AC Milan kembali menunjukkan mentalitas juara mereka dalam lanjutan pekan Serie A musim ini. Bertandang ke markas Cagliari di Stadion Unipol Domus, tim asuhan raksasa Milan ini berhasil memetik kemenangan tipis namun sangat berharga dengan skor akhir 0-1. Hasil ini menjadi bukti bahwa efisiensi sering kali menjadi kunci utama di tengah jadwal kompetisi yang padat.

Babak Pertama: Pertarungan Taktis yang Alot
Sejak peluit kick-off ditiup, AC Milan langsung mengambil inisiatif untuk menguasai jalannya laga. Dengan penguasaan bola yang dominan, lini tengah Milan yang dikomandoi oleh jenderal lapangan tengah mereka berusaha mencari celah di rapatnya barisan pertahanan Cagliari.
Cagliari, di bawah arahan pelatihnya, menerapkan strategi bertahan yang sangat disiplin dengan blok rendah (low block). Strategi ini sempat membuat para penyerang Milan frustrasi. Beberapa upaya melalui tendangan jarak jauh dan umpan lambung dari sisi sayap masih mampu dipatahkan oleh lini belakang tuan rumah yang tampil cukup militan di depan pendukungnya sendiri. Skor kacamata 0-0 pun bertahan hingga turun minum.
Babak Kedua: Momentum Penentu Kemenangan
Memasuki paruh kedua, intensitas pertandingan meningkat drastis. Milan menaikkan garis pertahanan mereka untuk memberikan tekanan lebih tinggi. Gol yang ditunggu-tunggu akhirnya tercipta melalui sebuah skema serangan balik cepat yang terorganisir dengan sangat baik.

Melalui transisi positif dari tengah ke depan, Milan berhasil mengeksploitasi kelengahan lini belakang Cagliari. Sebuah umpan kunci yang akurat berhasil diselesaikan dengan tenang menjadi gol, yang membuat tribun pendukung tim tamu bergemuruh.
Tuan rumah tidak tinggal diam. Setelah tertinggal satu gol, Cagliari melakukan beberapa pergantian pemain untuk menyegarkan lini serang mereka. Di sepuluh menit terakhir, Milan dipaksa bermain lebih dalam untuk mempertahankan keunggulan. Tekanan bertubi-tubi melalui bola mati dan umpan silang dilancarkan oleh Cagliari, namun penampilan solid penjaga gawang Milan memastikan tiga poin tetap aman dalam genggaman.
Signifikansi bagi Klasemen Serie A
Kemenangan 1-0 ini, meski terlihat minimalis dari segi skor, memiliki dampak yang sangat besar bagi posisi Milan di klasemen. Tambahan tiga poin ini memungkinkan mereka untuk:
-
Menjaga Jarak: Tetap menempel ketat tim-tim di posisi teratas dalam perebutan Scudetto.
-
Kepercayaan Diri: Memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka dalam beberapa laga tandang terakhir.
-
Soliditas Pertahanan: Mencatatkan clean sheet (nirmiskin) yang sangat penting untuk moral para pemain belakang.
Bagi Cagliari, kekalahan ini tentu menjadi bahan evaluasi besar. Meskipun mereka mampu mengimbangi permainan tim besar secara organisasi pertahanan, ketajaman di lini depan menjadi masalah serius yang harus segera dipecahkan jika ingin menjauh dari ancaman zona degradasi.

Rangkuman Pertandingan
-
Skor: Cagliari 0 – 1 Milan
-
Pencapaian: Milan meraih poin penuh di laga tandang yang sulit.
-
Aspek Kunci: Disiplin pertahanan dan efisiensi konversi peluang.
Pertandingan ini kembali menegaskan bahwa dalam kompetisi seketat Serie A, kemenangan tidak selalu harus diraih dengan skor mencolok. Kematangan mental dalam mempertahankan keunggulan tipis sering kali menjadi pembeda antara tim penantang gelar dengan tim lainnya
Penulis : Sandra

