Tottenham vs Newcastle VAR: Skor 2-2, 1 Penalti Shocking dan 3 Poin yang Melayang

Tottenham vs Newcastle VAR

Tottenham vs Newcastle VAR: Sk

Laga panas Tottenham vs Newcastle di Premier League berakhir bukan hanya dengan skor imbang 2-2, tetapi juga meninggalkan kontroversi besar soal keputusan VAR. Pelatih Spurs, Thomas Frank, secara terbuka menyebut penalti untuk Newcastle sebagai “absolute mistake” dan menegaskan bahwa baginya situasi itu sama sekali bukan pelanggaran.

Pertandingan di St James’ Park itu sebenarnya berjalan ketat sejak awal. Kedua tim sempat kesulitan menciptakan peluang bersih, hingga drama sesungguhnya baru benar-benar meledak di sekitar dua puluh menit terakhir. Empat gol tercipta dalam periode singkat itu dan penonton disuguhi laga dengan tempo tinggi khas Premier League. Namun semua sorotan pada akhirnya mengarah ke satu momen: keputusan wasit menunjuk titik putih untuk Newcastle setelah intervensi VAR.

Tottenham vs Newcastle VAR


Kronologi Penalti Kontroversial di Laga Tottenham vs Newcastle

Momen krusial terjadi ketika seorang pemain Newcastle terjatuh di kotak penalti Spurs setelah terjadi kontak dengan bek lawan. Wasit di lapangan awalnya tidak memberi penalti dan membiarkan permainan berlanjut. Keputusan on-field referee tersebut sebenarnya sejalan dengan prinsip “biarkan pertandingan mengalir” yang belakangan sering ditekankan otoritas liga.

Namun, beberapa detik kemudian, wasit menerima panggilan dari ruang VAR. Setelah meninjau tayangan ulang dari beberapa sudut, ia akhirnya mengubah keputusannya dan menunjuk titik putih. Keputusan inilah yang membuat kubu Tottenham bereaksi keras. Para pemain Spurs mengelilingi wasit, sementara fans di tribun tandang terlihat frustrasi dengan perubahan keputusan yang dianggap merugikan timnya.

Penalti tersebut kemudian dieksekusi dengan baik oleh eksekutor Newcastle dan mengubah jalannya pertandingan. Tottenham yang sebelumnya berada di atas angin harus kembali mengejar ketertinggalan di sisa waktu yang semakin menipis. Hasil akhir 2-2 membuat satu poin terasa pahit bagi Spurs karena mereka merasa telah kehilangan kemenangan akibat keputusan wasit dan VAR.

Tottenham vs Newcastle VAR


Thomas Frank: “Itu Bukan Penalti, VAR yang Membuat Kesalahan”

Usai pertandingan, Thomas Frank tidak menutupi kekecewaannya. Dalam sesi wawancara, ia menyebut bahwa keputusan VAR di laga Tottenham vs Newcastle justru merusak prinsip utama yang sedang diupayakan: mendukung keputusan wasit di lapangan dan hanya turun tangan jika ada “clear and obvious error”. Menurutnya, situasi kontak di kotak penalti tersebut jauh dari kata jelas dan bukan kesalahan besar yang layak mengubah keputusan awal.

Frank mengatakan bahwa wasit sebenarnya sudah mengambil keputusan yang tepat di lapangan. Ia memuji keberanian sang pengadil untuk membiarkan permainan berlanjut, tetapi merasa segala sesuatunya menjadi kacau ketika VAR ikut campur. Pelatih asal Denmark itu menegaskan bahwa baginya, momen tersebut “never a penalty” dan menyebut intervensi VAR sebagai kesalahan total.

Selain memprotes keputusan, Frank juga menyoroti bagaimana standar penggunaan teknologi kerap tidak konsisten. Di satu pertandingan, kontak kecil di kotak penalti bisa diabaikan, sementara di laga lain hal serupa justru diganjar penalti setelah tayangan ulang diperlambat. Menurutnya, hal ini merusak rasa keadilan bagi pemain dan pelatih, serta membingungkan suporter yang menonton.


