AC Milan Tertinggal Dua Gol pada Babak Pertama
Dunia Bola – AC Milan memulai agenda pramusim 2026/2027 dengan menghadapi Celtic di Celtic Park, Sabtu (25/7) malam WIB. Dalam pertandingan yang berlangsung sengit tersebut, Rossoneri harus puas membawa pulang hasil imbang 2-2 setelah sempat tertinggal dua gol pada babak pertama.
Laga ini menjadi ujian perdana bagi skuad asuhan Ruben Amorim yang masih belum tampil dengan kekuatan penuh. Sejumlah pemain inti belum bisa diturunkan karena masih menjalani pemulihan cedera maupun baru kembali dari masa libur usai Piala Dunia. Situasi tersebut membuat beberapa pemain muda mendapat kesempatan untuk menunjukkan kualitas mereka.
Sejak menit awal, Milan sebenarnya mencoba menguasai jalannya pertandingan dengan membangun serangan dari lini belakang. Namun, sejumlah kesalahan individu justru dimanfaatkan dengan baik oleh Celtic yang tampil lebih siap karena sudah berada di tahap akhir persiapan menyambut musim kompetisi domestik.
Celtic Manfaatkan Kesalahan Milan
Keunggulan Celtic tercipta pada menit ke-12 melalui Camilo Duran. Gol tersebut berawal dari umpan balik Strahinja Pavlovic yang gagal mencapai Lorenzo Torriani. Kesalahan itu dimanfaatkan Duran untuk membawa tuan rumah unggul lebih dulu.
Tekanan Celtic terus berlanjut hingga akhirnya mereka menggandakan keunggulan pada menit ke-28. Kali ini James Forrest berhasil mencatatkan namanya di papan skor setelah menerima umpan dari Duran. Gol tersebut kembali diawali kesalahan operan pemain Milan, Samuele Ricci, yang membuat lini pertahanan Rossoneri kehilangan keseimbangan.
Meski tertinggal dua gol, Milan tetap berusaha memberikan perlawanan. Beberapa peluang berhasil diciptakan, tetapi rapatnya pertahanan Celtic membuat penyelesaian akhir tim tamu belum maksimal. Di sisi lain, Lorenzo Torriani juga tampil cukup impresif dengan melakukan penyelamatan penting untuk menggagalkan tendangan bebas Luke McCowan menjelang turun minum.
Francesco Camarda Jadi Pembeda di Babak Kedua
Memasuki babak kedua, Ruben Amorim melakukan sejumlah perubahan komposisi pemain. Pergantian tersebut langsung memberikan dampak positif terhadap permainan Milan yang tampil lebih agresif dan berani menekan pertahanan lawan.
Hanya dua menit setelah babak kedua dimulai, Francesco Camarda berhasil memenangkan hadiah penalti setelah dijatuhkan di area terlarang. Penyerang muda berbakat tersebut kemudian maju sebagai eksekutor dan menjalankan tugasnya dengan tenang untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2.
Gol tersebut meningkatkan kepercayaan diri Milan. Intensitas serangan Rossoneri semakin meningkat, sementara Celtic mulai kesulitan mempertahankan ritme permainan yang mereka tampilkan pada babak pertama.
Dua Gol Camarda Selamatkan Rossoneri
Francesco Camarda kembali menunjukkan ketajamannya pada menit ke-52. Memanfaatkan umpan silang akurat dari Samuel Chukwueze, striker muda Italia itu berhasil menyundul bola ke tiang jauh dan mengubah skor menjadi 2-2.
Dua gol tersebut menjadi bukti kualitas Camarda sebagai salah satu talenta muda paling menjanjikan yang dimiliki AC Milan. Selain memiliki naluri mencetak gol yang baik, ia juga mampu memanfaatkan setiap peluang yang datang dengan penyelesaian yang efektif.
Setelah skor kembali imbang, kedua tim sama-sama memperoleh peluang untuk mencetak gol kemenangan. Celtic beberapa kali mengancam melalui serangan balik cepat, sedangkan Milan terus mencoba mendominasi penguasaan bola dan membangun serangan dari berbagai sisi lapangan.
Namun, hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada tambahan gol yang tercipta. Pertandingan pun berakhir dengan skor 2-2.
Modal Positif untuk Persiapan Musim Baru
Walaupun belum berhasil meraih kemenangan, hasil imbang ini tetap memberikan sejumlah catatan positif bagi AC Milan. Tim menunjukkan karakter kuat dengan mampu bangkit setelah tertinggal dua gol, sekaligus memperlihatkan efektivitas perubahan taktik yang dilakukan Ruben Amorim pada babak kedua.
Performa Francesco Camarda menjadi sorotan utama dalam laga ini. Dua gol yang dicetaknya bukan hanya menyelamatkan Milan dari kekalahan, tetapi juga mempertegas potensinya sebagai pemain muda yang siap bersaing mendapatkan menit bermain lebih banyak pada musim 2026/2027.
Bagi Rossoneri, hasil ini menjadi bekal berharga untuk terus menyempurnakan performa selama rangkaian pramusim. Masih ada beberapa evaluasi yang harus dilakukan, terutama dalam mengurangi kesalahan saat membangun serangan dari lini belakang. Namun, semangat juang yang diperlihatkan hingga akhir pertandingan menjadi sinyal positif menjelang dimulainya kompetisi resmi.
Hasil Pramusim: Francesco Camarda Selamatkan AC Milan dari Kekalahan Lawan Celtic
AC Milan mengawali pramusim 2026/2027 dengan hasil imbang 2-2 melawan Celtic. Francesco Camarda tampil gemilang lewat dua gol yang menyelamatkan Rossoneri dari kekalahan di Celtic Park.

