PREDIKSI MANCHESTER CITY VS BAYER LEVERKUSEN 26 NOVEMBER 2025

duniabola – Pertandingan antara Manchester City vs Bayer Leverkusen yang akan digelar pada 26 November 2025 menjadi salah satu laga yang mendapat sorotan besar di Eropa. Dua tim ini saat ini dipandang sebagai perwakilan sempurna dari sepak bola modern: City dengan dominasi posisional dan struktur taktik ultra-rapi, sementara Leverkusen terkenal dengan transisi cepat serta organisasi permainan revolusioner yang telah berkembang sejak era Xabi Alonso dan kini diteruskan dengan filosofi yang tetap menekankan dinamika dan fleksibilitas.

Pertemuan ini bukan hanya menyajikan duel dua klub besar, tetapi juga menyatukan dua kultur sepak bola:

  • Inggris dengan intensitas, kolektivitas, serta model permainan berbasis kontrol bola.

  • Jerman dengan pressing, vertikalitas, dan eksplosivitas dalam transisi.

Pertandingan ini tak hanya menentukan posisi di grup, tetapi juga membawa dampak psikologis besar bagi keduanya untuk menatap fase gugur. Manchester City, sebagai salah satu unggulan Liga Champions tiap musim, tidak ingin kehilangan muka di kandang sendiri. Sementara Leverkusen datang dengan ambisi membuktikan bahwa mereka bukan lagi tim kejutan, melainkan kekuatan mapan Eropa.

Artikel panjang ini akan menyajikan analisis mendalam tentang kondisi kedua tim, perbandingan taktik, performa pemain, sejarah pertemuan, prediksi jalannya laga, dan berbagai skenario yang mungkin terjadi.

PREDIKSI MANCHESTER CITY VS BAYER LEVERKUSEN 26 NOVEMBER 2025
PREDIKSI MANCHESTER CITY VS BAYER LEVERKUSEN 26 NOVEMBER 2025

Prediksi pertandingan Manchester City vs Bayer Leverkusen pada matchday ke-5 Liga Champions 2025/2026 di Stadion Etihad, Rabu 26 November 2025. Laga Man City vs Leverkusen akan dimainkan mulai pukul 03.00 dini hari WIB, disiarkan di Vidio.

Man City kalah dengan skor 1-2 dari Newcastle United akhir pekan lalu. Hasil ini di luar prediksi karena Man City dalam performa bagus, dengan empat kemenangan beruntun di laga sebelumnya. Erling Haaland mengalami kebuntuan di laga tersebut.

Leverkusen menang dengan skor 1-3 di markas Wolfsburg pada laga akhir pekan lalu. Hasil ini jadi modal apik bagi Patrik Schick dan kolega untuk menantang Man City. Apalagi, Leverkusen selalu menang pada tiga laga terakhir termasuk lawan Benfica di Liga Champions.

Di Liga Champions, Man City belum kalah pada empat laga terakhir. Meraih 10 poin dan berada di peringkat ke-4 klasemen. Sementara, Leverkusen berada di peringkat ke-21 dengan satu kemenangan, dua hasil imbang, dan sekali kekalahan pada empat laga yang dimainkan.

Perkiraan Susunan Pemain

Manchester City (4-1-4-1): Gianluigi Donnarumma; Matheus Nunes, Josko Gvardiol, Ruben Dias, Nico O’Reilly; Nico Gonzalez; Bernardo Silva, Phil Foden, Rayan Cherki, Jeremy Doku; Erling Haaland.

Pelatih: Pep Guardiola.

Bayer Leverkusen (3-4-2-1): Mark Flekken; Jarell Quansah, Loic Bade, Edmond Tapsoba; Arthur, Aleix Garcia, Ibrahim Maza, Alex Grimaldo; Malik Tillman, Ernest Poku; Patrik Schick.

Pelatih: Kasper Hjulmand.

