Era Dominasi Pep Guardiola di Manchester City 2016 – 2025

Pep Guardiola merayakan treble winner manchester city 2023 memegang trofi liga champions dan liga inggris

🏆 Era Dominasi Pep Guardiola di Manchester City (2016 – 2025)

Pep Guardiola: Sejak ditunjuk sebagai pelatih kepala Manchester City pada 1 Juli 2016, Josep “Pep Guardiola telah mengukuhkan dirinya sebagai salah satu manajer paling berpengaruh dan sukses dalam sejarah Liga Primer Inggris dan sepak bola Eropa modern. Kedatangannya ke Etihad Stadium menandai dimulainya era dominasi baru yang didasarkan pada filosofi permainan penguasaan bola yang khas, tekanan tinggi, dan fleksibilitas taktis.

⚡ Awal Kedatangan dan Fondasi (Musim 2016/2017)

Musim perdana Pep Guardiola di Inggris (2016/2017) merupakan musim tanpa gelar, yang terbilang langka dalam kariernya. Namun, periode ini sangat krusial untuk menanamkan filosofi permainannya, merombak skuad, dan beradaptasi dengan intensitas Liga Primer. Ini adalah fondasi yang kokoh untuk kesuksesan yang akan datang.

🥇 Dominasi Domestik dan Rekor (2017 – 2022)

Setelah penyesuaian, Manchester City di bawah Pep Guardiola mulai menunjukkan performa yang luar biasa dan memecahkan banyak rekor.Pep Guardiola to take coaching break when time at Manchester ...

1. 💯 Musim 2017/2018: The Centurions

Musim 2017/2018 menandai lonjakan besar bagi Manchester City dan menjadi standar baru bagi Liga Primer Inggris.

Detail Rekor Angka Spesifik Keterangan Tambahan
Poin Tertinggi 100 Poin Tim pertama dan satu-satunya yang mencapai 100 poin (terakhir diraih melalui gol dramatis Gabriel Jesus melawan Southampton di hari terakhir).
Kemenangan Terbanyak 32 Kemenangan Memecahkan rekor kemenangan terbanyak dalam satu musim (kemudian disamai oleh City sendiri di 2018/19 dan Liverpool di 2019/20).
Gol Terbanyak 106 Gol Rata-rata 2.79 gol per pertandingan. Sergio Agüero (21) dan Raheem Sterling (18) adalah pencetak gol terbanyak di liga.
Selisih Gol Terbaik +79 Mengalahkan rekor lama (+71 milik Chelsea 2004/05).
Kemenangan Tandang 16 Kemenangan Rekor kemenangan tandang terbanyak dalam satu musim EPL.
Rentetan Kemenangan 18 Kemenangan Beruntun Rekor rentetan kemenangan terpanjang dalam sejarah Liga Primer (antara Agustus dan Desember 2017).
Gelar Lain Piala Liga (EFL Cup) City juga meraih gelar Piala Liga pertama di bawah Guardiola setelah mengalahkan Arsenal 3-0 di final.

2. 👑 Musim 2018/2019: The Domestic Treble

Musim ini adalah yang paling dominan di kancah domestik. City menjadi tim pria Inggris pertama yang memenangkan tiga gelar utama domestik (Liga Primer, Piala FA, Piala Liga) dalam satu musim.

Trofi Pertandingan Final Skor Akhir Keterangan Kunci
Liga Primer (Penentuan Hari Terakhir) City menang 4-1 vs Brighton City memenangkan gelar dengan selisih satu poin (98 vs 97 milik Liverpool) dan menjadi tim pertama yang meraih 95+ poin dalam dua musim berturut-turut.
Piala FA vs Watford 6-0 Kemenangan final Piala FA terbesar (disamai dengan rekor Bury vs Derby County tahun 1903). Gol dicetak oleh David Silva, Gabriel Jesus (2), Kevin De Bruyne, dan Raheem Sterling (2).
Piala Liga (EFL Cup) vs Chelsea 0-0 (4-3 adu penalti) Final yang ketat dan dimenangkan melalui adu penalti. Raheem Sterling mencetak penalti penentu.

3. 🏆 Penguasaan Piala Liga (2018, 2019, 2020, 2021)

Guardiola memimpin City untuk memenangkan empat gelar Piala Liga berturut-turut, sebuah prestasi yang menyamai rekor Liverpool.

