Manchester City tampil luar biasa saat bertandang ke markas Crystal Palace pada pekan kedua Premier League 2026-27. Bermain di Selhurst Park, Sabtu (29/8/2026) dini hari WIB, The Citizens berhasil mengamankan kemenangan telak dengan skor 4-1.
Kemenangan tersebut semakin istimewa karena Manchester City tampil dominan sepanjang pertandingan. Erling Haaland menjadi salah satu pemain paling menonjol setelah mencetak dua gol. Sementara itu, dua gol lainnya disumbangkan oleh Rayan Cherki.
Crystal Palace sebenarnya sempat memberikan perlawanan. Bahkan, mereka mendapatkan gol balasan setelah terjadi gol bunuh diri Gianluigi Donnarumma. Namun, usaha The Eagles untuk mengejar ketertinggalan tidak bertahan lama.
Manchester City kembali menunjukkan kualitasnya setelah mencetak dua gol tambahan dan memastikan tiga poin dengan kemenangan 4-1.
Hasil Crystal Palace vs Man City ini membuat persaingan di papan atas Premier League semakin menarik. City kini mengoleksi enam poin dari dua pertandingan dan melanjutkan start sempurna mereka pada musim 2026-27.
Sebaliknya, Crystal Palace harus menerima kenyataan pahit. Kekalahan ini menjadi kekalahan kedua secara beruntun sehingga mereka masih belum mendapatkan poin.
Manchester City Langsung Menekan
Pertandingan Crystal Palace vs Man City berlangsung dengan tempo tinggi sejak menit awal. Bermain di hadapan pendukung sendiri, Crystal Palace tidak ingin hanya bertahan.
Tuan rumah bahkan mampu menciptakan peluang berbahaya ketika pertandingan baru berjalan dua menit.
Eddie Nketiah mendapatkan ruang cukup luas di dalam kotak penalti Manchester City. Penyerang tersebut langsung melepaskan tembakan keras ke arah gawang.
Namun, Gianluigi Donnarumma mampu menunjukkan refleks yang baik. Kiper Manchester City itu berhasil mengamankan bola dan mencegah Palace mencetak gol cepat.
Peluang tersebut menjadi peringatan bagi lini belakang City. Setelah itu, Manchester City mulai meningkatkan penguasaan bola.
The Citizens mencoba membangun serangan melalui lini tengah. Elliot Anderson menjadi salah satu pemain yang aktif mencari celah dari luar kotak penalti.
Pada menit ketujuh, Anderson melepaskan tembakan jarak jauh. Akan tetapi, Dean Henderson berada di posisi yang tepat dan berhasil melakukan penyelamatan.
Permainan kemudian berlangsung lebih terbuka. Crystal Palace mengandalkan serangan dari sisi lapangan, sedangkan Manchester City mencoba mengontrol pertandingan melalui penguasaan bola dan kombinasi umpan pendek.
Haaland Buka Keunggulan Manchester City

Tekanan Manchester City akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-17.
Erling Haaland berhasil mencatatkan namanya di papan skor setelah menyambut umpan silang dengan sundulan terarah.
Sundulan Haaland mengarah ke pojok kiri atas gawang Crystal Palace. Dean Henderson sudah berusaha menjangkau bola, tetapi usahanya tidak cukup untuk menggagalkan gol tersebut.
Manchester City pun unggul 1-0.
Gol tersebut membuat permainan The Citizens semakin percaya diri. Haaland juga semakin sulit dikawal karena pergerakannya mampu menarik perhatian beberapa pemain bertahan Palace.
Di sisi lain, Crystal Palace tidak langsung menyerah. Tuan rumah mencoba merespons melalui bola-bola silang dari sisi lapangan.
Jorgen Larsen menjadi salah satu pemain yang berusaha memanfaatkan situasi tersebut. Tyrick Mitchell juga mendapatkan kesempatan melalui sundulan.
Namun, kedua peluang itu belum mampu menghasilkan gol.
