duniabola Juventus kembali menghadapi musim yang mengecewakan pada 2025/2026. Setelah hanya kalah empat kali musim lalu, Bianconeri justru tercecer dari empat besar Serie A akibat performa lini depan yang jauh dari harapan.
Juventus gagal lolos ke Liga Champions. Pasukan Luciano Spalletti hanya mampu finis peringkat enam.
Masalah terbesar Juventus musim ini ada pada produktivitas striker mereka. Jonathan David hanya mencetak delapan gol sepanjang musim, Dusan Vlahovic 10 gol, dan Kenan Yildiz 11 Gol.
Robert Lewandowski Masih Tajam
Nama Robert Lewandowski menjadi kandidat paling menarik untuk Bianconeri . Striker asal Polandia itu akan berstatus bebas transfer setelah kontraknya bersama Barcelona berakhir musim panas nanti.
Meski sudah berusia 37 tahun, Lewandowski masih produktif di depan gawang. Ia berhasil mencetak 19 gol musim ini, jumlah yang bahkan belum mampu dilampaui pemain Juventus mana pun.
Serie A juga dikenal ramah bagi striker veteran dalam beberapa tahun terakhir. Gaya bermain Lewandowski yang mengandalkan penyelesaian akhir dinilai masih sangat cocok untuk kompetisi Italia.
Juventus membutuhkan sosok finisher murni di kotak penalti. Kehadiran Lewandowski dapat menjadi peningkatan besar dibanding David maupun Vlahovic.
Igor Jesus Tawarkan Tenaga dan Kecepatan

Pilihan lain yang mulai masuk radar Juventus adalah Igor Jesus dari Nottingham Forest. Penyerang Brasil itu tampil impresif dengan koleksi 16 gol di semua kompetisi musim ini.
Tujuh gol di antaranya lahir saat Nottingham Forest melaju hingga semifinal Liga Europa. Penampilan tersebut membuat nilai pasarnya ikut melonjak dalam beberapa bulan terakhir.
Igor Jesus sebelumnya direkrut Forest dari Botafogo seharga 10 juta poundsterling (sekitar Rp220 miliar).
Berbeda dengan Lewandowski, Igor Jesus menawarkan kecepatan dan kekuatan fisik. Ia juga aktif melakukan pressing dan mampu menahan bola untuk membuka ruang bagi rekan setim.
Namun, produktivitas golnya belum setara dengan striker elite Eropa. Juventus kini harus menentukan apakah mereka lebih membutuhkan finisher tajam atau penyerang dengan mobilitas tinggi.
Gonzalo Garcia Bisa Jadi Investasi Masa Depan
Nama terakhir yang mulai dikaitkan dengan Juventus adalah Gonzalo Garcia milik Real Madrid. Penyerang muda Spanyol itu mulai dikenal luas usai tampil apik di Piala Dunia Antarklub tahun lalu.
Garcia mencetak empat gol dalam enam pertandingan dan bahkan pernah membobol gawang Juventus di babak 16 besar. Namun, setelah itu, ia kembali menjalani peran pelapis di belakang Kylian Mbappe.
Musim ini, Garcia tetap mampu mencetak delapan gol meski menit bermainnya terbatas. Striker berusia 22 tahun itu juga sempat mencatat hattrick ke gawang Real Betis pada Januari lalu.
Juventus dapat memberinya kesempatan tampil reguler sebagai striker utama. Situasi itu pernah berhasil dilakukan Bianconeri saat merekrut Alvaro Morata dari Real Madrid beberapa tahun lalu.

Kini, Juventus harus bergerak cepat di bursa transfer musim panas. Tanpa tambahan striker berkualitas, krisis gol Bianconeri berpotensi kembali berlanjut musim depan.
Selain ketiga nama di atas, Juventus juga dikabarkan tengah memantau beberapa opsi alternatif di pasar transfer untuk memastikan lini serang mereka benar-benar pulih. Manajemen Si Nyonya Tua menyadari bahwa kegagalan lolos ke Liga Champions tidak hanya memukul telak reputasi klub, tetapi juga mengurangi pendapatan secara signifikan. Oleh karena itu, investasi pada sektor penyerang menjadi harga mati yang tidak bisa ditawar lagi bagi Luciano Spalletti jika ingin mengembalikan kejayaan klub di Turin.
Direktur Olahraga Juventus dilaporkan sedang menimbang opsi peminjaman dengan klausul pembelian permanen untuk menyiasati keterbatasan anggaran akibat absen dari kompetisi tertinggi Eropa. Beberapa agen pemain top bahkan mulai menawarkan klien mereka, mengingat daya tarik Juventus sebagai salah satu klub raksasa Italia tetap memikat bagi banyak pesepak bola dunia. Spalletti sendiri menginginkan sosok yang tidak hanya tajam, tetapi juga memiliki mentalitas juara untuk membimbing para pemain muda seperti Kenan Yildiz.
Dukungan dari sektor gelandang kreatif juga menjadi perhatian tim kepelatihan. Sebagus apa pun striker yang akan didatangkan nanti, mereka tetap membutuhkan suplai bola yang matang. Pergerakan Juventus di bursa transfer musim panas ini diprediksi akan menjadi salah satu yang paling sibuk demi merombak skuad secara massal dan mengembalikan posisi Bianconeri ke habitat aslinya, yaitu papan atas Serie A.

