Inter Milan berhasil meraih kemenangan dramatis saat menghadapi Napoli pada pekan ketiga Serie A 2026/2027. Bermain di hadapan pendukung sendiri di Stadio Giuseppe Meazza, Sabtu (5/9/2026) malam WIB, Nerazzurri sempat berada dalam situasi sulit setelah tertinggal dua gol.
Napoli mampu mencetak dua gol cepat melalui Matteo Politano dan Rasmus Hojlund pada awal babak kedua. Keunggulan 2-0 tersebut membuat tim tamu berada di atas angin.
Namun, Nerazzurri menunjukkan mentalitas luar biasa. Pasukan Cristian Chivu perlahan bangkit dan mulai memberikan tekanan besar kepada pertahanan Napoli.
Lautaro Martinez menjadi salah satu pemain paling menentukan dalam pertandingan ini. Kapten Nerazzurri tersebut mencetak dua gol, termasuk gol kemenangan pada masa injury time.
Sementara itu, satu gol Nerazzurri lainnya dicetak Marcus Thuram melalui sundulan keras pada menit ke-82.
Comeback tersebut memastikan Inter Milan menang 3-2 atas Napoli. Hasil ini sekaligus membuat Nerazzurri tetap sempurna setelah meraih tiga kemenangan dari tiga pertandingan Serie A.
Inter Milan Sempurna di Tiga Pertandingan
Kemenangan atas Napoli menjadi hasil penting bagi perjalanan Nerazzurri pada awal musim 2026/2027.
Nerazzurri kini mengoleksi sembilan poin dari tiga pertandingan. Artinya, Inter berhasil menyapu bersih seluruh pertandingan awal dengan kemenangan.
Performa tersebut membuat Nerazzurri mempertahankan posisi di puncak klasemen sementara Liga Italia.
Menariknya, kemenangan atas Napoli diraih dengan cara yang tidak mudah. Nerazzurri harus mengejar ketertinggalan dua gol setelah Napoli tampil efektif pada awal babak kedua.
Situasi tersebut sempat membuat Nerazzurri berada dalam tekanan.
Namun, permainan Nerazzurri berubah setelah Lautaro Martinez mencetak gol pertama. Nerazzurri semakin percaya diri dan terus menekan Napoli hingga akhirnya berhasil menyamakan kedudukan.
Ketika pertandingan terlihat akan berakhir imbang, Lautaro kembali muncul sebagai pahlawan.
Golnya pada menit ke-90+1 memastikan Nerazzurri menyelesaikan comeback dengan sempurna.
Babak Pertama Berlangsung Ketat
Sejak pertandingan dimulai, Nerazzurri dan Napoli langsung memperlihatkan permainan agresif.
Nerazzurri mendapatkan peluang pertama ketika pertandingan baru berjalan tiga menit. Andy Diouf melepaskan tembakan first-time dari luar kotak penalti.
Bola mengarah ke sudut kiri bawah gawang Napoli. Namun, Alex Meret bergerak cepat dan berhasil melakukan penyelamatan.
Napoli kemudian memberikan respons hanya beberapa menit berselang.
Frank Anguissa mendapatkan ruang di dalam kotak penalti Nerazzurri pada menit keenam. Gelandang Napoli tersebut melepaskan tembakan ke arah sisi kanan gawang.
Akan tetapi, Josep Martinez berhasil menggagalkan peluang tersebut.
Pertandingan kemudian berjalan dengan tempo tinggi. Kedua tim mencoba membangun serangan melalui lini tengah dan memanfaatkan ruang di sisi lapangan.
Pada menit ke-12, Nerazzurri kembali menciptakan peluang berbahaya.
Francesco Pio Esposito menyambut umpan silang dengan sundulan. Bola mengarah ke tengah gawang, tetapi Alex Meret berada di posisi yang tepat untuk mengamankannya.
Napoli tidak hanya bertahan. Tim asuhan Massimiliano Allegri beberapa kali mampu mengancam melalui serangan langsung.
Anguissa kembali mendapatkan kesempatan pada menit ke-29. Setelah menerima umpan di depan kotak penalti, ia mencoba melepaskan tembakan keras.
Sayangnya bagi Napoli, bola masih melebar tipis dari tiang kanan.
Inter dan Napoli Saling Mengancam
Menjelang akhir babak pertama, pertandingan semakin menarik.
Nerazzurri berusaha mencari celah di pertahanan Napoli. Lautaro Martinez menjadi salah satu pemain yang aktif bergerak untuk membuka ruang bagi rekan-rekannya.
Di sisi lain, Napoli mencoba memanfaatkan kecepatan para pemain depannya.
