Hasil Prancis vs Senegal 3-1: Kylian Mbappe Pecahkan Rekor, Les Bleus Awali Piala Dunia 2026 dengan Kemenangan

Prancis vs Senegal di Piala Dunia 2026 saat Kylian Mbappe mencetak gol untuk Les Bleus

Timnas Prancis mengawali perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan hasil positif. Les Bleus sukses menaklukkan Senegal dengan skor 3-1 pada pertandingan perdana Grup I yang berlangsung di MetLife Stadium, Rabu (17/6/2026) dini hari WIB.

Kemenangan Prancis vs Senegal menjadi sinyal kuat bahwa Prancis kembali datang sebagai salah satu kandidat juara dunia. Selain meraih tiga poin penting, laga ini juga menjadi malam bersejarah bagi Kylian Mbappe yang berhasil mencatatkan namanya sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa tim nasional Prancis.

Dua gol Prancis vs Senegal yang dicetak sang kapten membuat koleksi gol internasionalnya mencapai 58 gol. Catatan tersebut melewati rekor sebelumnya yang dipegang oleh Olivier Giroud. Tak hanya itu, performa Mbappe sepanjang pertandingan juga menunjukkan kualitasnya sebagai pemain yang mampu mengubah jalannya laga dalam momen-momen krusial.

Meski menang dengan skor cukup meyakinkan, Prancis tidak mendapatkan kemenangan ini dengan mudah. Senegal tampil disiplin dan beberapa kali mampu merepotkan lini pertahanan Les Bleus. Bahkan pada babak pertama, wakil Afrika tersebut sempat menciptakan sejumlah peluang berbahaya yang hampir membuat Prancis tertinggal lebih dulu.

Namun pengalaman, kualitas individu, dan kedalaman skuad akhirnya menjadi pembeda. Prancis mampu tampil lebih efektif pada babak kedua dan mengunci kemenangan penting untuk memulai kampanye mereka di Piala Dunia 2026.

Prancis dan Senegal Tampil Hati-Hati Sejak Menit Awal

Prancis vs Senegal saat Nicolas Jackson mendapat peluang emas pada babak pertama
Starting XI Prancis dalam laga Prancis vs Senegal.

Pertandingan Prancis vs Senegal berlangsung dalam atmosfer luar biasa di MetLife Stadium yang dipenuhi ribuan penonton. Sebagai salah satu laga yang paling dinanti pada fase grup, duel Prancis melawan Senegal memang menjanjikan pertarungan menarik antara kekuatan Eropa dan Afrika.

Prancis vs Senegal, Prancis langsung mencoba mengambil inisiatif permainan sejak peluit awal dibunyikan. Tim asuhan Didier Deschamps mendominasi penguasaan bola dan berusaha membangun serangan dari lini tengah melalui Adrien Rabiot dan Aurelien Tchouameni.

Di sisi lain, Senegal memilih bermain lebih sabar. Tim asuhan Pape Thiaw mengandalkan organisasi pertahanan yang rapi dan menunggu kesempatan melakukan serangan balik cepat melalui kecepatan Sadio Mane, Nicolas Jackson, dan Ismaila Sarr.

Strategi tersebut terbukti cukup efektif. Meskipun kalah dalam penguasaan bola, Senegal justru mampu menciptakan peluang yang lebih berbahaya pada fase awal pertandingan.

Nicolas Jackson Hampir Membuka Keunggulan Senegal

Peluang emas pertama dalam pertandingan Prancis vs Senegal hadir pada menit ke-25. Senegal berhasil memanfaatkan celah di lini pertahanan Prancis melalui sebuah serangan cepat yang terorganisir dengan baik.

Habib Diouf mengirimkan umpan terobosan akurat ke arah Nicolas Jackson. Penyerang yang bermain untuk Chelsea itu berhasil lolos dari kawalan bek Prancis dan berhadapan langsung dengan Mike Maignan.