Musim Lawan Final Skor Akhir Gol Kunci / Penentu
2017/2018 Arsenal 3-0 Gol dari Sergio Agüero, Vincent Kompany, dan David Silva.
2018/2019 Chelsea 0-0 (4-3 adu penalti) Adu penalti dramatis di mana kiper Ederson melakukan penyelamatan krusial.
2019/2020 Aston Villa 2-1 Gol dari Sergio Agüero dan Rodri. Phil Foden dinobatkan sebagai Man of the Match.
2020/2021 Tottenham Hotspur 1-0 Gol penentu kemenangan dicetak oleh Aymeric Laporte pada menit ke-82.

4. 📈 Konsistensi Liga Primer (2017/18)

Guardiola telah membangun dinasti yang luar biasa di Liga Inggris, memenangkan enam gelar Liga Primer dalam tujuh musim (2017/18, 2018/19, 2020/21, 2021/22, 2022/23, 2023/24).

  • Pengecualian Musim 2019/2020: Ini adalah satu-satunya musim di mana City gagal memenangkan liga dalam periode tersebut, dengan gelar jatuh ke tangan Liverpool.

  • Musim 2021/2022 (Drama Hari Terakhir): City sempat tertinggal 0-2 dari Aston Villa di hari terakhir, tetapi berhasil bangkit dan menang 3-2 untuk mengamankan gelar dengan selisih satu poin.

  • Musim 2023/2024: Gelar terbaru yang memecahkan rekor baru, menjadi tim pria Inggris pertama yang memenangkan Liga Primer selama empat musim berturut-turut.

Semua detail ini menunjukkan dominasi mutlak Pep Guardiola di sepak bola domestik Inggris selama periode 2016-hingga saat ini.

Pep Guardiola has confirmed three Man City starters vs Villarreal -  Manchester Evening News

🌍 Puncak Eropa: Meraih Treble Kontinental (Musim 2022/2023)

Momen puncak kepelatihan Pep Guardiola di Manchester City adalah pada musim 2022/2023. Setelah beberapa kali gagal di Liga Champions UEFA (UCL), akhirnya ia berhasil meraih gelar yang paling didambakan klub.

  • Pemenang Treble: City berhasil menyamai rekor Manchester United (1999) dengan memenangkan Treble Kontinental—Liga Primer, Piala FA, dan Liga Champions UEFA—dalam satu musim yang sama. Ini menegaskan status mereka sebagai tim terbaik di Eropa.

  • Gelar UCL: Kemenangan 1-0 atas Inter Milan di final mengakhiri penantian panjang Guardiola dan City untuk trofi Liga Champions pertama klub.

👑 Penutup Era dan Penguasaan Dunia (Saat Ini)

Musim 2023/2024 semakin memperkuat status City di kancah global.

  • Gelar Dunia: City menambah koleksi trofi mereka dengan memenangkan Piala Super UEFA (2023) dan Piala Dunia Antarklub FIFA (2023), yang secara resmi menobatkan mereka sebagai klub terbaik di dunia.

  • Gelar Premier League ke-6: City berhasil mempertahankan gelar Premier League lagi, memenangkan gelar ke-6 mereka di bawah Guardiola pada musim 2023/2024.


🏅 Ringkasan Gelar Utama Bersama Manchester City (Sejak Juli 2016)

Hingga saat ini, Pep Guardiola telah mempersembahkan total 17 gelar untuk Manchester City, menjadikannya manajer paling sukses dalam sejarah klub:

Kompetisi Jumlah Gelar Musim Kemenangan
Premier League 6 2017/18, 2018/19, 2020/21, 2021/22, 2022/23, 2023/24
EFL Cup 4 2017/18, 2018/19, 2019/20, 2020/21
FA Cup 2 2018/19, 2022/23
UEFA Champions League 1 2022/23
UEFA Super Cup 1 2023
FIFA Club World Cup 1 2023
Community Shield 2 2018, 2019
Total Gelar 17

Guardiola telah menunjukkan kemampuan adaptasi yang luar biasa, membangun tim yang terus berevolusi, dan meninggalkan warisan taktis yang tak tertandingi di sepak bola Inggris.