Josep Martinez beberapa kali harus menunjukkan refleks terbaiknya untuk menjaga gawang Nerazzurri tetap aman.
Rasmus Hojlund juga sempat mendapatkan peluang untuk membawa Napoli unggul. Namun, usahanya masih mampu digagalkan oleh Martinez.
Lautaro Martinez juga memiliki kesempatan untuk mencetak gol.
Namun, hingga babak pertama berakhir, kedua tim belum mampu memecahkan kebuntuan.
Nerazzurri sebenarnya hampir membuka keunggulan melalui tendangan bebas Federico Dimarco.
Pada menit ke-45+4, Dimarco melepaskan tendangan yang mengarah ke gawang Napoli.
Sayangnya, bola hanya membentur mistar gawang.
Babak pertama pun berakhir tanpa gol.
Inter Milan dan Napoli masuk ke ruang ganti dengan skor 0-0.
Napoli Mengejutkan Inter di Awal Babak Kedua
Situasi berubah drastis setelah pertandingan memasuki babak kedua.
Napoli langsung memberikan tekanan dan berhasil mencetak gol pada menit ke-50.
Matteo Politano menjadi pemain yang membuka keunggulan Napoli.
Politano memanfaatkan bola muntah di dalam kotak penalti sebelum melepaskan tembakan rendah.
Bola meluncur ke sisi kiri gawang dan tidak mampu dihentikan Josep Martinez.
Napoli pun unggul 1-0.
Gol tersebut membuat para pemain Nerazzurri harus meningkatkan intensitas permainan.
Namun, sebelum Inter mampu memberikan respons, Napoli justru kembali mencetak gol.
Hanya tiga menit setelah gol pertama, Rasmus Hojlund berhasil menggandakan keunggulan Napoli.
Hojlund menerima umpan di tepi kotak penalti. Dengan tenang, penyerang tersebut melepaskan tembakan yang mengarah sempurna ke sisi kiri gawang.
Josep Martinez kembali tidak mampu menjangkau bola.
Skor berubah menjadi 2-0 untuk Napoli.
Dalam waktu singkat, Nerazzurri yang sebelumnya bermain cukup seimbang harus tertinggal dua gol.
Lautaro Martinez Menghidupkan Harapan Inter

Tertinggal 0-2 membuat Inter Milan tidak memiliki banyak pilihan.
Nerazzurri harus bermain lebih menyerang.
Respons Inter datang dengan cepat.
Pada menit ke-56, Federico Dimarco mengirim umpan matang ke dalam kotak penalti Napoli.
Lautaro Martinez berada di posisi yang tepat untuk menerima bola.
Kapten Inter tersebut kemudian melepaskan tembakan rendah yang mengarah ke pojok kanan bawah gawang.
Bola masuk.
Inter Milan memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2.
Gol tersebut menjadi titik balik pertandingan.
Para pemain Inter mulai mendapatkan kepercayaan diri. Dukungan dari publik Giuseppe Meazza juga semakin membuat tekanan terhadap Napoli meningkat.
Inter mulai lebih sering menguasai bola dan memaksa Napoli bertahan lebih dalam.
Inter Terus Menekan Pertahanan Napoli
Setelah memperkecil ketertinggalan, Inter Milan terus mencari gol kedua.
Andy Diouf kembali mencoba peruntungannya pada menit ke-67.
Gelandang Inter tersebut mendapatkan ruang di tepi kotak penalti sebelum melepaskan tembakan.
Namun, bola masih melambung tipis di atas mistar gawang Napoli.
Peluang tersebut menjadi salah satu tanda bahwa Inter semakin menguasai jalannya pertandingan.
Napoli mulai kesulitan keluar dari tekanan.
Inter memainkan bola dengan lebih cepat dan terus mencari ruang di sisi pertahanan lawan.
Lautaro Martinez menjadi pusat perhatian di lini depan.
Pergerakannya membuat pemain bertahan Napoli harus terus waspada.
Selain itu, Marcus Thuram juga memberikan ancaman melalui kekuatan fisik dan kemampuannya dalam duel udara.
Tekanan demi tekanan akhirnya menghasilkan gol penyama kedudukan.
Marcus Thuram Samakan Skor
Pada menit ke-82, Inter Milan akhirnya mendapatkan gol kedua.
Marcus Thuram menjadi aktor penting dalam momen tersebut.
Thuram melompat tinggi untuk menyambut umpan silang dari sisi luar kotak penalti.
Dengan sundulan keras, bola diarahkan ke pojok kiri bawah gawang Napoli.
Alex Meret tidak mampu menjangkaunya.
