RESMI: Cody Gakpo, Minat Tottenham, dan Kebutuhan Liverpool

Cody Gakpo kembali menjadi sorotan pada bursa transfer musim panas 2026. Penyerang Liverpool tersebut dikaitkan dengan Tottenham Hotspur yang disebut tertarik memboyongnya. Situasi ini membuat masa depan Gakpo di Anfield mulai dipertanyakan.

Liverpool kini berada dalam posisi yang cukup rumit. Di satu sisi, penjualan Gakpo bisa memberikan pemasukan besar bagi klub. Namun di sisi lain, The Reds juga masih membutuhkan pemain sayap setelah terjadi perubahan komposisi skuad.

Karena itu, keputusan mengenai masa depan Cody Gakpo tidak bisa diambil secara terburu-buru. Liverpool harus mempertimbangkan kebutuhan tim sebelum menerima tawaran dari Tottenham.

Performa Gakpo Jadi Sorotan

Ketertarikan Tottenham terhadap Gakpo muncul setelah performa sang pemain pada musim lalu dinilai belum maksimal. Pemain Timnas Belanda itu memang sempat menunjukkan performa menjanjikan pada awal kompetisi.

Namun, konsistensinya kemudian menurun seiring berjalannya musim. Kondisi tersebut membuat sejumlah pihak mulai mempertanyakan apakah Gakpo masih menjadi bagian penting dari rencana Liverpool untuk musim 2026/2027.

Mantan penyerang Liverpool, Michael Owen, termasuk salah satu pihak yang memberikan penilaian kritis. Ia mengakui bahwa Gakpo mengalami periode sulit sepanjang musim lalu.

Menurut Owen, Gakpo memang tampil bagus pada sekitar 10 pertandingan awal. Setelah itu, performanya justru mengalami penurunan cukup signifikan hingga akhir musim.

Michael Owen Minta Liverpool Berhati-hati

 

 

Meski mengkritik penampilan Gakpo, Owen tidak menyarankan Liverpool mengambil keputusan secara gegabah. Ia tetap mengakui bahwa sang pemain memiliki kualitas yang sudah terbukti di level tinggi.

Owen juga menilai penurunan performa Gakpo tidak bisa sepenuhnya dibebankan kepada sang pemain. Liverpool sebagai sebuah tim juga mengalami periode yang kurang konsisten sehingga berdampak terhadap performa sejumlah pemain.

“Dia memang konsisten musim lalu, tetapi konsisten tampil buruk. Dia menjalani sekitar 10 pertandingan awal yang bagus, tetapi setelah itu penampilannya cukup buruk sepanjang sisa musim,” ujar Owen kepada GOAL.

Pernyataan tersebut menggambarkan dilema yang sedang dihadapi Liverpool. Menjual Gakpo mungkin menjadi keputusan bisnis yang menarik, tetapi kehilangan pemain berpengalaman di lini depan juga memiliki risiko tersendiri.

Tottenham Mulai Mendekati Gakpo

Tottenham menjadi salah satu klub yang dikaitkan dengan Gakpo. Laporan Fabrizio Romano menyebutkan bahwa pihak Spurs telah melakukan komunikasi dengan perwakilan sang pemain untuk membahas kemungkinan transfer.

Nilai transfer Gakpo diperkirakan berada di kisaran 70 juta poundsterling atau sekitar Rp1,68 triliun. Angka tersebut cukup menarik bagi Liverpool mengingat mereka mendatangkan Gakpo dari PSV Eindhoven dengan biaya kurang dari 45 juta poundsterling.

Jika kesepakatan benar-benar terjadi, Liverpool berpotensi mendapatkan keuntungan finansial yang cukup besar. Namun, keuntungan tersebut harus diikuti dengan langkah cepat mencari pengganti.

Liverpool Tidak Boleh Kehilangan Kedalaman Skuad

Masalah utama Liverpool adalah kebutuhan mereka terhadap pemain sayap. Jika Gakpo pergi tanpa adanya pengganti, kedalaman lini serang The Reds bisa semakin menipis.

Owen pun menilai Liverpool seharusnya tidak melepas Gakpo sebelum memastikan pemain pengganti tersedia. Menurutnya, keputusan tersebut baru masuk akal apabila klub sudah memiliki alternatif dengan kualitas yang sepadan.

“Saya rasa transfer itu bukan sesuatu yang mustahil. Namun, jika dia pergi, Liverpool sudah sangat membutuhkan pemain sayap. Jika mereka memiliki penggantinya, saya bisa memahami keputusan tersebut,” kata Owen.

Bradley Barcola Bisa Jadi Kunci

Liverpool sendiri masih dikaitkan dengan winger Paris Saint-Germain, Bradley Barcola. Pemain asal Prancis itu disebut menjadi salah satu target utama The Reds untuk memperkuat sektor sayap.

Situasi tersebut bisa menjadi faktor penting dalam menentukan masa depan Gakpo. Jika Liverpool berhasil mendatangkan Barcola, peluang Gakpo meninggalkan Anfield dapat semakin terbuka.

Sebaliknya, jika transfer Barcola gagal terealisasi, mempertahankan Gakpo mungkin menjadi pilihan paling aman. Liverpool tentu tidak ingin kehilangan satu pemain penting tanpa memiliki pengganti yang siap dimainkan.

Masa Depan Gakpo Masih Terbuka

Pada akhirnya, keputusan Liverpool akan bergantung pada kebutuhan skuad dan perkembangan negosiasi transfer. Gakpo masih memiliki kualitas untuk memberikan kontribusi bagi The Reds, meski performanya musim lalu mendapat kritik.

Tottenham kini menjadi klub yang harus dipantau dalam situasi tersebut. Jika Spurs benar-benar meningkatkan tawaran, Liverpool harus menentukan apakah keuntungan finansial lebih penting dibanding mempertahankan kedalaman skuad.

Bursa transfer musim panas masih berjalan. Masa depan Cody Gakpo pun kemungkinan baru benar-benar jelas setelah Liverpool memastikan apakah mereka mendapatkan pemain sayap baru atau memilih mempertahankan penyerang asal Belanda tersebut di Anfield.

 

Leave a Reply