Zlatan Ibrahimovic Yakin Amerika Serikat Mampu Juara Piala Dunia 2026
Amerika Serikat Tampil Meyakinkan di Fase Grup
Timnas Amerika Serikat terus menunjukkan performa impresif di Piala Dunia 2026. Bermain sebagai tuan rumah, skuad asuhan Mauricio Pochettino berhasil mengamankan posisi juara Grup D setelah meraih kemenangan penting 2-0 atas Australia di Seattle, Sabtu (20/6/2026).
Hasil tersebut memastikan langkah Amerika Serikat ke fase gugur semakin mulus. Posisi mereka di puncak klasemen grup juga tidak terlepas dari kekalahan Turki dengan skor 0-1 dari Paraguay pada pertandingan lainnya.
Performa The Stars and Stripes sepanjang fase grup menjadi sorotan banyak pihak. Mereka sukses meraih dua kemenangan beruntun dan tampil efektif di depan gawang lawan. Hingga saat ini, Amerika Serikat telah mengoleksi enam gol, hanya terpaut satu gol dari rekor terbanyak mereka dalam satu edisi Piala Dunia.
Pencapaian tersebut membuat optimisme mulai tumbuh di kalangan pendukung sepak bola Amerika. Tidak hanya para suporter, sejumlah tokoh sepak bola dunia juga mulai memberikan perhatian khusus terhadap peluang mereka di turnamen kali ini.
Zlatan Ibrahimovic Yakin Amerika Serikat Bisa Melangkah Jauh

Salah satu sosok yang memberikan dukungan penuh kepada Amerika Serikat adalah Zlatan Ibrahimovic. Mantan striker legendaris Swedia tersebut menilai tim tuan rumah memiliki semua modal yang diperlukan untuk melangkah jauh, bahkan hingga menjadi juara dunia.
Saat menjadi pundit dalam siaran Fox Sports, Ibrahimovic mendapat pertanyaan mengenai peluang Amerika Serikat memenangkan Piala Dunia 2026. Jawaban yang diberikan cukup singkat, tetapi sangat tegas.
Menurut Ibrahimovic, publik seharusnya mulai percaya bahwa Amerika Serikat bukan lagi sekadar tim pelengkap dalam turnamen besar. Ia melihat adanya perkembangan signifikan dalam kualitas permainan yang ditunjukkan skuad asuhan Mauricio Pochettino.
“Ya. Jika sebelumnya Anda belum percaya, saya akan mengulanginya lagi, mulailah percaya,” ujar Ibrahimovic.
Pernyataan tersebut langsung menjadi perbincangan luas karena datang dari salah satu figur paling berpengaruh dalam sepak bola modern.
Dukungan Publik Jadi Kekuatan Besar Tuan Rumah

Selain kualitas permainan, Ibrahimovic menilai faktor tuan rumah menjadi keuntungan yang sangat besar bagi Amerika Serikat. Bermain di depan puluhan ribu pendukung sendiri mampu memberikan dorongan mental yang luar biasa bagi para pemain.
Sepanjang fase grup, atmosfer stadion selalu dipenuhi dukungan suporter yang memberikan energi tambahan kepada tim. Situasi seperti ini sering kali menjadi faktor penting yang membedakan tim tuan rumah dengan peserta lainnya.
Menurut Ibrahimovic, kehadiran dukungan nasional dapat membuat sebuah tim tampil lebih percaya diri dalam menghadapi tekanan pertandingan besar.
“Mereka memiliki dukungan satu negara di belakang mereka, dan ketika Anda memiliki dukungan seperti itu, sangat sulit untuk mengalahkan Anda. Mereka tampil bagus hari ini,” kata Ibrahimovic.
Ia bahkan menilai Australia tidak mampu memberikan ancaman berarti kepada Amerika Serikat dalam pertandingan terakhir mereka.
“Sejujurnya, Australia bukan ancaman bagi mereka,” lanjut mantan pemain AC Milan tersebut.
Mauricio Pochettino Mulai Menuai Hasil Kerja Keras

Keberhasilan Amerika Serikat sejauh ini juga tidak bisa dilepaskan dari peran Mauricio Pochettino. Pelatih asal Argentina itu perlahan berhasil membangun identitas permainan yang lebih agresif, disiplin, dan kompetitif.
Di bawah arahannya, Amerika Serikat terlihat lebih matang dalam mengontrol permainan. Mereka tidak hanya mengandalkan kecepatan dan fisik, tetapi juga mulai menunjukkan kualitas dalam penguasaan bola dan organisasi permainan.
Kedalaman skuad yang dimiliki juga menjadi salah satu keunggulan. Beberapa pemain muda mampu tampil konsisten dan memberikan kontribusi besar ketika dibutuhkan.
Dengan tiket fase gugur yang sudah diamankan lebih awal, Pochettino bahkan memiliki kesempatan untuk melakukan rotasi pada laga terakhir grup guna menjaga kebugaran pemain inti.
Momentum Positif Harus Dijaga
Meski tampil menjanjikan, Ibrahimovic mengingatkan bahwa perjalanan sesungguhnya baru akan dimulai ketika fase gugur berlangsung. Menurutnya, yang terpenting saat ini adalah menjaga momentum dan kepercayaan diri.
Mantan penyerang Paris Saint-Germain itu menegaskan bahwa hasil-hasil sebelum turnamen tidak lagi memiliki arti. Yang menentukan adalah bagaimana sebuah tim tampil selama kompetisi berlangsung.
Amerika Serikat kini berada dalam posisi yang ideal. Mereka memiliki kepercayaan diri tinggi, dukungan publik yang luar biasa, dan peluang besar untuk terus melangkah.
“Saya sudah mengatakannya sebelumnya bahwa apa pun yang terjadi sebelum Piala Dunia tidaklah penting. Yang penting adalah apa yang terjadi sekarang,” ujar Ibrahimovic.
Jika mampu mempertahankan performa seperti saat ini, bukan tidak mungkin Amerika Serikat akan menjadi salah satu kandidat serius dalam perebutan gelar juara Piala Dunia 2026. Dukungan publik, kualitas skuad, serta momentum positif menjadi modal berharga yang dapat membawa mereka menciptakan sejarah baru di panggung sepak bola dunia.

