Chelsea meraih kemenangan penting saat menghadapi Tottenham Hotspur dalam lanjutan pekan ke-37 Premier League 2025/2026. Bermain di Stamford Bridge pada Rabu (20/5/2026) dini hari WIB, The Blues sukses menundukkan rival sekotanya Chelsea vs Tottenham dengan skor 2-1.
Kemenangan Chelsea vs Tottenham ini terasa sangat berarti bagi Chelsea karena membuat peluang mereka untuk finis di zona Eropa tetap terbuka hingga pekan terakhir musim. Penampilan gemilang Enzo Fernandez menjadi sorotan utama dalam pertandingan ini. Selain mencetak gol pembuka, gelandang asal Argentina itu juga tampil dominan di lini tengah dan memberikan assist untuk gol kedua Chelsea.
Tottenham sebenarnya tampil cukup agresif sejak awal laga. Namun efektivitas Chelsea dalam memanfaatkan peluang menjadi pembeda utama dalam pertandingan yang berlangsung sengit tersebut.
Chelsea Tampil Percaya Diri di Stamford Bridge
Bermain di depan pendukung sendiri Chelsea vs Tottenham, Chelsea tampil penuh percaya diri. Pelatih Chelsea tetap menggunakan skema 4-2-3-1 dengan mengandalkan kreativitas Cole Palmer dan kecepatan Pedro Neto di lini depan.
Sementara itu, Tottenham datang dengan misi mencuri poin penting demi menjauh dari ancaman degradasi. Tim asuhan Roberto De Zerbi mencoba tampil menyerang sejak menit awal untuk memberikan tekanan kepada tuan rumah.
Atmosfer pertandingan Chelsea vs Tottenham berlangsung panas sejak peluit pertama dibunyikan. Kedua tim sama-sama bermain terbuka dan saling menekan demi mendapatkan gol cepat.
Tottenham Langsung Mengancam
Tottenham hampir membuat kejutan ketika pertandingan baru berjalan empat menit. Umpan Pedro Porro dari sisi kanan membuat lini belakang Chelsea panik. Jorrel Hato yang mencoba menghalau bola justru nyaris melakukan gol bunuh diri. Beruntung bagi Chelsea, bola masih melebar tipis dari gawang Robert Sanchez.
Spurs kembali mendapatkan peluang emas pada menit ke-11 Chelsea vs Tottenham. Mathys Tel berhasil menyambut umpan silang Porro di tiang jauh. Sundulan pemain muda asal Prancis tersebut sudah mengarah ke gawang, tetapi bola hanya membentur mistar.
Dua peluang itu membuat Chelsea mulai lebih berhati-hati dalam membangun serangan. Tottenham terlihat sangat agresif dan mampu mendominasi penguasaan bola pada awal pertandingan.
Cole Palmer Mulai Menghidupkan Serangan Chelsea

Setelah mendapat tekanan bertubi-tubi, Chelsea perlahan mulai menemukan ritme permainan mereka. Cole Palmer menjadi pemain yang paling aktif dalam membantu serangan The Blues.
Pada menit ke-14 Chelsea vs Tottenham, Palmer melepaskan tembakan melengkung dari luar kotak penalti. Sepakan tersebut sebenarnya sudah mengarah ke sudut gawang, tetapi Antonin Kinsky mampu melakukan penyelamatan gemilang.
Peluang itu menjadi titik balik permainan Chelsea. Mereka mulai berani keluar menyerang dan mampu mengimbangi dominasi Tottenham di lini tengah.
Enzo Fernandez Cetak Gol Indah
Chelsea akhirnya berhasil membuka keunggulan pada menit ke-18 Chelsea vs Tottenham melalui aksi luar biasa Enzo Fernandez.
Gol bermula dari pergerakan Pedro Neto di sisi kanan. Winger asal Portugal tersebut berhasil menusuk masuk ke area pertahanan Tottenham sebelum memberikan umpan pendek kepada Enzo Fernandez.
Tanpa banyak kontrol, Enzo langsung melepaskan tembakan keras dari tepi kotak penalti. Bola meluncur deras ke pojok gawang dan gagal dihentikan Kinsky.
Gol tersebut membuat Stamford Bridge bergemuruh. Enzo Fernandez kembali menunjukkan kualitasnya sebagai motor permainan Chelsea musim ini.
