Erling Haaland Bikin Sejarah di Manchester City, Rekor Legendaris Sergio Aguero Terpecahkan

Erling Haaland

DuniaBola – Erling Haaland kembali membuktikan dirinya sebagai salah satu mesin gol paling berbahaya di dunia. Penyerang Manchester City tersebut mencatat sejarah baru ketika membawa timnya meraih kemenangan 1-0 atas Coventry City pada pekan ketiga Premier League 2026/2027, Sabtu (5/9/2026).

Haaland menjadi pencetak gol tunggal dalam pertandingan yang berlangsung di Etihad Stadium tersebut. Namun, gol itu memiliki makna jauh lebih besar daripada sekadar mengamankan tiga poin untuk The Citizens.

Sundulan Haaland ke gawang Coventry membuatnya memecahkan salah satu rekor yang sebelumnya menjadi milik legenda Manchester City, Sergio Aguero. Pada saat bersamaan, pemain asal Norwegia itu juga mencapai tonggak luar biasa dengan mencetak 300 gol di level klub.

Sundulan Erling Haaland Lewati Rekor Sergio Aguero

Gol Erling Haaland tercipta pada menit ke-26. Berawal dari aksi Enzo Fernandez yang memberikan bola kepada Antoine Semenyo, pemain sayap tersebut kemudian mengirimkan umpan silang ke area berbahaya.

Haaland bergerak cepat melepaskan diri dari kawalan pemain Coventry sebelum menyambut umpan tersebut dengan sundulan keras. Bola meluncur deras ke gawang dan tidak mampu dihentikan Carl Rushworth.

Gol tersebut merupakan sundulan ke-20 Erling Haaland untuk Manchester City di Premier League.

Angka tersebut membuat Haaland resmi melewati rekor Sergio Aguero yang sebelumnya mencatatkan 19 gol melalui sundulan selama memperkuat Manchester City di Premier League.

Dengan demikian, Erling Haaland kini berada di posisi teratas dalam daftar pencetak gol sundulan sepanjang sejarah Manchester City di Premier League.

Di belakangnya terdapat Aguero dengan 19 gol, kemudian Edin Dzeko dengan 12 gol, Gabriel Jesus dengan 10 gol, dan Raheem Sterling dengan sembilan gol.

Menariknya, rekor tersebut kembali menunjukkan bagaimana Haaland mampu mengembangkan permainannya. Meski dikenal sebagai striker yang mengandalkan kekuatan fisik dan penyelesaian akhir menggunakan kaki, kemampuan Haaland dalam memanfaatkan bola-bola udara juga semakin mematikan.

Gol ke-300 dalam Karier Klub

Pencapaian Haaland tidak berhenti pada pemecahan rekor Sergio Aguero.

Gol ke gawang Coventry juga menjadi gol ke-300 dalam karier klub sang striker. Pencapaian tersebut diraih ketika Haaland baru berusia 26 tahun.

Dari total tersebut, Haaland sudah mencetak 165 gol bersama Manchester City. Sebelum menjadi bagian dari skuad The Citizens, ia mencatatkan 86 gol bersama Borussia Dortmund, 29 gol ketika membela Red Bull Salzburg, dan 20 gol bersama Molde.

Perjalanan tersebut menunjukkan betapa luar biasanya produktivitas Haaland sejak masih bermain di Norwegia.

Dari Molde, ia kemudian berkembang pesat di Salzburg sebelum mencuri perhatian dunia bersama Dortmund. Manchester City akhirnya menjadi panggung terbesar dalam kariernya, dan Haaland terus membuktikan bahwa dirinya mampu mempertahankan ketajaman di level tertinggi sepak bola Inggris.

Erling Haaland Terus Mengejar Aguero

Meski sudah melewati Aguero dalam urusan gol sundulan di Premier League, Erling Haaland masih memiliki pekerjaan besar jika ingin merebut status pencetak gol terbanyak sepanjang masa Manchester City.

Aguero mengakhiri kariernya di Manchester City dengan 260 gol dalam 390 pertandingan. Sementara itu, Erling Haaland kini telah mengoleksi 165 gol hanya dalam 202 pertandingan untuk klub tersebut.

Artinya, Erling Haaland masih membutuhkan 96 gol lagi untuk menyamai jumlah gol Aguero.

Namun, dengan usia yang masih 26 tahun dan produktivitasnya yang luar biasa, bukan sesuatu yang mustahil jika Haaland akhirnya mampu mengambil alih posisi Aguero sebagai pencetak gol terbanyak dalam sejarah Manchester City.

Bahkan, Haaland sudah memecahkan sejumlah rekor Aguero selama beberapa tahun terakhir. Salah satunya adalah rekor gol Manchester City di Liga Champions. Haaland telah mencapai 49 gol di kompetisi tersebut, melewati catatan Aguero yang berhenti di angka 47.

300 Gol dengan Kecepatan Luar Biasa

Pencapaian 300 gol Erling Haaland juga menjadi istimewa karena kecepatan dirinya mencapai angka tersebut.