Manchester City kemudian kembali mengancam melalui Rayan Cherki. Pemain tersebut mendapatkan ruang setelah menerima umpan terobosan dan langsung melepaskan tembakan keras.
Dean Henderson kembali menjadi penyelamat Palace.
Kiper tersebut melakukan penyelamatan gemilang sehingga Manchester City gagal menggandakan keunggulan sebelum turun minum.
Hingga babak pertama selesai, skor Crystal Palace vs Man City tetap 0-1 untuk keunggulan tim tamu.
Crystal Palace Mencoba Bangkit
Memasuki babak kedua, Crystal Palace berusaha mengubah jalannya pertandingan.
The Eagles tampil lebih agresif. Mereka mencoba meningkatkan intensitas serangan untuk mendapatkan gol penyama kedudukan.
Eddie Nketiah kembali menjadi salah satu sumber ancaman utama.
Pada salah satu kesempatan, Nketiah mendapatkan peluang melalui tendangan voli dari luar kotak penalti.
Sayangnya bagi Palace, bola masih melebar dari sasaran.
Peluang tersebut sebenarnya cukup menjanjikan. Namun, penyelesaian akhir menjadi masalah yang harus segera diperbaiki oleh tuan rumah.
Manchester City justru tetap tenang.
Pasukan Enzo Maresca tidak terburu-buru dalam membangun serangan. Mereka menunggu kesempatan sambil menjaga penguasaan bola.
Strategi tersebut akhirnya kembali membuahkan hasil.
Rayan Cherki Menggila
Pada menit ke-54, Man City berhasil memperbesar keunggulan.
Rayan Cherki menunjukkan kualitas individunya ketika mendapatkan bola di area berbahaya.
Cherki melakukan aksi individu sebelum melepaskan tembakan dari dalam kotak penalti.
Bola meluncur ke pojok kiri bawah gawang Crystal Palace dan tidak mampu dihentikan Dean Henderson.
Man City unggul 2-0.
Gol tersebut menjadi pukulan berat bagi Crystal Palace.
Namun, dua menit kemudian tuan rumah mendapatkan sedikit keberuntungan.
Crystal Palace memperoleh tendangan bebas yang dieksekusi oleh Yeremy Pino.
Tendangan tersebut membentur mistar gawang. Bola kemudian menghasilkan situasi berbahaya dan berujung pada gol bunuh diri Gianluigi Donnarumma.
Skor berubah menjadi 1-2.
Gol tersebut membuat pendukung Crystal Palace kembali bersemangat.
Dengan selisih hanya satu gol, peluang untuk mengejar ketertinggalan kembali terbuka.
Namun, Man City tidak membiarkan momentum tersebut berkembang terlalu lama.

City Langsung Membalas
Hanya berselang tiga menit setelah Palace memperkecil ketertinggalan, Man City kembali mencetak gol.
Rayan Cherki kembali menjadi aktor utama.
Cherki melepaskan tembakan keras yang mengarah ke sisi kiri gawang. Henderson tidak mampu menghentikan bola tersebut.
Manchester City kembali menjauh dengan skor 3-1.
Gol kedua Cherki dalam pertandingan tersebut sekaligus menunjukkan betapa efektifnya serangan City.
Crystal Palace sebenarnya sudah berusaha meningkatkan tekanan. Namun, lini pertahanan mereka kesulitan menghentikan kombinasi pemain-pemain Man City.
Selain Cherki, pergerakan Phil Foden dan Antoine Semenyo juga membuat pertahanan Palace harus bekerja keras.
Sementara itu, Haaland terus menunggu kesempatan di dalam kotak penalti.
Penyerang asal Norwegia tersebut tidak banyak melakukan pergerakan yang sia-sia. Ia memilih menunggu momen yang tepat untuk mendapatkan bola.
Keputusan itu akhirnya membuahkan hasil menjelang akhir pertandingan.
Haaland Cetak Gol Kedua
Manchester City memastikan kemenangan besar pada menit ke-84.
Erling Haaland kembali mencatatkan namanya di papan skor.