Chelsea Semakin Nyaman Menguasai Pertandingan
Setelah unggul 1-0 Chelsea vs Tottenham, Chelsea tampil semakin percaya diri. Mereka mulai mengontrol tempo permainan dan membuat Tottenham kesulitan mengembangkan serangan.
Enzo Fernandez hampir mencetak gol keduanya pada menit ke-30 Chelsea vs Tottenham lewat situasi tendangan bebas dari sudut sempit. Bola sempat mengejutkan Kinsky, tetapi hanya membentur tiang gawang.
Tottenham sebenarnya masih mendominasi penguasaan bola, namun serangan mereka kurang efektif ketika memasuki area pertahanan Chelsea. Wesley Fofana dan Jorrel Hato tampil disiplin dalam menjaga lini belakang.
Menjelang turun minum Chelsea vs Tottenham, Cole Palmer kembali memperoleh peluang emas setelah memanfaatkan kesalahan Joao Palhinha. Sayangnya, tembakan Palmer masih melebar tipis di sisi kiri gawang Tottenham.
Babak pertama Chelsea vs Tottenham pun berakhir dengan keunggulan 1-0 untuk Chelsea.
Tottenham Berusaha Bangkit di Babak Kedua

Memasuki babak kedua Chelsea vs Tottenham, Tottenham mencoba bermain lebih agresif demi mencari gol penyama kedudukan. Richarlison sempat mendapatkan peluang bagus pada menit ke-59 melalui sundulan jarak dekat.
Namun Robert Sanchez tampil sigap dengan melakukan penyelamatan penting untuk menjaga keunggulan Chelsea.
Tottenham terus mencoba menekan lewat permainan sayap yang mengandalkan Pedro Porro dan Destiny Udogie. Akan tetapi, Chelsea mampu bertahan dengan cukup solid.
Andrey Santos Cetak Gol Perdana di Premier League
Chelsea akhirnya berhasil menggandakan keunggulan pada menit ke-67 Chelsea vs Tottenham.
Gol kedua The Blues bermula dari serangan cepat yang dibangun Cole Palmer dan Pedro Neto. Bola kemudian diteruskan kepada Enzo Fernandez yang bergerak bebas di depan kotak penalti.
Dengan cerdas, Enzo memberikan umpan pendek kepada Andrey Santos yang datang dari lini kedua. Gelandang muda asal Brasil itu langsung melepaskan penyelesaian tenang untuk menaklukkan Kinsky.
Gol tersebut menjadi gol perdana Andrey Santos di Premier League dan membuat Chelsea unggul 2-0.
Stamford Bridge kembali bergemuruh menyambut gol penting tersebut. Chelsea terlihat berada di atas angin dan semakin dekat dengan kemenangan.
Richarlison Membuat Tottenham Kembali Hidup
Tertinggal dua gol membuat Roberto De Zerbi melakukan sejumlah pergantian pemain. James Maddison, Pape Sarr, dan Djed Spence dimasukkan untuk meningkatkan intensitas serangan Tottenham.
Perubahan tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-74.
Pape Sarr berhasil menyundul bola ke arah Richarlison yang berdiri bebas di tiang jauh. Penyerang asal Brasil itu dengan mudah menaklukkan Robert Sanchez dari jarak dekat.
Gol tersebut membuat pertandingan kembali hidup. Tottenham semakin percaya diri dan terus menekan Chelsea demi mencari gol penyeimbang.
Chelsea Bertahan Mati-Matian
Setelah kebobolan, Chelsea harus menghadapi tekanan besar dari Tottenham pada menit-menit akhir pertandingan.
James Maddison hampir menyamakan kedudukan pada menit ke-84 lewat tembakan keras ke arah sudut bawah gawang. Namun Jorrel Hato melakukan blok krusial yang menyelamatkan Chelsea dari kebobolan.
Tottenham juga mendapatkan tendangan bebas berbahaya pada masa injury time. Maddison maju sebagai eksekutor, tetapi bola masih melambung di atas mistar gawang.
Chelsea akhirnya mampu mempertahankan keunggulan 2-1 hingga peluit panjang dibunyikan.
Enzo Fernandez Jadi Pembeda
Enzo Fernandez layak menjadi pemain terbaik dalam pertandingan ini. Gelandang Argentina tersebut tampil luar biasa sepanjang laga.
