DuniaBola – Canada berhasil mencatatkan salah satu kemenangan paling bersejarah dalam perjalanan sepak bolanya setelah menumbangkan South Africa dengan skor tipis 1-0 pada babak 32 besar Piala Dunia FIFA 2026. Pertandingan yang berlangsung ketat selama lebih dari 90 menit akhirnya ditentukan oleh gol dramatis Stephen Eustáquio pada masa injury time (90+2′), membawa wakil CONCACAF itu melangkah ke babak 16 besar untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka.
Laga ini menjadi pembuka fase gugur Piala Dunia 2026 yang menggunakan format baru dengan 48 peserta. Sejak peluit awal dibunyikan, kedua tim sama-sama tampil hati-hati karena menyadari bahwa satu kesalahan saja dapat mengakhiri perjalanan mereka di turnamen.
Babak Pertama Berjalan Ketat

Canada tampil lebih dominan dalam penguasaan bola sejak menit awal. Pasukan Jesse Marsch mencoba mengontrol tempo permainan melalui kombinasi umpan pendek yang dipimpin Stephen Eustáquio di lini tengah.
Jonathan David beberapa kali berhasil membuka ruang di lini pertahanan South Africa, namun rapatnya organisasi pertahanan yang dipimpin Ronwen Williams membuat peluang-peluang gagal berbuah gol.
South Africa sendiri lebih banyak mengandalkan serangan balik cepat melalui Oswin Appollis dan rekan-rekannya. Meski beberapa kali mampu memasuki area pertahanan lawan, penyelesaian akhir mereka masih jauh dari kata maksimal.
Salah satu peluang terbaik Canada pada babak pertama datang melalui situasi bola mati ketika sundulan Moïse Bombito berhasil disapu tepat di garis gawang oleh pemain bertahan South Africa. Momen tersebut menjadi penyelamatan krusial yang membuat skor tetap imbang tanpa gol hingga turun minum.
South Africa Bertahan Disiplin
Memasuki babak kedua, South Africa mulai bermain lebih percaya diri. Mereka berhasil memperlambat ritme permainan Canada dan membuat pertandingan berlangsung lebih seimbang.
Ronwen Williams kembali menjadi sosok penting di bawah mistar dengan beberapa penyelamatan penting yang membuat lini depan Canada frustrasi.
Jesse Marsch kemudian memasukkan Alphonso Davies pada babak kedua untuk menambah kecepatan serangan dari sisi kiri. Kehadiran sang bintang langsung mengubah intensitas permainan Canada yang mulai lebih agresif menekan pertahanan lawan.
Gol Penentu di Menit 90+2
Ketika pertandingan tampak akan berlanjut ke babak tambahan waktu, akhirnya menemukan momen yang mereka nantikan.
Pada menit ke-90+2, bola liar hasil kemelut di depan kotak penalti South Africa jatuh ke kaki Stephen Eustáquio. Tanpa ragu, gelandang FC Porto tersebut melepaskan tendangan keras yang mengarah ke pojok gawang dan gagal dijangkau Ronwen Williams.
Gol tersebut langsung memicu selebrasi besar para pemain Canada, sementara para pemain South Africa tampak terpukul karena kebobolan hanya beberapa detik sebelum pertandingan usai.
Pertahanan Canada Tampil Solid
Selain menjadi penentu kemenangan, keberhasilan Canada juga tidak lepas dari performa disiplin lini belakang mereka.
Moïse Bombito dan Derek Cornelius tampil kokoh menjaga pertahanan sepanjang pertandingan. Di sisi lain, South Africa hanya mampu menciptakan sedikit peluang bersih sehingga penjaga gawang Canada relatif tidak mendapat tekanan besar.
Kedisiplinan bertahan menjadi salah satu faktor utama yang membuat Canada mampu menjaga keunggulan hingga peluit panjang berbunyi.
Stephen Eustáquio Jadi Pahlawan

Stephen Eustáquio layak dinobatkan sebagai pemain terbaik pertandingan.
Selain mengatur ritme permainan di lini tengah selama 90 menit, ia juga menjadi pembeda melalui gol spektakulernya pada masa injury time.
Usai pertandingan, Eustáquio terlihat emosional. Laporan terbaru menyebut gelandang berusia 29 tahun itu mempersembahkan gol tersebut untuk kedua orang tuanya yang telah meninggal dunia, sehingga kemenangan ini memiliki makna yang sangat mendalam baginya.
Jesse Marsch Bangga dengan Timnya
Pelatih Canada, Jesse Marsch, tidak dapat menyembunyikan rasa bangganya kepada seluruh pemain.
Ia memuji semangat juang tim yang terus menekan hingga menit-menit terakhir meski sepanjang pertandingan beberapa peluang emas gagal dimanfaatkan.
Menurut Marsch, keberhasilan lolos ke babak 16 besar merupakan pencapaian luar biasa bagi perkembangan sepak bola Canada dan menjadi momen yang akan dikenang oleh generasi berikutnya.
South Africa Pulang dengan Kepala Tegak

Meski harus tersingkir, South Africa sebenarnya menunjukkan organisasi permainan yang cukup baik.
Mereka mampu meredam kreativitas lini tengah Kanada dalam waktu yang lama serta bertahan disiplin hampir sepanjang pertandingan.
Namun kurang tajamnya lini depan membuat mereka gagal memanfaatkan kesempatan ketika memperoleh peluang menyerang.
Kekalahan lewat gol pada menit-menit terakhir tentu menjadi pukulan berat, tetapi penampilan South Africa sepanjang laga tetap mendapat apresiasi karena mampu memberikan perlawanan sengit kepada salah satu tim yang sedang berkembang pesat di kawasan CONCACAF.
Canada Melangkah ke Babak 16 Besar
Dengan kemenangan ini, Canada resmi mencetak sejarah sebagai negara yang untuk pertama kalinya memenangkan pertandingan fase gugur Piala Dunia dan melaju ke babak 16 besar. Mereka dijadwalkan menghadapi pemenang pertandingan antara Morocco dan Netherlands pada fase berikutnya.
Keberhasilan tersebut semakin menegaskan perkembangan pesat sepak bola Kanada dalam beberapa tahun terakhir. Kombinasi pemain muda berbakat seperti Jonathan David, Alphonso Davies, Moïse Bombito, dan Stephen Eustáquio kini menjadikan Kanada sebagai salah satu tim yang patut diperhitungkan di Piala Dunia 2026.
Statistik Singkat Pertandingan
Babak 32 Besar Piala Dunia FIFA 2026
- South Africa 0-1 Canada
- Pencetak gol: Stephen Eustáquio (90+2′)
- Hasil akhir: Canada lolos ke babak 16 besar
- Calon lawan berikutnya: Pemenang Morocco vs Netherlands

