duniabola Newcastle dikabarkan siap melepas Sandro Tonali pada bursa transfer musim panas ini. Gelandang timnas Italia tersebut disebut memiliki banderol mencapai 115 juta euro di tengah ketertarikan sejumlah klub besar Inggris.
Laporan yang dikutip dari La Gazzetta dello Sport menyebut Manchester United menjadi kandidat terkuat untuk merekrut Tonali. Arsenal dan Manchester City juga disebut terus memantau situasi sang pemain.
Tonali baru tiga tahun memperkuat Newcastle setelah didatangkan dari AC Milan. Saat itu, The Magpies menebusnya dengan biaya 60,8 juta euro ditambah sejumlah bonus.
Kesepakatan transfer dari Milan ke Newcastle juga menyertakan klausul yang menguntungkan Rossoneri. Milan berhak menerima 10 persen dari nilai penjualan Tonali di masa depan.
Newcastle Tetapkan Harga Tinggi untuk Tonali
Menurut La Gazzetta dello Sport, Newcastle telah menetapkan harga jual Tonali sebesar 115 juta euro. Nilai tersebut setara dengan sekitar 100 juta pounds.

Angka itu menunjukkan betapa pentingnya peran Tonali dalam skuad Newcastle. Manajemen klub tidak berniat melepas sang gelandang dengan harga murah.
Jika transfer bernilai besar benar-benar terjadi, Milan juga akan mendapat pemasukan tambahan. Klausul 10 persen dari hasil penjualan membuat Rossoneri ikut memantau perkembangan situasi ini.
Manchester United Jadi Favorit
Manchester United disebut sebagai klub yang paling serius mengejar tanda tangan Tonali. Tim asuhan Setan Merah sedang melakukan perombakan lini tengah untuk musim depan.
Langkah tersebut terlihat setelah mereka mencapai kesepakatan untuk mendatangkan gelandang Atalanta, Ederson. Transfer pemain asal Brasil itu disebut bernilai 45 juta euro termasuk bonus.
Kehadiran Ederson tidak menghentikan minat Manchester United terhadap Tonali. Klub tetap mempertimbangkan tambahan kualitas di sektor tengah lapangan.
Tawaran Manchester United Masih di Bawah Permintaan
Meski dianggap sebagai favorit, Manchester United belum memenuhi harga yang diminta Newcastle. Proses negosiasi masih memiliki jarak yang cukup besar.
Menurut laporan CaughtOffside, proposal yang disiapkan Manchester United berada di kisaran 90 juta euro hingga 100 juta euro. Nilai tersebut masih di bawah permintaan Newcastle sebesar 115 juta euro.
Dengan Arsenal dan Manchester City yang juga memantau perkembangan situasi, persaingan mendapatkan Tonali berpotensi semakin menarik. Untuk saat ini, masa depan gelandang Italia itu masih belum ditentukan meski ketertarikan dari klub-klub besar terus berdatangan.
Strategi Newcastle dan Dampak Financial Fair Play

Langkah Newcastle United yang mematok harga selangit untuk Sandro Tonali bukan tanpa alasan. Selain karena kualitas sang pemain yang dinilai sebagai pilar masa depan, kubu The Magpies juga tengah berhitung dengan regulasi Profitability and Sustainability Rules (PSR) Premier League. Menjual Tonali dengan keuntungan hampir dua kali lipat dari harga belinya akan memberikan suntikan dana segar yang sangat masif bagi neraca keuangan klub.
Dana hasil penjualan ini nantinya bisa digunakan oleh manajer Newcastle untuk merombak skuad dan mendatangkan beberapa pemain baru di posisi berbeda yang dinilai masih rapuh. Namun, di sisi lain, kehilangan Tonali juga menjadi perjudian besar. Pendukung setia Newcastle tentu berharap manajemen tidak sekadar mencari keuntungan finansial, melainkan mampu mempertahankan talenta terbaik demi ambisi menembus papan atas Eropa.
Rezeki Nomplok bagi AC Milan
Situasi saga transfer ini tentu dipantau dengan senyum lebar oleh manajemen AC Milan di Casa Milan. Ketika melepas Tonali tiga tahun lalu, keputusan tersebut sempat menuai protes keras dari para Milanisti yang patah hati kehilangan calon kapten masa depan mereka. Namun, penyertaan klausul bagi hasil sebesar 10 persen kini terbukti menjadi langkah bisnis yang sangat cerdas.
Jika Newcastle bersikeras hanya mau melepas Tonali di angka 115 juta euro, maka AC Milan dipastikan akan mengantongi dana segar sebesar 11,5 juta euro (sekitar Rp200 miliar) tanpa harus berkeringat. Bagi klub Serie A, angka tersebut tergolong besar dan bisa langsung dialokasikan untuk memperkuat dana belanja mereka di bursa transfer musim panas.
Menanti Perang Penawaran
Meski Manchester United saat ini memimpin perburuan, keberadaan Arsenal dan Manchester City sebagai peminat pasif tidak boleh diremehkan. Arsenal di bawah Mikel Arteta masih mendambakan kedalaman skuad di lini tengah untuk konsistensi berburu gelar juara. Sementara itu, Manchester City selalu siap memberikan kejutan finansial jika Pep Guardiola merasa Tonali adalah kepingan pas yang sempurna untuk taktiknya.
Kini bola panas berada di tangan manajemen Manchester United. Apakah mereka akan menaikkan tawaran mendekati permintaan Newcastle, atau justru memanfaatkan minat dari Arsenal dan City untuk memicu perang penawaran (bidding war) yang bisa melambungkan harga Tonali jauh lebih tinggi lagi? Mengingat bursa transfer musim panas masih berjalan panjang, drama kepindahan gelandang elegan Italia ini tampaknya baru saja dimulai.