Pertandingan Selanjutnya

Head to Head dan Performa

5 Pertemuan Terakhir

  • Belum pernah bertemu pada laga kompetitif

5 Laga Terakhir Man City

  • 23/11/2025 Newcastle 2-1 Man City (K)
  • 09/11/2025 Man City 3-0 Liverpool (M)
  • 06/11/2025 Man City 4-1 Dortmund (M)
  • 02/11/2025 Man City 3-1 Bournemouth (M)
  • 30/10/2025 Swansea 1-3 Man City (M)

5 Laga Terakhir Bayer Leverkusen

  • 22/11/2025 Wolfsburg 1-3 Bayer Leverkusen (M)
  • 08/11/2025 Bayer Leverkusen 6-0 Heidenheim (M)
  • 06/11/2025 Benfica 0-1 Bayer Leverkusen (M)
  • 02/11/2025 Bayern Munchen 3-0 Bayer Leverkusen (K)
  • 30/10/2025 Paderborn 2-4 Bayer Leverkusen (M)

Prediksi Skor

Pep Guardiola hanya sekali kalah pada sembilan pertemuan lawan Bayer Leverkusen (5 menang, 3 imbang, 1 kalah). Man City juga sangat kuat di kandang dengan hanya sekali kalah pada delapan laga terakhir di Stadion Etihad.

Performa Leverkusen membaik dibanding awal musim 2025/2026. Kasper Hjulmand membawa dampak besar yang dibawa. Namun, Leverkusen datang ke Inggris tanpa sejumlah pemain kunci seperti Jonas Hofmann, Lucas Vazquez, hingga Robert Andrich.

Bagian I – KONDISI TERKINI MANCHESTER CITY

Manchester City memasuki pertengahan musim 2025/2026 dengan kondisi yang masih relatif stabil meski menghadapi beberapa perubahan signifikan dalam komposisi tim dan dinamika permainan. Setelah bertahun-tahun berada di puncak Eropa, The Citizens berada dalam masa transisi kecil namun tetap kompetitif, dan itu menjadikan laga ini semakin menarik.

1. Performa di Liga Domestik Menjelang Laga

City masih berada di papan atas Premier League berkat performa konsisten, meski beberapa hasil imbang membuat mereka sedikit tertinggal dari pesaing utama. Performa di kandang tetap solid; Etihad masih menjadi benteng yang sulit ditembus.

Beberapa catatan penting dari perjalanan mereka musim ini:

  • Rata-rata penguasaan bola: 62–66% per laga

  • Rata-rata tembakan per laga: 15–18 tembakan

  • Kebobolan per laga: 0,7 – 1 gol

Ini menunjukkan City masih menjadi tim yang mendominasi pertandingan, tetapi ketergantungan mereka terhadap beberapa pemain inti masih cukup besar.

2. Kondisi Skuad dan Cedera

Salah satu faktor yang memengaruhi City adalah kondisi kebugaran beberapa pemain. Pergantian generasi di lini tengah pasca era Ilkay Gündogan dan Kevin De Bruyne membuat transisi permainan sedikit berbeda. Beberapa pemain seperti Rodri, Bernardo Silva, dan Foden tetap stabil, sementara pendatang baru masih beradaptasi.

Pemain kunci yang diperkirakan tampil:

  • Erling Haaland

  • Phil Foden

  • Bernardo Silva

  • Rodri

  • Ruben Dias

  • Jeremy Doku

Cedera minor dialami oleh beberapa nama pelapis, namun inti tim diprediksi siap untuk pertandingan besar ini.

3. Analisis Gaya Bermain City Musim Ini

City bermain dengan struktur dasar 4-3-3 atau 3-2-4-1 tergantung fase permainan. Pep Guardiola terus memodifikasi bentuk build-up mereka dengan:

  • Bek sayap invert (masuk ke tengah)

  • Double pivot fleksibel

  • Positional overload di half-space

City tetap mengandalkan kompaksi posisi dan rotasi ruang untuk membuka pertahanan lawan, tetapi musim ini mereka sedikit lebih direct berkat kecepatan Doku dan efisiensi Haaland.