Jackson kemudian melepaskan tembakan kaki kiri dari sudut sempit. Bola berhasil melewati jangkauan Maignan, tetapi hanya membentur tiang gawang. Bola pantul bahkan sempat mengenai tubuh sang kiper sebelum akhirnya keluar lapangan.

Momen tersebut membuat para pemain Prancis tersentak. Mereka menyadari bahwa Senegal mampu memberikan ancaman serius kapan saja jika diberikan ruang.

Ismaila Sarr Buang Peluang Emas

Menjelang akhir babak pertama Prancis vs Senegal, Senegal kembali mendapatkan peluang yang seharusnya bisa mengubah jalannya pertandingan Prancis vs Senegal.

Berawal dari aksi individu Sadio Mane di sisi kiri lapangan, pemain senior Senegal itu berhasil melewati beberapa pemain lawan sebelum mengirimkan bola ke depan gawang.

Umpan tersebut mengarah tepat kepada Ismaila Sarr yang berdiri bebas tanpa pengawalan berarti. Dengan posisi gawang hampir terbuka, banyak pihak mengira Senegal akan unggul lebih dulu.

Namun yang terjadi justru sebaliknya. Sarr gagal mengontrol emosinya dan melepaskan tembakan yang melambung jauh di atas mistar gawang.

Peluang yang terbuang itu menjadi salah satu momen penting dalam pertandingan Prancis vs Senegal. Jika Senegal mampu mencetak gol pada situasi tersebut, tekanan terhadap Prancis tentu akan jauh lebih besar pada babak kedua Prancis vs Senegal.

Babak Pertama Berakhir Tanpa Gol

Hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama Prancis vs Senegal, kedua tim gagal mencetak gol.

Prancis memang mendominasi penguasaan bola, tetapi kesulitan menembus rapatnya pertahanan Senegal yang dikomandoi Kalidou Koulibaly.

Sementara Senegal tampil lebih efektif dalam menciptakan peluang. Dua kesempatan emas yang diperoleh Nicolas Jackson dan Ismaila Sarr menjadi bukti bahwa mereka mampu membuat pertahanan Prancis bekerja keras.

Skor 0-0 saat turun minum membuat pertandingan Prancis vs Senegal masih terbuka lebar bagi kedua tim.

Perubahan Permainan Prancis pada Babak Kedua

Memasuki babak kedua Prancis vs Senegal, Prancis tampil dengan intensitas yang jauh lebih tinggi. Didier Deschamps tampaknya memberikan instruksi khusus kepada para pemainnya untuk bermain lebih agresif dan meningkatkan tempo serangan.

Michael Olise menjadi salah satu pemain yang paling aktif. Winger kreatif tersebut beberapa kali berhasil mengeksploitasi ruang di sisi kanan pertahanan Senegal.

Pada menit ke-54 Prancis vs Senegal, Olise hampir membawa Prancis unggul. Ia melakukan penetrasi ke dalam kotak penalti dan mencoba mencungkil bola melewati Edouard Mendy.

Namun refleks cepat sang penjaga gawang Senegal berhasil menggagalkan peluang tersebut. Mendy menunjukkan mengapa dirinya masih dianggap sebagai salah satu kiper terbaik yang dimiliki Afrika.

Empat menit kemudian giliran Kylian Mbappe yang memperoleh peluang emas. Kapten Prancis berhasil lolos dan berhadapan satu lawan satu dengan Mendy.

Sayangnya, tembakan Mbappe masih mampu diblok menggunakan kaki oleh kiper Senegal. Peluang tersebut membuat para pendukung Prancis harus kembali menahan selebrasi.

Kontroversi VAR Warnai Pertandingan

Salah satu momen yang paling banyak dibicarakan terjadi pada menit ke-59 Prancis vs Senegal.

Kylian Mbappe terjatuh di dalam kotak penalti setelah mendapatkan kontak dengan Sadio Mane. Para pemain Prancis langsung meminta penalti kepada wasit Alireza Faghani.