Haaland menerima umpan datar di dalam kotak penalti. Dengan ketenangan tinggi, ia langsung melepaskan sepakan keras menuju pojok kiri atas.
Dean Henderson kembali tidak mampu menjangkau bola.
Gol tersebut membuat Manchester City unggul 4-1.
Bagi Haaland, gol tersebut merupakan gol keduanya pada pertandingan ini.
Dua gol Haaland semakin mempertegas perannya sebagai salah satu pemain paling berbahaya di lini depan Manchester City.
Dengan keunggulan tiga gol, pertandingan praktis sudah berada dalam kendali penuh The Citizens.
Crystal Palace masih berusaha mencari peluang hingga pertandingan berakhir. Namun, mereka tidak mampu mencetak gol tambahan.
Peluit panjang akhirnya berbunyi.
Manchester City menang telak 4-1 atas Crystal Palace.
Haaland Jadi Pembeda
Salah satu sorotan terbesar dalam hasil Crystal Palace vs Man City tentu saja adalah penampilan Erling Haaland.
Penyerang tersebut mencetak dua gol dan menjadi bagian penting dari kemenangan Manchester City.
Gol pertama Haaland lahir melalui sundulan. Sementara gol keduanya tercipta melalui penyelesaian keras dari dalam kotak penalti.
Dua gol dengan cara berbeda tersebut menunjukkan kemampuan Haaland dalam memanfaatkan berbagai situasi.
Ia mampu memenangkan duel udara sekaligus menunjukkan ketajaman ketika mendapatkan bola di area penalti.
Kehadiran Haaland juga memberikan keuntungan bagi pemain lain.
Karena perhatian bek lawan banyak tertuju kepada dirinya, pemain seperti Rayan Cherki mendapatkan ruang lebih luas untuk melakukan penetrasi.
Situasi tersebut terbukti efektif dalam pertandingan kali ini.
Cherki mencetak dua gol, sedangkan Haaland mengemas dua gol lainnya.
Dengan kata lain, seluruh gol Manchester City berasal dari dua pemain tersebut.
Rayan Cherki Tak Kalah Bersinar
Selain Haaland, Rayan Cherki juga pantas mendapatkan perhatian.
Pemain tersebut tampil sangat agresif dan mampu memberikan ancaman besar kepada pertahanan Crystal Palace.
Cherki mencetak dua gol dalam babak kedua.
Gol pertamanya lahir setelah melakukan aksi individu sebelum melepaskan tembakan dari dalam kotak penalti.
Kemudian, beberapa menit setelah Palace mencetak gol bunuh diri, Cherki kembali mencetak gol.
Kehadiran Cherki membuat lini serang Manchester City semakin berbahaya.
Ia tidak hanya mampu memberikan umpan kepada rekan setim, tetapi juga berani mengambil keputusan untuk melakukan tembakan ketika mendapatkan ruang.
Performa seperti ini tentu menjadi kabar positif bagi Enzo Maresca.
Manchester City membutuhkan banyak pemain kreatif untuk menghadapi jadwal panjang sepanjang musim.
Crystal Palace Belum Mendapatkan Poin
Sementara itu, hasil Crystal Palace vs Man City menjadi pukulan berat bagi tuan rumah.
Crystal Palace belum mampu meraih satu poin pun setelah menjalani dua pertandingan Premier League 2026-27.
Kekalahan dari Manchester City juga menjadi kekalahan kedua mereka secara beruntun.
Masalah utama Palace terlihat dari kemampuan mereka dalam mempertahankan tekanan setelah mencetak gol.
Ketika skor berubah menjadi 1-2, peluang untuk menyamakan kedudukan sebenarnya terbuka.
Namun, Manchester City hanya membutuhkan waktu beberapa menit untuk kembali mencetak gol.
Situasi tersebut menunjukkan perbedaan kualitas dan pengalaman antara kedua tim.
Crystal Palace perlu segera melakukan evaluasi.
Mereka harus memperbaiki efektivitas serangan sekaligus meningkatkan konsentrasi di lini pertahanan.