4. Faktor Pep Guardiola

Pep masih menjadi otak dari setiap perubahan struktur City. Pengalaman dan kemampuannya melakukan improvisasi taktik membuat Manchester City selalu memiliki keuntungan strategis. Dalam laga melawan tim dengan transisi kuat seperti Leverkusen, pendekatan Pep akan sangat penting:

  • Apakah ia menjaga penguasaan bola secara ekstrem?

  • Atau ia mencoba menghambat transisi Leverkusen dengan struktur lebih konservatif?

Jawabannya bisa menentukan arah pertandingan.


Bagian II – KONDISI TERKINI BAYER LEVERKUSEN

Setelah mencapai puncak performa beberapa musim sebelumnya, Leverkusen kini masuk era konsolidasi sambil mempertahankan gaya bermain vertikal yang spektakuler. Mereka berhasil kembali tampil konsisten di Liga Champions, dan banyak analis menilai mereka sebagai salah satu tim paling berbahaya di Eropa.

1. Performa di Bundesliga Menjelang Laga

Leverkusen masih menjadi pesaing kuat di Bundesliga. Pressing mereka tajam, serangan cepat, dan sistem bermain tetap terstruktur.

Statistik penting musim 2025/2026:

  • Rata-rata pressing success rate: 48–52% (termasuk tertinggi di Eropa)

  • Kecepatan serangan (direct speed): sangat tinggi

  • Gol per laga: 2,1 – 3 gol

  • Kebobolan per laga: 0,9 – 1,2 gol

Leverkusen menunjukkan stabilitas luar biasa meski beberapa pemain kunci hengkang ke klub top Eropa.

2. Pemain Kunci Leverkusen Tahun Ini

Leverkusen tetap mengandalkan campuran pemain muda dan senior. Beberapa nama yang menjadi pusat permainan:

  • Florian Wirtz – jantung kreativitas

  • Victor Boniface – target man dan finisher utama

  • Jeremie Frimpong – ancaman terbesar di sisi kanan

  • Edmond Tapsoba – palang pintu utama

  • Granit Xhaka – kontrol ritme permainan

Wirtz adalah simbol Leverkusen: kreatif, lincah, dan mampu memecah struktur pertahanan lawan.

3. Gaya Bermain Leverkusen: Struktur Modern, Transisi Kilat

Leverkusen menjadi salah satu tim dengan taktik transisi terbaik di Eropa. Mereka menggunakan bentuk dasar 3-4-2-1 atau 4-2-3-1, namun filosofi mereka tetap sama:

  • Build-up sabar tapi bisa berubah menjadi vertikal dalam 3–5 detik.

  • Wing-back sangat agresif.

  • Wirtz dan pemain No.10 lainnya menciptakan overload di antara lini.

  • Penyerang sangat aktif menekan dan mencari celah di belakang bek lawan.

Leverkusen sangat efektif dalam merebut bola di area tengah dan mengorganisasi serangan cepat.


Bagian III – SEJARAH PERTEMUAN

Man City dan Leverkusen tidak terlalu sering bertemu. Namun, setiap pertemuan mereka hampir selalu menghadirkan laga dengan skor tinggi atau dinamika permainan menarik. Sejarah pertemuan Eropa selalu menunjukkan pola:

  • City mendominasi bola

  • Leverkusen berbahaya dalam serangan balik

  • Pertandingan berlangsung terbuka

Meski City secara umum lebih unggul dari segi kualitas skuad, Leverkusen sering memberikan kesulitan lewat struktur transisi mereka.


Bagian IV – KOMPARASI PEMAIN PER POSISI

Analisis mendalam dilakukan untuk membandingkan pemain inti kedua tim.

1. Kiper: Ederson vs Kiper Leverkusen

Ederson unggul dalam distribusi bola; ia merupakan pion utama build-up City. Namun kiper Leverkusen memiliki keunggulan refleks dan shot stopping.

Keunggulan: Man City

2. Lini Belakang

City memiliki kontrol posisi dan pengalaman, sedangkan Leverkusen memiliki kecepatan dan fleksibilitas taktik.