Gol tersebut membuat skor berubah menjadi 2-2.
Stadio Giuseppe Meazza langsung bergemuruh.
Para pemain Inter semakin percaya diri karena comeback mereka tinggal selangkah lagi.
Sementara itu, Napoli harus menghadapi tekanan besar.
Keunggulan dua gol yang mereka miliki sebelumnya kini sudah hilang.
Pertandingan memasuki fase yang sangat menegangkan.

Lautaro Martinez Jadi Pahlawan Inter
Ketika pertandingan memasuki masa tambahan waktu, kedua tim masih memiliki peluang untuk mendapatkan kemenangan.
Inter Milan terus mendorong pemainnya ke depan.
Napoli mencoba bertahan dan mengamankan hasil imbang.
Namun, drama terbesar terjadi pada menit ke-90+1.
Lautaro Martinez kembali berada di tempat yang tepat.
Bola muntah di dalam kotak penalti Napoli berhasil disambar oleh sang kapten Inter.
Lautaro kemudian melepaskan tembakan ke bagian atas gawang.
Gol!
Inter Milan berbalik unggul 3-2.
Stadio Giuseppe Meazza kembali bergemuruh.
Para pemain Inter merayakan gol tersebut dengan penuh emosi.
Lautaro Martinez menjadi pahlawan utama setelah mencetak dua gol dalam comeback luar biasa tersebut.
Dari posisi tertinggal 0-2, Inter berhasil membalikkan keadaan menjadi 3-2 hanya dalam waktu sekitar 40 menit.
Comeback Menunjukkan Mentalitas Inter
Kemenangan Inter Milan atas Napoli bukan sekadar tiga poin.
Cara mereka mendapatkan kemenangan menunjukkan mentalitas kuat yang dimiliki tim Cristian Chivu.
Ketika tertinggal dua gol, Inter tidak kehilangan kepercayaan diri.
Mereka tetap berusaha memainkan sepak bola menyerang dan mencari celah di pertahanan Napoli.
Gol Lautaro Martinez pada menit ke-56 menjadi awal kebangkitan.
Setelah itu, Inter semakin percaya diri.
Marcus Thuram kemudian menyamakan kedudukan pada menit ke-82.
Ketika pertandingan terlihat akan berakhir imbang, Lautaro kembali mencetak gol pada masa injury time.
Mentalitas seperti ini sangat penting bagi tim yang ingin bersaing memperebutkan gelar Serie A.
Inter menunjukkan bahwa mereka mampu memenangkan pertandingan bahkan ketika berada dalam kondisi sulit.
Lautaro Martinez Tampil Menentukan
Lautaro Martinez layak mendapatkan sorotan terbesar dalam pertandingan ini.
Kapten Inter tersebut mencetak dua gol dan menjadi pemain yang memastikan Nerazzurri mendapatkan tiga poin.
Gol pertamanya memberikan harapan kepada Inter.
Gol keduanya memastikan kemenangan.
Peran Lautaro bukan hanya mencetak gol. Pergerakannya di lini depan juga membantu membuka ruang bagi Marcus Thuram dan pemain Inter lainnya.
Kehadirannya membuat pertahanan Napoli tidak bisa berkonsentrasi hanya pada satu pemain.
Dengan performa seperti ini, Lautaro kembali menunjukkan mengapa dirinya menjadi salah satu pemain terpenting dalam skuad Inter Milan.
Napoli Kehilangan Keunggulan Besar
Bagi Napoli, kekalahan ini terasa sangat menyakitkan.
Mereka sebenarnya sudah berada dalam posisi ideal setelah unggul 2-0.
Matteo Politano mencetak gol pembuka pada menit ke-50.
Tiga menit kemudian, Rasmus Hojlund menggandakan keunggulan.
Dengan skor 2-0, Napoli memiliki peluang besar untuk membawa pulang tiga poin.
Namun, mereka tidak mampu mempertahankan keunggulan tersebut.
Inter perlahan meningkatkan tekanan dan membuat Napoli semakin sulit mengembangkan permainan.
Setelah Inter menyamakan skor, Napoli juga tidak mampu kembali mendapatkan kendali pertandingan.
Gol Lautaro pada menit ke-90+1 akhirnya membuat Napoli harus menerima kekalahan.
Posisi Napoli di Klasemen
Kekalahan dari Inter Milan membuat Napoli kini mengoleksi tiga poin dari tiga pertandingan.
Tim asuhan Massimiliano Allegri berada di posisi ke-10 klasemen sementara Serie A.
Hasil tersebut tentu bukan awal musim yang diharapkan Napoli.
