duniabola Al Nassr berhasil mengalahkan Al Ahli dengan skor 2-0 di laga pekan ke-30 Liga Arab Saudi 2025/2026 di Al Awwal Park, Kamis (30/4/2026) dini hari WIB.
Pertandingan tersebut berlangsung dngan alot, khususnya di babak pertama. Kedua tim sama-sama tak bisa menciptakan banyak peluang emas.
Kebuntuan baru tercipta di babak kedua melalui Cristiano Ronaldo. Kinglsey Coman memastikan Al Nassr memetik tiga poin di laga tersebut.
Hasil itu membuat Ronaldo kini makin dekat dengan gelar juara Saudi Pro League perdananya. Al Nassr kini makin kokoh di pucuk klasemen dengan koleksi 79 poin dari 30 poin, unggul delapan angka dari Al Hilal di posisi kedua.
Namun Al Hilal baru bermain 29 kali. Sedangkan Al Ahli ada di peringkat tiga dengan raihan 66 poin dari jumlah laga yang sama.
Babak Pertama Al Nassr vs Al Ahli
Pertandingan antara Al Nassr dan Al Ahli langsung berjalan ketat sejak awal. Namun sang tamu bisa sedikit mendominasi.
Pada menit ke-11, Al Ahli menciptakan peluang lebih dulu lewat tembakan jarak jauh Ibanez setelah menerima umpan Riyad Mahrez. Namun, bola masih melebar ke sisi kiri dan belum mengancam gawang secara serius.
Tekanan Al Ahli berlanjut dua menit kemudian saat Merih Demiral menanduk bola dari dalam kotak penalti. Meski mengarah ke sudut bawah, kiper Bento tampil sigap untuk menggagalkan peluang tersebut.
Al Nassr mulai keluar dari tekanan pada menit ke-16 melalui percobaan Mohamed Simakan yang memanfaatkan bola mati dari Cristiano Ronaldo. Sayangnya, sepakan Simakan masih melambung dan belum menemui sasaran.
Pada menit ke-22, Cristiano Ronaldo mendapat peluang emas dari dalam kotak penalti usai menerima umpan Joao Felix. Namun, penyelamatan gemilang Edouard Mendy membuat CR7 gigit jari.
Setelah itu tak ada peluang berarti yang tercipta sampai turun minum. Skor tetap imbang hingga akhir babak pertama.

Babak Kedua Al Nassr vs Al Ahli
Memasuki babak kedua, Al Nassr tampil lebih dominan. Mereka terus menekan pertahanan Al Ahli.
Pada menit ke-76, Ronaldo akhirnya berhasil memecah kebuntuan. Ia menjebol gawang sang tamu melalui sundulan tajam memanfaatkan umpan silang Joao Felix dari situasi sepak pojok. 1-0!
Menjelang akhir laga, Al Nassr memastikan kemenangan melalui gol Kingsley Coman pada menit ke-90. Ia memaksimalkan umpan dari Aiman Yahya yang menanduk bola dari situasi sepak pojok. 2-0!
Al Nassr hampir saja mencetak gol ketiganya di masa injury time. Joao Felix melepas tembakan bebas yang tajam tetapi bola hanya membentur mistar.
Peluang itu menutup pertandingan babak kedua. Al Nassr 2-0 Al Ahli.
Dominasi Al Nassr di Al Awwal Park

Kemenangan 2-0 Al Nassr atas Al Ahli bukan sekadar tambahan tiga poin biasa; ini adalah pernyataan tegas bahwa armada Stefano Pioli (atau pelatih yang menjabat di musim 2025/2026 ini) memiliki mentalitas juara yang sulit dibendung. Pertandingan ini memperlihatkan bagaimana kematangan sebuah tim dalam mengelola tekanan dan mengeksploitasi celah kecil dalam pertahanan lawan yang disiplin.
Strategi dan Perubahan Taktik
Di babak pertama, Al Ahli yang dipimpin oleh barisan bintang seperti Riyad Mahrez dan Roberto Firmino sebenarnya berhasil meredam agresivitas tuan rumah. Dengan menempatkan blok pertahanan menengah yang rapat, mereka memaksa Cristiano Ronaldo harus sering turun ke tengah untuk menjemput bola. Hal ini sempat membuat aliran serangan Al Nassr terlihat buntu. Namun, kunci kemenangan Al Nassr terletak pada kesabaran mereka dalam melakukan transisi permainan di babak kedua.
Masuknya tenaga segar dan perubahan peran Joao Felix menjadi playmaker yang lebih bebas terbukti menjadi kartu as. Pemain asal Portugal tersebut berkali-kali merepotkan lini belakang Al Ahli dengan pergerakan tanpa bolanya. Assist yang ia berikan untuk gol Ronaldo melalui sepak pojok adalah buah dari tekanan konstan yang dipaksakan Al Nassr sejak menit ke-60, yang memaksa pemain bertahan Al Ahli melakukan kesalahan-kesalahan kecil di area berbahaya.
Magis Cristiano Ronaldo di Usia Senja
Meskipun usianya sudah tidak muda lagi, Cristiano Ronaldo kembali membuktikan bahwa insting golnya tetap berada di level tertinggi. Gol sundulannya pada menit ke-76 adalah contoh klasik dari penempatan posisi yang sempurna dan kekuatan fisik yang tetap terjaga. Di saat tim membutuhkan pemecah kebuntuan, CR7 muncul sebagai protagonis utama. Gol tersebut tidak hanya meruntuhkan moral pemain Al Ahli, tetapi juga membakar semangat ribuan suporter di Al Awwal Park.
Kehadiran Kingsley Coman sebagai pencetak gol kedua juga memberikan dimensi baru dalam serangan Al Nassr. Kecepatan dan kemampuan finishing Coman memberikan opsi serangan balik yang mematikan, yang akhirnya terbukti mampu menyegel kemenangan saat Al Ahli mulai bermain terbuka demi mengejar ketertinggalan.
Peta Persaingan Gelar Juara
Dengan raihan 79 poin, Al Nassr kini berada di posisi yang sangat menguntungkan. Berikut adalah tabel klasemen sementara tiga besar pasca pertandingan:
Skenario Pekan Terakhir
Meskipun unggul delapan angka, posisi Al Nassr belum sepenuhnya aman secara matematis karena Al Hilal masih mengantongi satu laga sisa. Jika Al Hilal memenangkan laga simpanan mereka, selisih poin akan menyempit menjadi lima angka dengan empat laga tersisa bagi Al Nassr. Namun, melihat konsistensi performa Bento di bawah mistar gawang—yang melakukan penyelamatan krusial dari sundulan Demiral—serta solidnya duet bek tengah Simakan dan Laporte, Al Nassr diprediksi akan sulit kehilangan poin di sisa musim ini.
Kekalahan ini bagi Al Ahli praktis menutup peluang mereka untuk bersaing memperebutkan gelar juara. Kini, fokus mereka harus beralih untuk mengamankan posisi tiga besar demi tiket otomatis ke Liga Champions Asia musim depan, mengingat tekanan dari tim di bawah mereka yang mulai mendekat.
Secara keseluruhan, laga ini menjadi bukti bahwa proyek ambisius Al Nassr mulai membuahkan hasil nyata. Integrasi antara pemain veteran seperti Ronaldo dengan pemain di usia emas seperti Joao Felix dan Kingsley Coman menciptakan harmoni yang membuat mereka menjadi tim paling ditakuti di Saudi Pro League musim 2025/2026. Jika tren positif ini berlanjut, pesta juara di Riyadh hanya tinggal menunggu waktu.