Selain mencetak satu gol dan satu assist, Enzo juga sangat dominan dalam mengatur permainan Chelsea dari lini tengah. Ia mampu menjadi penghubung antara lini pertahanan dan lini serang dengan sangat baik.
Keberadaan Enzo membuat permainan Chelsea terlihat lebih tenang dan efektif. Penampilannya di laga ini menjadi bukti bahwa dirinya masih menjadi sosok penting bagi The Blues.
Cole Palmer dan Pedro Neto Tampil Tajam
Selain Enzo Fernandez, Chelsea juga mendapat kontribusi besar dari Cole Palmer dan Pedro Neto.
Palmer tampil kreatif sepanjang pertandingan dan beberapa kali menciptakan peluang berbahaya. Meski tidak mencetak gol, perannya dalam membangun serangan sangat penting.
Sementara Pedro Neto menjadi ancaman utama di sisi kanan serangan Chelsea. Kecepatan dan kemampuan dribelnya membuat lini belakang Tottenham kerepotan sepanjang laga.
Keduanya menjadi kombinasi yang sangat efektif dalam membantu Chelsea meraih kemenangan penting ini.
Tottenham Masih Belum Konsisten
Di sisi lain, Tottenham kembali menunjukkan masalah konsistensi mereka musim ini.
Meski tampil cukup dominan dalam penguasaan bola, Spurs gagal memanfaatkan peluang dengan maksimal. Lini pertahanan mereka juga terlihat rapuh ketika menghadapi serangan balik cepat Chelsea.
Richarlison memang berhasil mencetak gol, namun performa lini depan Tottenham secara keseluruhan masih belum cukup efektif.
Kekalahan ini membuat posisi Tottenham belum aman dari ancaman degradasi menjelang pekan terakhir Premier League.
Statistik Chelsea vs Tottenham
Berikut statistik pertandingan Chelsea vs Tottenham:
- Tembakan: 4 – 3
- Tembakan tepat sasaran: 11 – 23
- Penguasaan bola: 44% – 56%
- Operan: 355 – 473
- Akurasi operan: 84% – 88%
- Pelanggaran: 11 – 18
- Tendangan sudut: 3 – 4
- Offside: 1 – 1
- Kartu kuning: 4 – 3
- Kartu merah: 0 – 0
Meski kalah dalam penguasaan bola, Chelsea tampil jauh lebih efektif dibanding Tottenham.
Susunan Pemain Chelsea vs Tottenham
Chelsea
Formasi 4-2-3-1:
Robert Sanchez; Wesley Fofana, Josh Acheampong, Jorrel Hato, Marc Cucurella; Andrey Santos, Moises Caicedo; Cole Palmer, Enzo Fernandez, Pedro Neto; Liam Delap.
Tottenham
Formasi 4-2-3-1:
Antonin Kinsky; Pedro Porro, Kevin Danso, Micky van de Ven, Destiny Udogie; Joao Palhinha, Rodrigo Bentancur; Randal Kolo Muani, Conor Gallagher, Mathys Tel; Richarlison.
Chelsea Jaga Asa ke Kompetisi Eropa
Kemenangan atas Tottenham membuat Chelsea tetap menjaga peluang untuk finis di zona Eropa musim ini.
Tambahan tiga poin membuat persaingan papan tengah Premier League semakin ketat menjelang pekan terakhir. Chelsea kini hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk mengamankan posisi terbaik mereka.
Performa tim asuhan Chelsea juga terlihat terus mengalami peningkatan dalam beberapa pekan terakhir. Kombinasi pemain muda dan senior mulai menunjukkan chemistry yang semakin solid.
Jika mampu mempertahankan konsistensi ini, Chelsea berpeluang besar kembali tampil di kompetisi Eropa musim depan.
Tottenham Harus Berjuang Hingga Pekan Terakhir
Bagi Tottenham, kekalahan ini menjadi pukulan besar. Mereka masih belum aman dari ancaman degradasi dan wajib meraih hasil maksimal pada laga terakhir musim.
Roberto De Zerbi harus segera menemukan solusi untuk memperbaiki pertahanan timnya yang masih sering kehilangan fokus dalam situasi penting.
Tottenham sebenarnya memiliki kualitas untuk bersaing di papan tengah. Namun inkonsistensi performa membuat mereka harus berjuang keras hingga akhir musim.
Laga pamungkas nanti akan menjadi penentuan nasib Spurs di Premier League 2025/2026.