Karena insiden tersebut cukup kontroversial, VAR kemudian meminta sang wasit untuk melakukan peninjauan ulang.

Setelah melihat tayangan beberapa kali, Faghani akhirnya memutuskan tidak memberikan penalti kepada Prancis. Menurut penilaiannya, Mbappe lebih dahulu menginisiasi kontak sebelum terjatuh.

Keputusan itu memunculkan berbagai reaksi dari penggemar sepak bola. Sebagian menilai Prancis seharusnya mendapatkan hadiah penalti, sementara sebagian lainnya menganggap keputusan wasit sudah tepat.

Meski demikian, kontroversi tersebut tidak memengaruhi fokus para pemain Prancis yang terus menekan pertahanan Senegal.

Kylian Mbappe Pecahkan Kebuntuan

Prancis vs Senegal ketika Kylian Mbappe mencetak gol pembuka untuk Prancis
Kylian Mbappe memecah kebuntuan dan membawa Prancis unggul atas Senegal.

Tekanan yang terus dilakukan akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-66 Prancis vs Senegal.

Michael Olise kembali menjadi kreator serangan. Pemain yang tampil impresif sepanjang laga itu mengirimkan umpan akurat ke area kanan kotak penalti.

Mbappe melakukan pergerakan tanpa bola yang sangat cerdas untuk melepaskan diri dari pengawalan bek lawan. Begitu menerima bola, ia langsung melakukan penyelesaian satu sentuhan yang mengarah ke sudut bawah gawang.

Edouard Mendy tidak memiliki kesempatan untuk melakukan penyelamatan.

Gol tersebut membuat Prancis unggul 1-0 dan mengubah momentum pertandingan Prancis vs Senegal secara signifikan.

Bagi Mbappe, gol itu juga menjadi bukti bahwa dirinya tetap menjadi sosok paling berbahaya di lini depan Les Bleus.

Gol Nicolas Jackson Dianulir

Tertinggal satu gol membuat Senegal berusaha meningkatkan intensitas serangan mereka.

Hanya dua menit setelah gol Mbappe, Senegal sebenarnya sempat berhasil membobol gawang Prancis melalui Nicolas Jackson.

Penyerang Chelsea itu menyelesaikan sebuah serangan cepat dengan baik dan membuat para pendukung Senegal bersorak gembira.

Namun kebahagiaan tersebut tidak berlangsung lama.

Asisten wasit langsung mengangkat bendera tanda offside. Setelah diperiksa kembali, keputusan tersebut dinyatakan benar karena Jackson berada sedikit di depan garis pertahanan terakhir Prancis.

Gol pun dianulir dan skor tetap bertahan 1-0 untuk keunggulan Prancis.

Bradley Barcola Gandakan Keunggulan

Saat Senegal berusaha mencari gol penyeimbang, Prancis justru mampu menambah keunggulan.

Pada menit ke-82 Prancis vs Senegal, Adrien Rabiot mengirimkan umpan terukur yang membelah lini pertahanan Senegal.

Bradley Barcola yang bergerak dari sisi kiri berhasil menyambut umpan tersebut dengan sangat tenang. Ia kemudian melepaskan sepakan cungkil yang melewati Edouard Mendy dan masuk ke dalam gawang.

Gol indah itu membuat Prancis unggul 2-0 dan semakin dekat dengan kemenangan.

Barcola kembali menunjukkan perkembangan luar biasa yang membuatnya semakin penting dalam skuad Didier Deschamps.

Kecepatan, teknik, dan ketenangan dalam penyelesaian akhir menjadikannya salah satu pemain muda yang patut diperhatikan sepanjang turnamen.

Senegal Sempat Bangkit di Masa Injury Time

Meski tertinggal dua gol, Senegal tidak menyerah begitu saja.

Semangat juang mereka akhirnya membuahkan hasil saat pertandingan memasuki masa tambahan waktu.