Karakter Tottenham Diapresiasi, Tapi Poin Penuh Melayang

Meski masih kesal soal VAR, Thomas Frank tetap memberikan pujian kepada para pemainnya. Ia menyebut tim sudah menunjukkan karakter kuat setelah melalui periode yang sangat padat: empat pertandingan dalam sepuluh hari. Bertandang ke markas Newcastle yang dikenal sulit ditembus, Tottenham masih mampu mencetak dua gol dan pulang membawa satu poin.

Dalam pandangannya, cara tim bangkit dari situasi tertinggal menunjukkan mentalitas yang ia harapkan dari skuad Spurs. Mereka tidak runtuh meski terkena penalti yang dianggap kontroversial, dan terus menekan hingga akhir laga. Frank menilai, jika bukan karena keputusan VAR tersebut, Tottenham berpeluang besar membawa pulang kemenangan penting dalam persaingan papan atas.

Namun, di sisi lain, hasil imbang ini tetap terasa seperti kehilangan dua poin. Di musim yang persaingannya ketat, selisih tipis di klasemen bisa menjadi penentu di akhir kompetisi. Itulah sebabnya reaksi Frank begitu keras; ia menilai kerja keras tim di lapangan seakan sia-sia karena ulasan video yang dinilainya keliru.

Tottenham vs Newcastle VAR


Perdebatan VAR yang Tak Kunjung Usai di Premier League

Kontroversi Tottenham vs Newcastle VAR menambah panjang daftar polemik penggunaan teknologi tersebut di Premier League musim ini. Sejak diperkenalkan, VAR memang dimaksudkan membantu wasit mengurangi kesalahan fatal. Namun dalam praktiknya, banyak pihak merasa teknologi ini justru memindahkan titik kontroversi dari lapangan ke ruang video.

Beberapa pelatih lain sebelumnya juga sudah vokal mengkritik standar keputusan yang berubah-ubah. Ada yang mempertanyakan garis offside super tipis, ada pula yang tidak setuju dengan interpretasi handball dan kontak ringan di kotak penalti. Kasus yang dialami Tottenham menjadi bukti baru bahwa perdebatan soal peran VAR di sepak bola modern belum akan berakhir dalam waktu dekat.

Federasi dan operator liga diperkirakan akan kembali mengevaluasi protokol penggunaan VAR. Tekanan publik dan klub untuk memperjelas batasan “clear and obvious error” semakin besar. Tanpa perbaikan, kasus seperti penalti di pertandingan Tottenham vs Newcastle akan terus terjadi dan merusak kepercayaan terhadap teknologi yang seharusnya membantu, bukan menggantikan, keputusan wasit.


Penutup: Tottenham Tahan Emosi, VAR Kembali Jadi Tersangka Utama

Laga Tottenham vs Newcastle seharusnya dikenang sebagai salah satu pertandingan menarik dengan empat gol di penghujung laga. Namun pada akhirnya, cerita utama justru bergeser ke ruang VAR. Ucapan Thomas Frank yang menyebut keputusan penalti sebagai “absolute mistake” menggambarkan seberapa besar frustrasi pelatih terhadap cara teknologi itu diterapkan di Premier League saat ini.

Bagi Spurs, tantangan berikutnya adalah mengubur rasa kesal dan fokus menatap pertandingan selanjutnya. Sementara bagi penggemar sepak bola, duel ini menjadi contoh terbaru bagaimana sebuah pertandingan bisa berubah arah hanya karena satu keputusan di monitor. Debat soal VAR kemungkinan besar akan terus berlanjut, dan kasus Tottenham vs Newcastle akan sering dijadikan referensi ketika publik menuntut perbaikan sistem dalam beberapa pekan ke depan.

indobet365

 

Leave a Reply