Menurut data yang dihimpun sejumlah media, Haaland mencapai 300 gol klub dalam sekitar 384 pertandingan. Catatan tersebut membuatnya mencapai milestone tersebut lebih cepat dibandingkan sejumlah superstar seperti Kylian Mbappe, Cristiano Ronaldo, dan Harry Kane.

Dalam perbandingan tersebut, Lionel Messi masih menjadi pemain yang mencapai 300 gol klub dalam jumlah pertandingan lebih sedikit.

Namun, Haaland tetap berada dalam kelompok elite yang mampu mencapai angka tersebut pada usia yang sangat muda.

Yang membuat pencapaiannya semakin mengesankan adalah sebagian besar gol tersebut datang ketika Haaland bermain di kompetisi elite Eropa.

Manchester City Masih Sempurna

Gol Erling Haaland juga memastikan Manchester City mempertahankan rekor sempurna pada awal Premier League 2026/2027.

Kemenangan 1-0 atas Coventry menjadi kemenangan ketiga City dari tiga pertandingan liga. Dengan demikian, pasukan Enzo Maresca mengoleksi sembilan poin dari tiga laga.

Meski menang, pertandingan melawan Coventry tidak berjalan mudah.

Manchester City mendominasi penguasaan bola dan mampu mengontrol sebagian besar jalannya pertandingan. Namun, Coventry beberapa kali memberikan ancaman serius, terutama pada babak kedua.

Gianluigi Donnarumma menjadi salah satu pemain penting yang membantu City mempertahankan keunggulan hingga pertandingan berakhir.

Kemenangan tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa Manchester City tetap mampu mendapatkan hasil maksimal meskipun belum menunjukkan permainan yang benar-benar dominan seperti yang sering terlihat pada era sebelumnya.

Debut Enzo Fernandez Langsung Berbuah Assist

Pertandingan melawan Coventry juga menjadi momen penting bagi Enzo Fernandez.

Gelandang Argentina tersebut menjalani debutnya bersama Manchester City dan langsung memberikan kontribusi besar. Fernandez terlibat dalam proses terciptanya gol Erling Haaland sebelum bola diteruskan kepada Semenyo untuk kemudian dikirimkan ke sang striker.

Fernandez sendiri bergabung dengan Manchester City dari Chelsea dalam transfer bernilai sekitar £125 juta, yang menyamai rekor transfer Inggris. Ia menjadi salah satu bagian penting dari perombakan besar skuad City pada musim panas 2026.

Debut tersebut tentu memberikan sinyal positif bagi City. Kehadiran Fernandez di lini tengah diharapkan dapat memberikan kreativitas tambahan sekaligus membantu klub tetap kompetitif setelah sejumlah perubahan besar dalam skuad.

Haaland Belum Berhenti

Bagi Haaland, rekor terbaru ini kemungkinan hanyalah satu dari banyak pencapaian yang masih akan datang.

Dengan 165 gol bersama Manchester City, ia sudah berada di posisi kedua dalam daftar pencetak gol klub sepanjang masa. Namun, jarak menuju Aguero masih cukup besar.

Jika mampu mempertahankan rata-rata gol seperti beberapa musim terakhir, Haaland berpeluang besar memangkas jarak tersebut dalam beberapa tahun mendatang.

Terlebih, Haaland masih berada di usia 26 tahun. Artinya, secara matematis ia masih memiliki banyak waktu untuk menambah koleksi gol dan mengejar berbagai rekor klub maupun Premier League.

Setiap musim, Erling Haaland terus menambahkan catatan baru ke dalam statistiknya. Rekor gol tercepat, jumlah gol dalam satu musim, berbagai pencapaian Premier League, hingga kini rekor gol sundulan Manchester City yang sebelumnya menjadi milik Aguero telah berhasil ia taklukkan.

Era Baru Sang Mesin Gol

Sergio Aguero tetap menjadi salah satu legenda terbesar dalam sejarah Manchester City. Selama satu dekade di Etihad Stadium, striker Argentina tersebut memberikan banyak momen ikonik dan menjadi bagian penting dari transformasi City menjadi kekuatan utama Inggris.

Namun, kini Haaland perlahan mulai menulis babnya sendiri.

Rekor 19 gol sundulan Aguero telah dilewati. Haaland juga sudah mengoleksi 300 gol di level klub dan 165 gol bersama Manchester City.

Jika produktivitasnya terus terjaga, bukan hanya rekor sundulan Aguero yang berpotensi menjadi miliknya. Rekor 260 gol Aguero untuk Manchester City juga semakin terlihat sebagai target nyata.

Gol ke gawang Coventry akhirnya menjadi lebih dari sekadar gol kemenangan. Itu merupakan penanda bahwa Haaland sedang memasuki fase baru dalam perjalanan kariernya—fase ketika namanya tidak lagi sekadar dibandingkan dengan para striker terbaik generasinya, tetapi mulai ditempatkan dalam pembicaraan mengenai legenda terbesar dalam sejarah Manchester City.

Dan dengan usianya yang masih 26 tahun, perjalanan Haaland menuju puncak tersebut tampaknya masih sangat panjang.

Leave a Reply