Keunggulan: City tipis

3. Lini Tengah

City dominan dalam penguasaan bola, tetapi Leverkusen sangat kuat dalam duel dan transisi.

Keunggulan: imbang

4. Lini Serang

  • Haaland > Boniface untuk finishing

  • Wirtz dan Frimpong memberi kreativitas berbeda

Keunggulan: City (finishing), Leverkusen (dinamika)


Bagian V – ANALISIS TAKTIK

1. Cara City Menyerang

City akan menguasai bola 60–65%. Mereka membangun serangan dari bawah dengan pola:

  • Dias + Stone(s)/Akanji sebagai dasar

  • Rodri yang turun sebagai pivot

  • Foden dan Bernardo di half-space

Haaland menjadi ujung tombak yang selalu mengancam ruang kosong.

City akan mencoba mengunci Leverkusen di area sendiri.

2. Cara Leverkusen Melawan Struktur City

Kunci Leverkusen ada pada:

  • Menunggu momen pressing “trigger”

  • Mengarahkan build-up City ke sisi kanan

  • Menggunakan Frimpong untuk menghukum ruang kosong di belakang bek City

  • Wirtz untuk memanfaatkan celah antara Rodri dan bek tengah

Leverkusen tidak akan menguasai bola lama, namun akan lebih direct.

3. Duel Kritis dalam Laga

  • Rodri vs Wirtz → siapa yang mengatur tempo?

  • Foden vs Xhaka → duel kreativitas vs kontrol

  • Dias vs Boniface → duel fisik


Bagian VI – PREDIKSI SUSUNAN PEMAIN

MANCHESTER CITY (4-3-3)

GK: Ederson
DF: Walker – Dias – Stones – Gvardiol
MF: Rodri – Bernardo Silva – Foden
FW: Doku – Haaland – Alvarez

BAYER LEVERKUSEN (3-4-2-1)

GK: Hradecky
DF: Tapsoba – Tah – Kossounou
MF: Frimpong – Xhaka – Andrich – Grimaldo
AM: Wirtz – Adli
FW: Boniface


Bagian VII – SKENARIO JALANNYA LAGA

SCENARIO 1: City Mendominasi dan Mengontrol Penuh

Jika City menguasai bola sejak menit pertama, mereka akan membuat Leverkusen turun bertahan. Kemungkinan besar Haaland akan mendapatkan 3–4 peluang emas dari cut-back Doku.

SCENARIO 2: Leverkusen Menghukum Kesalahan City

Jika City kehilangan bola di area tengah, Leverkusen akan langsung melancarkan serangan balik cepat. Wirtz → Frimpong → Boniface bisa menciptakan gol dalam 5 detik.

SCENARIO 3: Duel Taktik yang Ketat

Jika kedua tim disiplin struktur, pertandingan bisa berjalan lambat hingga menit 60-70.


Bagian VIII – PREDIKSI SKOR

Pertandingan ini diprediksi berjalan terbuka. City mungkin unggul tipis, tetapi Leverkusen selalu memiliki peluang untuk mencetak gol.

Prediksi skor akhir:

Manchester City 2 – 1 Bayer Leverkusen

Atau jika pertandingan lebih liar:

Manchester City 3 – 2 Bayer Leverkusen


Bagian IX – KESIMPULAN PANJANG

Pertandingan ini menghadirkan dua filosofi sepak bola modern yang sangat berbeda namun sama-sama efektif. City memiliki struktur taktik dan kualitas individu yang lebih baik di hampir semua lini, tetapi Leverkusen memiliki dinamika permainan dan transisi cepat yang mampu merusak organisasi tim mana pun.

Faktor penentu pada laga ini:

  • Efektivitas City dalam mematahkan tekanan Leverkusen

  • Kejelian Leverkusen dalam membaca momen kehilangan bola City

  • Performa Wirtz dan Haaland

City unggul sebagai tuan rumah, tetapi tidak akan mudah menghadapi sistem Leverkusen yang selalu menyulitkan.

Ini adalah pertandingan yang layak disebut final mini.

Prediksi Skor: Man City 3-1 Leverkusen.

Leave a Reply