DuniaBola — Roger Federer kembali menjadi perbincangan publik dunia olahraga. Kali ini bukan karena pukulan forehand khasnya di lapangan tenis, melainkan karena pernyataannya mengenai Lionel Messi dan Piala Dunia 2026. Legenda tenis asal Swiss tersebut secara terbuka mengaku sangat antusias untuk menyaksikan aksi sang megabintang Argentina pada ajang sepak bola terbesar di dunia yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Pernyataan Federer ini langsung menarik perhatian media internasional. Bukan hanya karena statusnya sebagai mantan petenis nomor satu dunia, tetapi juga karena Messi merupakan ikon sepak bola yang telah menorehkan sejarah luar biasa, termasuk membawa Argentina menjuarai Piala Dunia 2022 di Qatar. Pertemuan dua legenda dari cabang olahraga berbeda ini, meski hanya dalam bentuk kekaguman dan dukungan, tetap menghadirkan cerita menarik menjelang Piala Dunia 2026.
Roger Federer dan kecintaannya pada sepak bola

Selama karier profesionalnya, Roger Federer dikenal sebagai sosok yang tidak hanya mencintai tenis. Ia juga kerap menunjukkan ketertarikan pada cabang olahraga lain, termasuk sepak bola. Roger Federer beberapa kali terlihat menghadiri pertandingan besar di Eropa, terutama laga yang melibatkan klub-klub top seperti FC Barcelona, Real Madrid, dan tim nasional Swiss.
Dalam beberapa wawancara, Roger Federer mengakui bahwa ia mengikuti perkembangan sepak bola dunia sejak lama. Ia mengagumi keindahan permainan, kerja sama tim, serta tekanan mental yang harus dihadapi para pemain di panggung besar. Bagi Federer, sepak bola dan tenis memiliki kesamaan, yaitu membutuhkan konsistensi, fokus tinggi, dan mental juara.
Ketika berbicara tentang Lionel Messi, Roger Federer tidak ragu menyebut namanya sebagai salah satu atlet terbaik sepanjang masa. Ia memuji kemampuan Messi dalam mengolah bola, visi bermain, serta ketenangannya dalam situasi genting. Menurut Federer, Messi adalah contoh sempurna bagaimana bakat alami bisa dipadukan dengan kerja keras dan disiplin tinggi.
Pernyataan Roger Federer tentang Messi
Dalam sebuah kesempatan wawancara di awal tahun 2026, Federer menyatakan bahwa ia adalah salah satu penggemar terbesar Lionel Messi. Ia berharap Messi dapat menikmati akhir kariernya dengan cara yang ia inginkan, termasuk jika itu berarti tampil kembali bersama Argentina di Piala Dunia 2026.
Roger Federer juga mengungkapkan keinginannya untuk datang langsung ke stadion dan menyaksikan pertandingan Piala Dunia jika jadwalnya memungkinkan. Ia menyebut pengalaman menonton langsung turnamen besar selalu memberikan kesan berbeda dibandingkan hanya menonton dari layar televisi.
Bagi Federer, melihat Messi berlaga bukan hanya soal menikmati pertandingan sepak bola, tetapi juga menyaksikan sejarah hidup. Ia menilai Messi telah mengubah cara dunia memandang permainan sepak bola modern, sama seperti dirinya pernah memberikan warna baru dalam dunia tenis selama lebih dari dua dekade.
Lionel Messi dan peluang tampil di Piala Dunia 2026

Di sisi lain, masa depan Lionel Messi di Piala Dunia 2026 masih menjadi tanda tanya besar. Pada saat turnamen digelar, Messi akan berusia hampir 39 tahun. Usia tersebut terbilang sangat senior untuk seorang pemain sepak bola yang harus bersaing di level tertinggi selama sebulan penuh.
Messi sendiri beberapa kali menyampaikan bahwa ia belum mengambil keputusan final. Ia ingin melihat kondisi fisik, motivasi pribadi, serta perannya di tim nasional Argentina dalam dua tahun terakhir menjelang turnamen. Sang kapten Argentina menegaskan bahwa ia tidak ingin memaksakan diri jika memang tubuhnya sudah tidak mampu bersaing secara optimal.
Namun, banyak pihak percaya bahwa Messi masih memiliki peluang besar untuk tampil. Performanya bersama klub di Amerika Serikat tetap stabil, dan kontribusinya untuk Argentina juga masih terlihat signifikan dalam berbagai pertandingan internasional.
Bila Messi benar-benar memutuskan tampil, Piala Dunia 2026 berpotensi menjadi penampilan terakhirnya di ajang tersebut. Hal ini tentu akan menambah nilai emosional dan historis bagi turnamen, sekaligus menjadi magnet luar biasa bagi penonton dari seluruh dunia.
Dua legenda dari dunia berbeda
Roger Federer dan Lionel Messi sering disebut sebagai ikon atau bahkan yang terbaik sepanjang masa di cabang olahraga masing-masing. Federer mengoleksi 20 gelar Grand Slam dan pernah menduduki peringkat satu dunia selama 310 pekan. Sementara Messi telah memenangkan delapan Ballon dOr, berbagai gelar liga, Liga Champions, serta Piala Dunia.
Keduanya dikenal tidak hanya karena prestasi, tetapi juga karena sikap rendah hati dan profesionalisme tinggi. Federer sering dipuji karena sportivitasnya di lapangan tenis, sedangkan Messi dihormati karena kesederhanaan dan dedikasinya pada permainan.
Kekaguman Federer terhadap Messi memperlihatkan bahwa rasa hormat di dunia olahraga tidak dibatasi oleh jenis cabang olahraga. Prestasi dan karakter seorang atlet mampu melampaui sekat tersebut.
Piala Dunia 2026 sebagai panggung global