🥇 Musim Treble Manchester City (2022/2023): Mahakarya Pep Guardiola

Musim 2022/2023 adalah puncak dari proyek jangka panjang Pep Guardiola di Manchester City. Tim ini menunjukkan performa yang dominan dan fleksibilitas taktis yang luar biasa, ditandai dengan perubahan formasi kunci dan munculnya bintang baru.

1. 🏴󠁧󠁢󠁥󠁮󠁧󠁿 Liga Primer (Juara)

Manchester City menghadapi perlawanan sengit dari Arsenal di awal musim. City sempat tertinggal cukup jauh, tetapi mereka menunjukkan konsistensi yang superior di paruh kedua musim.

  • Pengejaran: City melancarkan pengejaran gelar yang dramatis pada bulan Maret dan April 2023, memanfaatkan slip Arsenal. Pertandingan krusial adalah kemenangan 4-1 atas Arsenal di Etihad pada 26 April 2023, yang secara efektif mengamankan keunggulan mereka.

  • Peran Erling Haaland: Kedatangan Erling Haaland menjadi faktor pembeda. Ia memecahkan rekor gol terbanyak dalam satu musim Liga Primer, mencetak 36 gol di liga saja.

  • Penobatan: Manchester City dinobatkan sebagai juara pada 20 Mei 2023, setelah Arsenal kalah dari Nottingham Forest. Ini adalah gelar Liga Primer ketiga City secara berturut-turut.

2. 🏆 Piala FA (Juara)

Perjalanan Piala FA City ditandai dengan kemenangan atas tim-tim kuat, yang berpuncak pada Derby Manchester di final.

  • Final: City menghadapi rival sekota, Manchester United, di Stadion Wembley pada 3 Juni 2023.

  • Momen Kunci: Kapten İlkay Gündoğan mencetak sejarah dengan mencetak gol tercepat dalam sejarah final Piala FA hanya dalam 12 detik. Gündoğan kemudian menambahkan gol kedua, memastikan kemenangan 2-1 atas United.

  • Signifikansi: Kemenangan ini memastikan gelar kedua City dan membuat mereka berada di jalur untuk meraih Treble.

3. 🇪🇺 Liga Champions UEFA (Juara)

Inilah trofi yang paling ditunggu. Setelah beberapa kali kegagalan di fase gugur dan final, City akhirnya mengakhiri penantian gelar Liga Champions mereka.

  • Fase Gugur yang Dominan: City menunjukkan kekuatan Eropa yang sesungguhnya:

    • Perempat Final: Mengalahkan Bayern Munich dengan agregat 4-1.

    • Semi Final: Menghancurkan Real Madrid, juara bertahan, dengan agregat 5-1 (termasuk kemenangan telak 4-0 di leg kedua di Etihad yang dianggap sebagai salah satu penampilan terbaik tim Guardiola).

  • Final: Menghadapi Inter Milan di Istanbul, Turki, pada 10 Juni 2023.

  • Kemenangan Bersejarah: Pertandingan final yang tegang berakhir dengan skor 1-0 berkat gol pada menit ke-68 dari gelandang bertahan Rodri.

  • Pencapaian: Kemenangan ini memastikan gelar Liga Champions pertama City dan melengkapi Treble Kontinental, menjadikan City klub Inggris kedua yang pernah mencapai prestasi ini.

Pep Guardiola chooses the greatest soccer player in history

🌟 Perubahan Taktis Kunci Pep Guardiola

Kesuksesan Treble tidak lepas dari adaptasi taktis brilian Pep Guardiola.

Aspek Taktis Penjelasan
Peralihan Formasi Guardiola beralih dari formasi 4-3-3 tradisionalnya ke formasi yang lebih fluid, seringkali terlihat seperti 3-2-4-1 saat menyerang.
Peran John Stones John Stones dipindahkan dari bek tengah ke peran inverted full-back (bek sayap terbalik) atau hybrid midfielder. Saat City menguasai bola, ia bergerak ke lini tengah bersama Rodri, membentuk “Double Pivot” yang memberikan stabilitas pertahanan dan superioritas playmaking di tengah.
Haaland sebagai Fokus Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, di mana City bermain tanpa striker sentral (False 9), keberadaan Erling Haaland (seorang striker No. 9 murni) memungkinkan City untuk bermain lebih langsung dan memanfaatkan umpan silang dan transisi cepat.

