tambahan, momen tersebut memperlihatkan bagaimana Allister terus aktif mencari ruang di sekitar kotak penalti lawan.
Pergerakannya membuat Tottenham tidak hanya harus fokus kepada penyerang Liverpool. Gelandang seperti Allister juga dapat memberikan ancaman ketika mendapatkan ruang.
Alexis Mac Allister Berperan dalam Gol Kedua Liverpool

Liverpool kemudian berhasil menggandakan keunggulan pada babak kedua.
Kali ini, Alexis Mac Allister kembali terlibat dalam proses terciptanya gol.
Mac Allister memberikan umpan kepada Cody Gakpo. Bola kemudian dikontrol dan digeser oleh Gakpo sebelum sang penyerang melepaskan tembakan menggunakan kaki kanannya.
Tembakan tersebut melewati Dubravka dan membuat Liverpool unggul 2-0.
Kontribusi Allister dalam gol tersebut menunjukkan kualitasnya sebagai gelandang yang mampu memberikan umpan progresif.
Ia tidak harus selalu menjadi pemain terakhir yang menyentuh bola sebelum gol tercipta. Umpan yang membuka ruang dan membantu serangan berkembang juga menjadi bagian penting dari kontribusinya.
Dalam pertandingan seperti ini, kemampuan gelandang untuk membaca pergerakan rekan setim menjadi sangat penting.
Mac Allister mampu menjalankan tugas tersebut dengan baik.
Tottenham Bangkit dan Perkecil Ketertinggalan
Tottenham tidak menyerah setelah Liverpool unggul dua gol.
Tim tamu mulai meningkatkan tekanan dan mencoba memanfaatkan beberapa situasi bola mati. Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-69.
Tottenham mendapatkan sepak pojok. Liverpool berada dalam situasi yang kurang ideal ketika menghadapi bola udara tersebut.
Mamardashvili gagal mengantisipasi bola dengan sempurna. Situasi itu kemudian dimanfaatkan Conor Gallagher untuk mencetak gol melalui sundulan.
Skor berubah menjadi 2-1.
Gol tersebut membuat pertandingan kembali terbuka.
Tottenham semakin percaya diri dan berusaha mengejar gol penyama kedudukan. Liverpool pun harus lebih fokus dalam bertahan karena keunggulan satu gol belum sepenuhnya aman.
Dalam kondisi seperti itu, peran gelandang kembali menjadi sangat penting.
Liverpool membutuhkan pemain yang mampu menjaga penguasaan bola sekaligus memperlambat momentum lawan.
Mac Allister tetap berusaha membantu tim menjaga keseimbangan di tengah tekanan Tottenham.
Liverpool Bertahan dari Tekanan Tottenham
Setelah Tottenham memperkecil skor, pertandingan menjadi lebih menegangkan.
Tim tamu mulai meningkatkan intensitas serangan. Liverpool tidak lagi memiliki keleluasaan seperti pada periode ketika mereka unggul dua gol.
Namun, The Reds tetap berusaha mencari kesempatan melalui serangan balik.
Alexis Mac Allister menjadi salah satu pemain yang membantu Liverpool mempertahankan struktur permainan.
Ketika Tottenham menyerang, Liverpool membutuhkan gelandang yang mampu membaca arah permainan. Ketika bola berhasil direbut, mereka juga membutuhkan pemain yang dapat mengirim bola menuju area depan dengan cepat.
Mac Allister memiliki kemampuan untuk melakukan kedua tugas tersebut.
Ia tidak selalu terlihat dalam bentuk aksi spektakuler. Namun, kontribusi seorang gelandang sering kali dapat terlihat dari bagaimana tim menjaga keseimbangan ketika pertandingan memasuki fase sulit.
Itulah yang membuat penampilan Allister mendapatkan perhatian.
Szoboszlai Pastikan Liverpool Menang 3-1
Liverpool akhirnya berhasil mengakhiri tekanan Tottenham pada masa injury time.
Dominik Szoboszlai yang masuk sebagai pemain pengganti menjadi pahlawan pada momen tersebut.
Pada menit ke-90+1, Szoboszlai mencetak gol spektakuler melalui tendangan voli dari jarak sekitar 25 yard.
Gol tersebut membuat Liverpool kembali unggul dengan selisih dua gol.
Skor berubah menjadi 3-1 dan Tottenham tidak memiliki cukup waktu untuk kembali memberikan respons.
Gol Szoboszlai sekaligus memastikan Liverpool mendapatkan tiket menuju putaran keempat Carabao Cup 2026-27.
Kemenangan tersebut menjadi hasil penting bagi Liverpool, terutama karena mereka melakukan banyak perubahan dari pertandingan sebelumnya.
Perubahan Besar Tidak Mengganggu Liverpool
Salah satu hal menarik dari pertandingan ini adalah keputusan Liverpool melakukan 10 perubahan dari susunan pemain ketika menghadapi Fulham pada akhir pekan.
