6 Pemain yang Punya Gelar La Liga Lebih Banyak dari Cristiano Ronaldo, Salah Satunya Lamine Yamal
Dunia Bola – Cristiano Ronaldo hanya meraih dua gelar La Liga bersama Real Madrid. Berikut enam pemain yang ternyata memiliki koleksi trofi La Liga lebih banyak, termasuk wonderkid Barcelona, Lamine Yamal.
Cristiano Ronaldo dikenal sebagai salah satu pemain terbaik sepanjang sejarah sepak bola. Selama membela Real Madrid, megabintang asal Portugal tersebut mencetak 450 gol dalam 438 pertandingan dan menjadi top skor sepanjang masa klub.
Didatangkan dari Manchester United pada tahun 2009, Ronaldo langsung menjelma menjadi ikon baru Los Blancos. Ia sukses mempersembahkan empat trofi Liga Champions dan empat Ballon d’Or selama berkarier di Spanyol.
Meski begitu, dominasi Ronaldo ternyata tidak terlalu terlihat di kompetisi domestik. Dari sembilan musim bersama Real Madrid, ia hanya mampu meraih dua gelar La Liga.
Persaingan ketat dengan Barcelona yang diperkuat Lionel Messi menjadi salah satu penyebab utama. Pada periode yang sama, Blaugrana tampil sangat dominan dan berhasil memenangkan enam gelar liga.
Fakta tersebut membuat beberapa pemain lain justru memiliki koleksi trofi La Liga lebih banyak dibanding Cristiano Ronaldo. Menariknya, beberapa nama dalam daftar ini bahkan bukan pemain dengan status superstar.
1. Lamine Yamal
Lamine Yamal menjadi nama yang paling menarik dalam daftar ini. Di usia yang masih sangat muda, pemain Barcelona tersebut sudah mengoleksi tiga gelar La Liga.
Gelar pertamanya diraih pada musim 2022-23 ketika dirinya baru tampil selama tujuh menit bersama tim utama. Walau kontribusinya masih minim saat itu, namanya tetap tercatat sebagai bagian dari skuad juara.
Seiring berjalannya waktu, peran Yamal berkembang sangat pesat. Ia menjadi salah satu pemain paling penting Barcelona dalam dua musim berikutnya dan tampil konsisten di lini serang.
Debut profesionalnya pada usia 15 tahun menunjukkan besarnya kepercayaan klub terhadap talentanya. Dengan usia yang masih sangat muda, peluang Yamal untuk menambah koleksi trofi juga masih terbuka lebar.
2. Robert Lewandowski
Robert Lewandowski membuktikan kualitasnya sebagai salah satu striker terbaik dunia ketika bergabung dengan Barcelona. Datang dengan status peraih Sepatu Emas Eropa, ia langsung memberi dampak besar di musim pertamanya.
Striker asal Polandia tersebut sukses membawa Barcelona meraih gelar La Liga pada musim debutnya. Ketajamannya di depan gawang membuat lini serang Blaugrana kembali menakutkan.
Walau sudah memasuki usia kepala tiga, produktivitas Lewandowski tetap stabil. Ia masih menjadi sosok penting dalam permainan Barcelona dan terus mencetak gol penting.
Menariknya, Lewandowski mampu mengoleksi lebih banyak gelar La Liga dibanding Cristiano Ronaldo dalam waktu yang jauh lebih singkat. Hal itu menjadi bukti betapa cepat dirinya beradaptasi di sepak bola Spanyol.
3. David Villa
David Villa termasuk salah satu striker terbaik yang pernah dimiliki Spanyol. Namun, perjalanan kariernya menuju gelar La Liga tidak berjalan mudah.
Sebelum bergabung dengan Barcelona, Villa bermain untuk Valencia yang saat itu sulit bersaing dengan dominasi Real Madrid dan Barcelona. Kesempatan emas baru datang ketika dirinya pindah ke Camp Nou.
