Lazio sukses memastikan tiket ke final Coppa Italia 2025/2026 usai menyingkirkan Atalanta dalam laga dramatis Atalanta vs Lazio yang berlangsung Kamis (23/4/2026) dini hari WIB. Duel sengit di New Balance Arena harus ditentukan lewat babak adu penalti setelah kedua tim bermain imbang 1-1 selama 120 menit.
Dalam momen menegangkan tersebut, Lazio tampil lebih tenang dan menang 2-1 pada adu penalti. Kemenangan ini membuat Biancocelesti berhak melangkah ke partai puncak dan akan menantang Inter Milan dalam final yang dijadwalkan berlangsung pada 13 Mei 2026.
Sosok penting di balik keberhasilan Lazio adalah kiper Edoardo Motta. Penjaga gawang muda itu tampil luar biasa sepanjang pertandingan dan menjadi pahlawan saat adu penalti dengan empat penyelamatan krusial.
Lazio Jaga Asa Raih Gelar Kedelapan
Keberhasilan menembus final membuat Lazio kembali memiliki peluang besar meraih trofi Coppa Italia kedelapan sepanjang sejarah klub. Jika berhasil juara, maka ini akan menjadi trofi pertama mereka sejak musim 2018/2019.
Bagi para pendukung Lazio, pencapaian ini terasa sangat spesial. Dalam beberapa musim terakhir, mereka belum mampu tampil konsisten di level tertinggi. Namun kini, semangat baru hadir setelah tim menunjukkan mental kuat saat menghadapi tekanan besar dari Atalanta.
Sementara itu, kemenangan ini juga menjadi bukti bahwa Lazio masih merupakan salah satu kekuatan penting di sepak bola Italia.
Babak Pertama Atalanta vs Lazio Berjalan Ketat
Pertandingan Atalanta vs Lazio dimulai dengan tempo tinggi. Atalanta yang tampil di hadapan pendukung sendiri langsung mengambil inisiatif menyerang sejak menit awal. Tim asuhan Raffaele Palladino berusaha menekan Lazio melalui permainan cepat dari sisi sayap.
Atalanta bahkan lebih dominan dalam penguasaan bola. Mereka beberapa kali masuk ke area pertahanan Lazio, namun penyelesaian akhir masih belum maksimal.
Peluang terbaik tuan rumah di babak pertama datang melalui Nicola Zalewski. Setelah menerima bola dari Charles De Ketelaere, Zalewski melepaskan tembakan keras yang berubah arah usai mengenai pemain lawan. Beruntung bagi Lazio, bola hanya melebar tipis dari gawang.
Di sisi lain, Lazio cukup kesulitan membangun serangan. Mereka lebih banyak menunggu dan mencoba menyerang balik. Satu peluang berbahaya datang dari sundulan Toma Basic yang memanfaatkan tendangan bebas Mattia Zaccagni, tetapi bola masih melayang di atas mistar.
Hingga turun minum Atalanta vs Lazio, skor tetap 0-0. Kedua tim sama-sama bermain hati-hati meski Atalanta terlihat sedikit lebih agresif.
Atalanta Lebih Menekan di Babak Kedua

Memasuki paruh kedua Atalanta vs Lazio, Atalanta kembali menunjukkan intensitas tinggi. Mereka terus menggempur pertahanan Lazio dan sempat mencetak gol lewat Ederson.
Namun setelah tinjauan VAR, gol tersebut dianulir. Wasit menilai kiper Lazio Edoardo Motta sudah lebih dulu menguasai bola dengan kedua tangan sebelum Nikola Krstovic mengirim umpan ke arah Ederson.
Keputusan tersebut sempat memicu protes dari para pemain Atalanta. Meski demikian, laga kembali berlanjut dan tensi pertandingan semakin panas.
Tidak lama kemudian, Lazio justru berhasil mencuri keunggulan. Berawal dari situasi sepak pojok yang dieksekusi Mattia Zaccagni, bola mengarah ke Alessio Romagnoli di dalam kotak penalti. Bek tengah berpengalaman itu menyambut bola dengan sepakan first-time kaki kiri yang tak mampu dihentikan kiper Atalanta.
Gol tersebut membuat Lazio unggul 1-0 dan semakin dekat ke final.
Mario Pasalic Selamatkan Atalanta
Keunggulan Lazio ternyata hanya bertahan dua menit. Atalanta merespons cepat lewat serangan balik rapi yang berakhir di kaki Mario Pasalic.
Gelandang asal Kroasia itu melepaskan tembakan dari dalam kotak penalti. Bola sempat mengenai pemain bertahan Lazio sehingga arah laju bola berubah dan mengecoh Edoardo Motta. Skor berubah menjadi 1-1.
Setelah gol penyeimbang itu, pertandingan Atalanta vs Lazio semakin terbuka. Kedua tim saling menyerang demi mencari gol kemenangan di waktu normal.
Atalanta hampir saja membalikkan keadaan jelang laga berakhir. Gianluca Scamacca melepaskan sundulan keras yang mengarah ke pojok gawang. Namun lagi-lagi Edoardo Motta tampil gemilang dengan penyelamatan luar biasa hingga bola membentur tiang.