Piala Dunia 2026 akan menjadi turnamen bersejarah. Untuk pertama kalinya, kompetisi ini akan diikuti oleh 48 tim, meningkat dari format sebelumnya yang hanya 32 tim. Selain itu, turnamen akan digelar di tiga negara sekaligus, yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Perubahan format ini diharapkan mampu memberikan kesempatan lebih luas bagi negara-negara dari Asia, Afrika, dan kawasan lain untuk tampil di panggung dunia. Di sisi lain, jumlah pertandingan yang lebih banyak juga membuka peluang lebih besar bagi pemain bintang seperti Messi untuk mencatatkan rekor tambahan.
Bagi penggemar, kehadiran Messi saja sudah cukup untuk membuat Piala Dunia 2026 menjadi sangat spesial. Ditambah lagi dengan perhatian dari tokoh-tokoh besar seperti Roger Federer, turnamen ini semakin terasa sebagai peristiwa global yang melampaui sekadar kompetisi sepak bola.
Dampak pernyataan Federer bagi publik
Ucapan Federer tentang Messi langsung viral di berbagai media sosial dan portal berita olahraga. Banyak penggemar memuji sikap rendah hati Federer yang tidak ragu mengakui kehebatan atlet dari cabang olahraga lain.
Sebagian penggemar bahkan berharap Federer dan Messi bisa bertemu langsung di stadion, atau setidaknya terlihat bersama dalam satu momen ikonik selama Piala Dunia 2026 berlangsung. Bagi penggemar olahraga, foto atau video dua legenda ini duduk berdampingan di tribun stadion tentu akan menjadi simbol keindahan sportivitas dan persahabatan lintas olahraga.
Pernyataan Federer juga secara tidak langsung menambah tekanan positif kepada Messi. Harapan dari sesama legenda dunia tentu menjadi motivasi tersendiri bagi pemain Argentina tersebut untuk menjaga kondisi dan performanya.
Argentina dan peluang mempertahankan gelar
Sebagai juara bertahan, Argentina akan datang ke Piala Dunia 2026 dengan status istimewa. Tim asuhan Lionel Scaloni telah menunjukkan stabilitas luar biasa sejak menjuarai Copa America dan Piala Dunia 2022.
Jika Messi kembali memimpin tim, Argentina berpotensi menjadi salah satu favorit utama untuk meraih gelar. Namun, persaingan dipastikan semakin ketat dengan hadirnya tim-tim kuat seperti Prancis, Brasil, Inggris, Spanyol, dan Jerman yang terus melakukan regenerasi pemain.
Federer sendiri mengaku penasaran melihat bagaimana Messi akan memimpin Argentina jika ia tampil. Menurutnya, tantangan terbesar bukan hanya soal fisik, tetapi juga bagaimana mengelola tekanan sebagai simbol harapan jutaan pendukung.
Messi sebagai inspirasi lintas generasi
Bagi Federer, Messi bukan sekadar pemain hebat. Ia melihat Messi sebagai inspirasi bagi generasi muda di seluruh dunia. Dari seorang anak kecil di Rosario yang harus berjuang dengan masalah kesehatan, Messi tumbuh menjadi ikon global yang dikenal hampir di setiap negara.
Cerita perjuangan tersebut sangat relevan dengan nilai-nilai olahraga yang selalu dijunjung Federer, yaitu kerja keras, ketekunan, dan kerendahan hati. Ia menilai Messi berhasil mempertahankan karakter tersebut meski telah mencapai puncak popularitas dan kekayaan.
Antisipasi dunia menjelang 2026
Menjelang Piala Dunia 2026, perhatian dunia akan terus tertuju pada kondisi Messi. Setiap pertandingan yang ia mainkan, setiap gol yang ia cetak, bahkan setiap komentar kecil dari dirinya akan menjadi bahan berita.
Dukungan dari tokoh seperti Roger Federer hanya memperbesar sorotan tersebut. Media global kini tidak hanya menunggu daftar pemain Argentina, tetapi juga menantikan apakah Messi akan benar-benar menuliskan bab terakhir karier internasionalnya di Amerika Utara.
Antusiasme Roger Federer untuk menyaksikan aksi Lionel Messi di Piala Dunia 2026 menjadi cerita menarik yang memperkaya narasi menjelang turnamen besar tersebut. Dua legenda dari dunia berbeda ini menunjukkan bahwa kehebatan sejati di olahraga mampu melampaui batas cabang dan negara.
Bagi Federer, Messi adalah simbol keindahan sepak bola modern. Bagi Messi, dukungan dari seorang legenda tenis dunia tentu menjadi kehormatan tersendiri. Apakah Messi akan benar-benar tampil atau tidak, Piala Dunia 2026 sudah dipastikan akan menjadi salah satu turnamen paling dinantikan dalam sejarah.
Jika Messi akhirnya turun ke lapangan, maka bukan hanya jutaan penggemar sepak bola yang akan menyaksikannya, tetapi juga seorang legenda tenis bernama Roger Federer yang dengan tulus mengagumi perjalanan luar biasa sang maestro Argentina.