Jika tidak, posisi mereka di papan bawah bisa semakin sulit.
Manchester City Melaju Sempurna
Kemenangan 4-1 atas Crystal Palace membuat Manchester City mengawali musim dengan sangat positif.
The Citizens kini memiliki enam poin dari dua pertandingan.
Artinya, Manchester City berhasil memenangkan dua pertandingan awal Premier League 2026-27.
Produktivitas gol juga menjadi salah satu hal yang patut diperhatikan.
Dalam pertandingan melawan Palace, City mampu mencetak empat gol meskipun sempat mendapatkan perlawanan dari tuan rumah.
Kombinasi Haaland dan Cherki menjadi senjata utama.
Haaland mencetak dua gol, sedangkan Cherki juga mencatatkan dua gol.
Jika keduanya mampu mempertahankan performa seperti ini, Manchester City berpotensi menjadi salah satu kandidat kuat dalam perebutan gelar Premier League musim ini.
Donnarumma Tetap Punya Peran Penting
Meskipun Manchester City menang besar, Gianluigi Donnarumma juga memiliki peran penting dalam pertandingan.
Sejak awal laga, Donnarumma berhasil menggagalkan peluang Eddie Nketiah.
Penyelamatan tersebut membantu City menghindari situasi sulit pada awal pertandingan.
Namun, Donnarumma kemudian harus mengalami momen kurang beruntung ketika bola dari tendangan bebas Yeremy Pino berujung pada gol bunuh diri.
Meski demikian, kesalahan tersebut tidak mengubah jalannya pertandingan secara keseluruhan.
Manchester City tetap mampu menunjukkan respons yang sangat baik.
Setelah kebobolan, mereka langsung mencetak gol ketiga dan kemudian menutup pertandingan dengan gol kedua Haaland.
Dominasi City Terlihat di Babak Kedua
Jika melihat jalannya pertandingan, Manchester City tampil semakin kuat setelah jeda.
Crystal Palace memang sempat menciptakan peluang dan mencetak gol balasan.
Namun, City menunjukkan mentalitas yang bagus.
Mereka tidak panik setelah keunggulan berkurang menjadi 2-1.
Sebaliknya, Manchester City kembali meningkatkan tekanan dan mencetak gol ketiga hanya beberapa menit kemudian.
Gol tersebut menjadi titik penting dalam pertandingan.
Setelah unggul 3-1, City semakin nyaman memainkan pertandingan.
Crystal Palace kesulitan menemukan celah untuk mencetak gol kedua.
Pada akhirnya, Haaland menutup pesta gol Manchester City dengan gol keempat pada menit ke-84.
Kesimpulan
Hasil Crystal Palace vs Man City berakhir dengan kemenangan meyakinkan Manchester City.
The Citizens menang 4-1 di Selhurst Park pada pekan kedua Premier League 2026-27.
Erling Haaland menjadi salah satu bintang utama dengan mencetak dua gol. Rayan Cherki juga tampil gemilang setelah menyumbangkan dua gol.
Crystal Palace sempat mendapatkan gol balasan melalui gol bunuh diri Gianluigi Donnarumma. Namun, Manchester City mampu memberikan respons cepat dan kembali mengendalikan pertandingan.
Kemenangan ini membuat Manchester City mengoleksi enam poin dari dua pertandingan.
Start sempurna tersebut menjadi modal penting bagi tim asuhan Enzo Maresca untuk menghadapi pertandingan-pertandingan berikutnya.
Sementara itu, Crystal Palace harus segera bangkit setelah menelan dua kekalahan beruntun.
Perjalanan Premier League 2026-27 masih panjang. Namun, jika melihat performa pada dua pertandingan awal, Manchester City sudah memberikan sinyal kuat bahwa mereka siap bersaing di papan atas.
Dengan Haaland yang semakin tajam dan Cherki yang mampu memberikan kreativitas sekaligus gol, The Citizens memiliki banyak alasan untuk percaya diri.
Hasil akhir: Crystal Palace 1-4 Manchester City.