Rotasi tersebut menunjukkan pentingnya kedalaman skuad dalam menghadapi jadwal pertandingan yang padat.
Liverpool harus mampu menjaga performa meskipun sejumlah pemain utama tidak selalu tampil bersama.
Dalam situasi seperti ini, pemain berpengalaman seperti Alexis Mac Allister memiliki peran besar.
Ketenangan Allister membantu Liverpool menjaga struktur permainan. Ia mampu menjadi penghubung antarlini sekaligus memberikan kreativitas ketika tim membutuhkan peluang.
Gol pembuka yang ia cetak juga membuat Liverpool mendapatkan momentum positif.
Kombinasi antara kontribusi individu dan kerja sama tim akhirnya membantu Liverpool melewati pertandingan dengan kemenangan.
Mengapa Alexis Mac Allister Terpilih sebagai Man of the Match?
Status Man of the Match tidak hanya ditentukan oleh jumlah gol.
Dalam pertandingan Liverpool vs Tottenham, Allister memang mencetak satu gol. Namun, kontribusinya lebih luas daripada itu.
Ia aktif membantu Liverpool mengontrol lini tengah. Ia juga terlibat dalam proses terciptanya gol kedua melalui umpan kepada Gakpo.
Selain itu, Mac Allister mampu menjaga ketenangan ketika Tottenham mulai memberikan tekanan setelah mencetak gol balasan.
Kontribusi tersebut membuat performanya terlihat lengkap.
Seorang gelandang tidak hanya dinilai dari jumlah gol atau assist. Kemampuan menjaga ritme, membaca permainan, membantu pertahanan, dan menghubungkan lini juga sangat penting.
Mac Allister menunjukkan berbagai aspek tersebut sepanjang pertandingan.
Kualitas Mac Allister Kembali Terlihat
Pertandingan melawan Tottenham menjadi kesempatan bagi Alexis Mac Allister untuk menunjukkan kualitasnya.
Gelandang Argentina tersebut mampu tampil efektif meskipun Liverpool menggunakan susunan pemain yang berbeda dari laga sebelumnya.
Gol pada menit ke-21 menjadi bukti kontribusinya di area serangan. Sementara itu, perannya dalam mengalirkan bola menunjukkan pentingnya dirinya di lini tengah.
Mac Allister juga memiliki kemampuan untuk bermain dalam tempo yang berbeda.
Ketika Liverpool membutuhkan kesabaran, ia mampu membantu mempertahankan penguasaan bola. Ketika terdapat ruang untuk melakukan serangan, ia bisa memberikan umpan ke area depan.
Fleksibilitas tersebut membuat Mac Allister menjadi pemain yang berguna dalam pertandingan dengan situasi yang berubah-ubah.
Liverpool Lanjut ke Putaran Keempat Carabao Cup
Kemenangan atas Tottenham memastikan perjalanan Liverpool di Carabao Cup 2026-27 berlanjut.
Skor akhir 3-1 menggambarkan pertandingan yang sempat berjalan nyaman bagi Liverpool, kemudian berubah menjadi lebih ketat setelah Tottenham mencetak gol.
Liverpool mampu mempertahankan keunggulan hingga akhirnya Szoboszlai memastikan kemenangan pada menit akhir.
Bagi Liverpool, hasil ini juga memperlihatkan bahwa skuad mereka memiliki kemampuan untuk tetap kompetitif meskipun melakukan rotasi besar.
Sementara itu, bagi Mac Allister, pertandingan tersebut menjadi salah satu penampilan yang patut mendapat perhatian.
Kesimpulan
Alexis Mac Allister tampil sebagai salah satu tokoh utama dalam kemenangan Liverpool 3-1 atas Tottenham di putaran ketiga Carabao Cup 2026-27.
Ia membuka keunggulan Liverpool melalui tembakan melengkung pada menit ke-21. Setelah itu, Mac Allister terus membantu tim mengontrol permainan dari lini tengah.
Ia juga terlibat dalam proses gol kedua yang dicetak Cody Gakpo. Ketika Tottenham memperkecil ketertinggalan melalui Conor Gallagher, Mac Allister tetap membantu Liverpool menjaga keseimbangan permainan.
Dominik Szoboszlai kemudian memastikan kemenangan Liverpool lewat gol spektakuler pada menit ke-90+1.
Dengan satu gol dan kontribusi penting dalam permainan Liverpool, Alexis Mac Allister layak menjadi pusat perhatian dalam pertandingan tersebut dan terpilih sebagai Man of the Match.
Kemenangan 3-1 membuat Liverpool melaju ke putaran keempat Carabao Cup. Sementara itu, performa Mac Allister menjadi salah satu catatan positif bagi The Reds setelah melakukan perubahan besar dalam susunan pemain.