Mereka masih memiliki banyak pertandingan untuk memperbaiki posisi.
Namun, kekalahan dari Inter juga menjadi pelajaran penting.
Napoli harus mampu menjaga konsentrasi hingga pertandingan benar-benar berakhir.
Keunggulan dua gol seharusnya bisa menjadi modal untuk mengontrol pertandingan.
Sayangnya, Inter berhasil memanfaatkan momentum dan membalikkan situasi.
Susunan Pemain Inter Milan
Inter Milan menggunakan formasi 3-5-2.
Josep Martinez dipercaya menjaga gawang.
Di lini pertahanan terdapat Yann Bisseck, Manuel Akanji, dan Alessandro Bastoni.
Sementara itu, Andy Diouf, Nicolo Barella, Piotr Zelinski, Petar Sucic, serta Federico Dimarco mengisi lini tengah.
Di lini depan, Francesco Pio Esposito berduet dengan Lautaro Martinez.
Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, berhasil melakukan pendekatan yang membuat timnya mampu bangkit setelah tertinggal dua gol.
Susunan Pemain Napoli
Napoli tampil menggunakan formasi 4-3-3.
Alex Meret menjadi penjaga gawang.
Empat pemain bertahan terdiri dari Giovanni Di Lorenzo, Amir Rrahmani, Rafa Marin, dan Leonardo Spinazzola.
Lini tengah diisi Frank Anguissa, Stanislav Lobotka, serta Antonio Vergara.
Sementara itu, Matteo Politano, Rasmus Hojlund, dan Alisson Santos menjadi trio di lini depan.
Pelatih Napoli, Massimiliano Allegri, harus menerima kenyataan pahit setelah timnya kehilangan keunggulan dua gol.
Hasil Inter vs Napoli Jadi Alarm Penting
Hasil Inter vs Napoli memperlihatkan bahwa pertandingan sepak bola tidak pernah benar-benar selesai sebelum peluit akhir dibunyikan.
Napoli sempat terlihat akan membawa pulang kemenangan.
Mereka unggul 2-0 dan mampu mencetak dua gol hanya dalam waktu tiga menit.
Namun, Inter Milan memperlihatkan karakter kuat.
Lautaro Martinez memimpin kebangkitan timnya dengan gol pertama.
Marcus Thuram kemudian mencetak gol penyama kedudukan.
Pada akhirnya, Lautaro kembali mencetak gol kemenangan.
Skor akhir Inter Milan 3-2 Napoli menjadi salah satu pertandingan paling dramatis pada awal Serie A 2026/2027.
Inter Milan Masih Sempurna
Dengan kemenangan tersebut, Inter Milan memiliki modal penting untuk menghadapi pertandingan-pertandingan berikutnya.
Sembilan poin dari tiga pertandingan menunjukkan konsistensi Nerazzurri.
Lebih penting lagi, kemenangan atas Napoli menunjukkan bahwa Inter memiliki kemampuan untuk memenangkan pertandingan dalam berbagai situasi.
Mereka bisa bermain dominan, tetapi juga mampu bangkit ketika tertinggal.
Cristian Chivu tentu akan senang dengan mentalitas yang ditunjukkan para pemainnya.
Namun, Inter juga masih memiliki beberapa hal yang harus diperbaiki.
Kebobolan dua gol dalam waktu singkat menunjukkan bahwa lini pertahanan mereka harus lebih konsisten.
Jika ingin terus berada di puncak klasemen, Inter harus menjaga performa dan konsentrasi sepanjang pertandingan.
Kesimpulan
Inter Milan menang 3-2 atas Napoli dalam pertandingan dramatis pekan ketiga Serie A 2026/2027.
Napoli sempat unggul dua gol melalui Matteo Politano dan Rasmus Hojlund.
Namun, Inter Milan mampu melakukan comeback luar biasa melalui Lautaro Martinez, Marcus Thuram, dan kembali Lautaro Martinez pada masa injury time.
Kemenangan ini membuat Inter Milan tetap sempurna dengan sembilan poin dari tiga pertandingan.
Sementara itu, Napoli harus menerima kekalahan setelah gagal mempertahankan keunggulan dua gol.
Lautaro Martinez menjadi pahlawan utama Inter berkat dua golnya.
Dengan hasil tersebut, Nerazzurri menunjukkan bahwa mereka bukan hanya memiliki kualitas, tetapi juga mentalitas untuk memenangkan pertandingan sulit.
Perjalanan Serie A 2026/2027 masih panjang, tetapi kemenangan dramatis atas Napoli bisa menjadi salah satu momen penting bagi Inter Milan dalam persaingan menuju papan atas Liga Italia.

