⚽ Kemenangan Gemilang Austria U-17, Italia U-17 Tumbang di Semi-final Piala Dunia

Panggung FIFA U-17 World Cup Qatar 2025™ menjadi saksi terciptanya sejarah bagi sepak bola Austria. Tim nasional Austria U-17 berhasil menumbangkan favorit turnamen, Italy U-17, dengan skor meyakinkan 2-0 dalam laga semi-final yang dramatis pada hari Senin, 24 November 2025 (waktu setempat).
Austria

Kemenangan ini bukan sekadar tiket menuju final, tetapi juga merupakan pencapaian termanis bagi Austria. Ini adalah kali pertama dalam sejarah negara tersebut, di seluruh kategori usia Piala Dunia, Austria berhasil meloloskan timnya ke babak puncak.

Efektivitas Klinis Melawan Dominasi Italia

Pertandingan yang berlangsung di Aspire Zone, Doha, berjalan sesuai prediksi: Italia U-17, yang datang dengan rekor enam kemenangan beruntun, berusaha mendominasi penguasaan bola dan tempo permainan. Lini serang Azzurrini yang dipimpin oleh Samuele Inacio dan Thomas Campaniello, langsung tancap gas dengan beberapa peluang di awal babak pertama. Namun, tembok pertahanan Austria yang dikomandoi oleh Kapten Jakub Pokorny tampil luar biasa disiplin, menangkis setiap ancaman yang datang.

Statistik menunjukkan Italia jauh lebih unggul dalam penguasaan bola (sekitar 69%), namun Austria, di bawah arahan Pelatih Hermann Stadler, dengan cerdik memanfaatkan strategi serangan balik cepat dan efektivitas tembakan.

Bintang lapangan tak terbantahkan adalah Johannes Moser, playmaker serang Austria.

  • Gol Pembuka Krusial (Menit ke-57): Setelah kebuntuan panjang, Moser memecah skor. Menerima bola terobosan cepat, ia bergerak lincah di dalam kotak penalti Italia dan melepaskan tembakan melengkung (curling finish) kaki kiri yang indah ke sudut bawah gawang, membuat kiper Italia, Daniele Franceschini, hanya bisa terpaku.

  • Gol Pengunci di Masa Krusial (Menit ke-90+3): Di masa injury time, ketika Italia sedang gencar mencari gol penyama kedudukan dan mengabaikan lini pertahanan, Moser kembali menjadi momok. Gol kedua tercipta dari situasi tendangan bebas di tepi kotak penalti, yang merupakan hadiah atas pelanggaran keras. Moser mengeksekusi tendangan bebas dengan sempurna, mengirim bola dengan kencang ke pojok atas gawang dan mengunci skor 2-0.

Kekecewaan Azzurrini dan Kartu Merah Borasio

Bagi Italia, kekalahan ini terasa sangat menyakitkan, terutama setelah melalui perjalanan yang fantastis ke babak semi-final, yang merupakan penampilan terbaik mereka dalam 38 tahun terakhir di ajang Piala Dunia U-17. Minimnya killer instinct di depan gawang menjadi pembeda utama.

Puncak frustrasi Italia terjadi tak lama setelah gol kedua Moser. Bek Italia, Benit Borasio, diganjar kartu merah karena melakukan pelanggaran yang menyebabkan tendangan bebas yang berujung gol kedua, sekaligus menandai berakhirnya perlawanan Italia. Mereka kini harus puas berjuang memperebutkan tempat ketiga.

“Para pemain telah melakukan yang terbaik, tetapi dewa sepak bola tidak bersama kami hari ini. Kami menciptakan banyak peluang, tetapi tidak klinis. Ini adalah pelajaran berharga bagi mereka,” ujar seorang staf pelatih Italia.

Portugal Menanti di Final

Dengan hasil ini, Austria U-17, yang mencatatkan tujuh kemenangan dari tujuh pertandingan tanpa kekalahan, akan bertemu lawan yang sama tangguhnya di final.

Di semi-final lainnya, terjadi pertarungan sengit antara Portugal U-17 dan Brazil U-17. Pertandingan yang berakhir 0-0 dalam waktu normal dan perpanjangan waktu itu harus ditentukan melalui drama adu penalti. Portugal keluar sebagai pemenang dengan skor 6-5 atas juara dunia empat kali, Brazil.

Detail Pertandingan Austria U-17 Italy U-17
Skor Akhir 2 0
Pencetak Gol Johannes Moser (57′, 90+3′)
Penguasaan Bola 31% 69%
Kartu Merah Benit Borasio (90+’)
Finalis Austria vs Portugal

Penulis : Sandra

Leave a Reply