Pada menit ke-95, Ibrahim Mbaye melakukan aksi individu yang luar biasa. Ia berhasil melewati beberapa pemain Prancis sebelum melepaskan tembakan keras ke arah gawang.

Mike Maignan sebenarnya sempat menyentuh bola, tetapi gagal menghalau sepenuhnya.

Bola akhirnya masuk ke dalam gawang dan membuat Senegal memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1.

Gol tersebut kembali membuka harapan bagi Senegal untuk setidaknya mencuri satu poin pada menit-menit terakhir.

Gol Spektakuler Mbappe Menutup Pertandingan

Namun harapan Senegal hanya bertahan sesaat.

Satu menit setelah gol Ibrahim Mbaye, Kylian Mbappe kembali menunjukkan kualitas kelas dunia yang dimilikinya.

Menerima bola di luar kotak penalti, Mbappe melakukan putaran cepat untuk melewati penjagaan lawan.

Tanpa ragu, ia kemudian melepaskan tembakan keras dari jarak sekitar 30 meter. Bola meluncur deras ke sudut kiri atas gawang tanpa mampu dijangkau Edouard Mendy.

Gol spektakuler tersebut langsung memicu sorak sorai para pendukung Prancis di stadion.

Skor berubah menjadi 3-1 dan praktis mengakhiri perlawanan Senegal.

Gol kedua Mbappe pada laga ini sekaligus mengukuhkan statusnya sebagai bintang utama pertandingan.

Mbappe Resmi Jadi Top Skor Sepanjang Masa Prancis

Selain membawa Prancis meraih kemenangan, dua gol yang dicetak Mbappe juga memiliki arti historis.

Tambahan dua gol membuat total koleksi gol internasional Mbappe mencapai 58 gol.

Jumlah tersebut resmi melampaui rekor yang sebelumnya dipegang oleh Olivier Giroud sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah tim nasional Prancis.

Pencapaian ini semakin mengukuhkan posisi Mbappe sebagai salah satu pemain terbaik yang pernah dimiliki Prancis.

Dengan usianya yang masih berada dalam periode emas karier, peluang untuk terus memperlebar rekor tersebut masih sangat terbuka.

Jika mampu menjaga konsistensi performanya, bukan tidak mungkin Mbappe akan meninggalkan catatan yang sulit dikejar generasi berikutnya.

Kemenangan Penting untuk Langkah Prancis

Hasil Prancis vs Senegal berakhir dengan skor 3-1 untuk kemenangan Les Bleus. Meski sempat mengalami kesulitan menghadapi permainan disiplin Senegal, kualitas individu para pemain Prancis akhirnya menjadi faktor penentu.

Kylian Mbappe tampil sebagai pahlawan dengan dua gol sekaligus memecahkan rekor pencetak gol terbanyak sepanjang masa tim nasional Prancis. Sementara Bradley Barcola turut menyumbangkan satu gol yang memperbesar keunggulan timnya.

Bagi Prancis, kemenangan ini menjadi modal berharga untuk menghadapi pertandingan berikutnya di Grup I Piala Dunia 2026. Tiga poin perdana membuat mereka berada dalam posisi ideal untuk melaju ke babak selanjutnya.

Sementara itu, Senegal harus segera berbenah dan bangkit pada laga berikutnya. Penampilan mereka sebenarnya cukup menjanjikan, terutama pada babak pertama. Namun kegagalan memanfaatkan peluang serta kurang tajamnya penyelesaian akhir menjadi faktor yang membuat mereka pulang tanpa poin.

Jika mampu memperbaiki efektivitas di depan gawang, Senegal masih memiliki peluang untuk bersaing memperebutkan tiket menuju fase gugur. Namun untuk saat ini, sorotan utama sepenuhnya tertuju kepada Kylian Mbappe dan kemenangan meyakinkan Prancis yang membuka perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan cara yang sempurna.

Leave a Reply