Bersama Barcelona, Villa menjadi bagian dari era kejayaan klub. Ia sukses memenangkan dua gelar La Liga hanya dalam tiga musim.
Tak berhenti di situ, Villa kemudian menambah satu trofi liga lagi bersama Atletico Madrid. Total tiga gelar La Liga membuat koleksi trofinya melampaui Cristiano Ronaldo.
4. Gonzalo Higuain
Gonzalo Higuain memiliki cerita unik karena sudah membela Real Madrid sebelum Cristiano Ronaldo datang. Striker asal Argentina tersebut ikut membantu Los Blancos memenangkan La Liga musim 2006-07 dan 2007-08.
Saat Ronaldo tiba di Santiago Bernabeu, Higuain tetap menjadi bagian penting lini depan Madrid. Keduanya bahkan sempat membentuk duet tajam yang sulit dihentikan lawan.
Higuain kemudian meraih gelar La Liga ketiganya pada musim 2011-12. Musim tersebut menjadi salah satu musim terbaik Real Madrid di bawah asuhan Jose Mourinho.
Dengan total tiga trofi La Liga, Higuain berhasil unggul dari Ronaldo dalam urusan gelar domestik di Spanyol. Ia juga melanjutkan karier suksesnya di Italia bersama Juventus.
5. Vinicius Junior
Vinicius Junior menjadi simbol kebangkitan Real Madrid setelah era Cristiano Ronaldo berakhir. Winger asal Brasil tersebut berkembang menjadi salah satu pemain paling berbahaya di dunia.
Sejak bergabung pada tahun 2018, Vinicius mengalami peningkatan performa yang sangat signifikan. Ia berhasil membawa Madrid kembali dominan di kompetisi domestik maupun Eropa.
Kontribusinya sangat terasa dalam beberapa musim terakhir. Vinicius tidak hanya rajin mencetak gol, tetapi juga sering menjadi pembeda dalam pertandingan penting.
Ia bahkan mencetak gol kemenangan di final Liga Champions dan membantu Madrid meraih beberapa gelar La Liga. Dalam waktu yang relatif singkat, Vinicius sudah memiliki koleksi trofi liga lebih banyak dibanding Ronaldo.
6. Alvaro Odriozola
Nama Alvaro Odriozola mungkin cukup mengejutkan masuk dalam daftar ini. Bek kanan asal Spanyol tersebut memiliki tiga gelar La Liga meski tidak selalu menjadi pilihan utama.
Selama membela Real Madrid, Odriozola lebih sering berperan sebagai pemain pelapis. Menit bermainnya pun tergolong minim dalam beberapa musim juara.
Meski begitu, ia tetap menjadi bagian resmi skuad yang memenangkan kompetisi. Bahkan, Odriozola juga pernah masuk dalam skuad Bayern Munchen saat meraih treble winner.
Kisah Odriozola menunjukkan bahwa keberhasilan sebuah tim tidak selalu bergantung pada pemain utama saja. Setiap anggota skuad tetap memiliki peran penting dalam perjalanan meraih gelar.
Cristiano Ronaldo Tetap Jadi Legenda Real Madrid
Walau hanya meraih dua gelar La Liga, status Cristiano Ronaldo sebagai legenda Real Madrid tetap tidak tergantikan. Rekor gol, trofi Liga Champions, hingga pencapaiannya secara individu membuat namanya selalu dikenang fans sepak bola.
Fakta bahwa beberapa pemain memiliki lebih banyak gelar La Liga dibanding dirinya justru menunjukkan betapa kompetitifnya sepak bola Spanyol pada era tersebut. Dominasi Barcelona dan ketatnya persaingan membuat setiap trofi terasa sangat berharga.
Namun satu hal yang pasti, Cristiano Ronaldo tetap menjadi salah satu pemain terbesar dalam sejarah La Liga dan sepak bola dunia