Musim 2022/2023 akan dikenang sebagai salah satu pencapaian terbesar dalam sejarah kepelatihan Pep Guardiola dan diakui sebagai musim paling sukses bagi Manchester City.


1. Erling Haaland: Mesin Pencetak Gol

Kedatangan Erling Haaland adalah perubahan terbesar dalam taktik Pep Guardiola. Ia menggantikan gaya bermain False 9 yang sebelumnya diterapkan City dengan kehadiran striker sentral murni yang mematikan.

Peran Kunci

  • Striker Sentral Murni (Nomor 9): Perannya adalah menjadi target utama di kotak penalti. Ia menarik perhatian bek tengah lawan, menciptakan ruang bagi Kevin De Bruyne dan gelandang lainnya.

  • Penyelesaian Akhir: Ia dikenal karena insting golnya yang luar biasa, menggunakan kecepatan, kekuatan fisik, dan pergerakan cerdas untuk menembus pertahanan lawan dan mengkonversi peluang dengan efisiensi tinggi.

  • Pemecah Rekor: Haaland menjadi fokus serangan, memastikan bahwa setiap umpan silang dan umpan terobosan memiliki target yang mematikan.

Statistik Musim 2022/2023

Haaland memecahkan beberapa rekor gol dalam musim debutnya:

Kompetisi Jumlah Pertandingan Gol Assist Catatan Kunci
Premier League 35 36 8 Memecahkan rekor gol terbanyak dalam satu musim EPL (format 38 pertandingan). Meraih Sepatu Emas EPL.
Liga Champions UEFA 11 12 1 Meraih Sepatu Emas UCL.
Piala FA 4 3 0
Piala Liga (EFL Cup) 2 1 0
Total Keseluruhan 53 52 9 Mencetak lebih dari satu gol per pertandingan rata-rata.

2. Rodri: Jangkar dan Jantung Tim

Jika Haaland adalah penyelesai, maka Rodri adalah otak yang menggerakkan sistem City dari lini tengah. Perannya sangat penting, terutama dengan penyesuaian taktis inverted full-back yang dilakukan Guardiola.

Peran Kunci

  • Gelandang Bertahan (DM/Jangkar): Rodri adalah tembok pertahanan pertama City, bertanggung jawab untuk memutus serangan lawan dan melindungi empat bek.

  • Pengatur Tempo (The Pivot): Ia memiliki akurasi umpan yang sangat tinggi, berfungsi sebagai meteran pengatur tempo tim. Semua serangan City sering kali berawal dari operan-operan akurat Rodri.

  • Gelandang Hybrid (Musim Treble): Dengan John Stones sering maju ke lini tengah, Rodri bertindak sebagai pilar stabil dalam formasi 3-2 saat menguasai bola, memastikan tim tetap seimbang dan terlindungi dari serangan balik.

  • Pencetak Gol Krusial: Rodri dikenal sebagai pemain yang jarang mencetak gol, namun ia mencetak gol paling penting musim itu, yaitu gol tunggal di Final Liga Champions UEFA melawan Inter Milan.

Statistik Musim 2022/2023

Statistik Rodri mencerminkan dominasinya dan volume kerjanya di lini tengah:

Kompetisi Jumlah Pertandingan Gol Assist Catatan Kunci
Total Keseluruhan 56 4 7 Gelandang City dengan menit bermain terbanyak.
Rata-rata Akurasi Umpan: Secara konsisten berada di atas 91%, menunjukkan kontrol bola yang luar biasa.
Final UCL: 1 1 0 Mencetak satu-satunya gol penentu kemenangan. Dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Liga Champions UEFA Musim 2022/2023.
Peringkat Individu: Termasuk dalam PFA Team of the Year dan UEFA Champions League Team of the Season.

Haaland dan Rodri adalah representasi sempurna dari kesuksesan musim 2022/2023: Haaland memberikan ketajaman klinis yang selalu dibutuhkan City, sementara Rodri memberikan stabilitas, kontrol, dan gol penentu yang mengamankan semua trofi utama.

Penulis Ponogo

Leave a Reply