Skor 1-1 bertahan sampai waktu normal selesai dan pertandingan harus dilanjutkan ke babak tambahan.
Extra Time Penuh Ketegangan
Pada babak extra time, Atalanta kembali sempat mencetak gol melalui sundulan Giacomo Raspadori pada menit ke-96.
Namun untuk kedua kalinya, VAR membatalkan gol tuan rumah. Dalam tayangan ulang terlihat Davide Zappacosta berada dalam posisi offside pada proses awal serangan.
Gol yang dianulir itu membuat mental Atalanta sedikit terganggu. Sementara Lazio mulai bermain lebih disiplin dan fokus menjaga keseimbangan permainan.
Sepanjang babak tambahan Atalanta vs Lazio, kedua tim tampak berhati-hati. Tidak banyak peluang bersih tercipta karena para pemain mulai kelelahan dan tidak ingin melakukan kesalahan fatal.
Setelah 120 menit berlalu tanpa tambahan gol, laga pun ditentukan lewat adu penalti.
Edoardo Motta Jadi Pahlawan Lazio

Babak adu penalti Atalanta vs Lazio menjadi panggung utama Edoardo Motta. Kiper Lazio tersebut tampil luar biasa dengan melakukan empat penyelamatan beruntun.
Ia sukses menggagalkan tendangan penalti dari:
- Nuno Tavares
- Gianluca Scamacca
- Mario Pasalic
- Charles De Ketelaere
Berkat aksi heroiknya, Lazio menang 2-1 dalam drama adu penalti.
Penampilan Motta langsung mendapat pujian dari banyak pihak. Selain tangguh saat penalti, ia juga beberapa kali menyelamatkan gawang Lazio selama pertandingan berlangsung.
Tanpa kontribusinya, sangat mungkin Lazio gagal lolos ke final.
Lazio Tantang Inter Milan di Final
Dengan hasil Atalanta vs Lazio ini, Biancocelesti resmi menantang Inter Milan di final Coppa Italia 2025/2026.
Partai final diprediksi berlangsung sengit karena kedua tim sama-sama memiliki kualitas tinggi. Inter datang sebagai salah satu tim paling konsisten musim ini, sedangkan Lazio memiliki momentum besar setelah lolos lewat duel penuh drama.
Lazio tentu berharap performa heroik mereka di semifinal bisa berlanjut ke partai puncak. Jika mampu tampil disiplin dan efektif, peluang juara tetap terbuka.
Namun menghadapi Inter bukan perkara mudah. Nerazzurri dikenal memiliki kedalaman skuad kuat, lini serang tajam, dan pengalaman bermain di laga besar.
Susunan Pemain Atalanta vs Lazio
Atalanta
Marco Carnesecchi; Giorgio Scalvini, Berat Djimsiti, Sead Kolasinac; Davide Zappacosta, Marten de Roon, Ederson, Lorenzo Bernasconi; Charles De Ketelaere, Nicola Zalewski; Nikola Krstovic.
Pelatih: Raffaele Palladino.
Lazio
Edoardo Motta; Adam Marusic, Mario Gila, Alessio Romagnoli, Nuno Tavares; Toma Basic, Patric, Kenneth Taylor; Matteo Cancellieri, Tijjani Noslin, Mattia Zaccagni.
Pelatih: Maurizio Sarri.
Statistik Singkat Pertandingan
- Skor akhir: Atalanta 1-1 Lazio
- Adu penalti: Atalanta 1-2 Lazio
- Gol Atalanta: Mario Pasalic
- Gol Lazio: Alessio Romagnoli
- Man of the Match: Edoardo Motta
- Stadion: New Balance Arena
Analisis Kemenangan Lazio
Ada tiga faktor utama kemenangan Lazio dalam laga ini:
1. Mental Tangguh
Meski mendapat tekanan besar dan bermain di kandang lawan, Lazio tetap tenang sepanjang pertandingan.
2. Performa Kiper Gemilang
Edoardo Motta menjadi pembeda nyata. Penyelamatan penting di waktu normal dan adu penalti membuat Lazio selamat.
3. Efektivitas Peluang
Lazio tidak banyak menciptakan peluang, tetapi mampu memaksimalkan momen penting melalui gol Romagnoli.
Kesimpulan
Hasil Atalanta vs Lazio menghadirkan drama luar biasa hingga babak adu penalti. Setelah bermain imbang 1-1 selama 120 menit, Lazio keluar sebagai pemenang dengan skor 2-1 di adu penalti.
Kiper Edoardo Motta menjadi sosok sentral berkat empat penyelamatan penting yang mengantar Biancocelesti melaju ke final Coppa Italia 2025/2026.
Kini Lazio tinggal selangkah lagi meraih trofi kedelapan mereka. Tantangan terakhir adalah menghadapi Inter Milan pada final 13 Mei mendatang. Jika mampu tampil sebaik saat melawan Atalanta, peluang juara tentu masih sangat terbuka.


