
DuniaBola – Paul Gascoigne kembali menarik perhatian publik sepak bola Inggris setelah ia menyampaikan keyakinannya bahwa Jack Grealish akan menjadi bagian dari skuad Inggris di Piala Dunia 2026. Pendapat tersebut mencuri perhatian para pengamat, terutama karena Grealish sedang berjuang menemukan konsistensinya di tingkat klub. Namun, Gascoigne menegaskan bahwa Grealish memiliki kualitas unik yang membuatnya terlalu berharga untuk dilewatkan. Dalam artikel panjang ini, saya memaparkan secara mendalam sembilan alasan yang membuat Gascoigne begitu yakin, serta bagaimana prediksinya dapat memengaruhi dinamika tim nasional Inggris jelang turnamen besar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
1. Gascoigne Menilai Grealish Memiliki Kreativitas Langka
Gascoigne menyoroti kemampuan Grealish dalam menciptakan peluang sebagai kualitas yang tidak dimiliki banyak pemain Inggris lainnya. Ia menilai Grealish mampu menghidupkan permainan melalui umpan terobosan, dribel tajam, dan visi yang tidak mudah ditebak lawan. Gascoigne membandingkan Grealish dengan gelandang flamboyan era 90-an, termasuk dirinya sendiri. Ia menegaskan bahwa Inggris membutuhkan pemain kreatif yang bisa memecah kebuntuan saat tim menemui kesulitan menghadapi pertahanan rapat.
Gascoigne menyatakan bahwa selalu menunjukkan keberanian untuk mengambil risiko. Ia menilai keberanian seperti itu semakin langka dalam sepak bola modern yang cenderung menekan pemain untuk memilih opsi aman. Kreativitas alami membuat Gascoigne yakin Gareth Southgate—atau siapa pun pelatih Inggris pada 2026—akan memanggilnya.
2. Pengalaman Turnamen Membuat Grealish Lebih Matang
Grealish sudah merasakan atmosfer turnamen besar, termasuk Piala Eropa dan Piala Dunia sebelumnya. Gascoigne menilai pengalaman tersebut memberi mentalitas yang dibutuhkan untuk tampil lebih percaya diri di kesempatan berikutnya. Ia melihat bukan lagi pemain muda yang mencoba naik kelas, melainkan sosok yang siap memimpin permainan ketika tekanan meningkat.
Gascoigne menegaskan bahwa pengalaman Spesifik seperti adu strategi melawan tim besar, tekanan suporter, dan atmosfer pertandingan sistem gugur hanya bisa diasah melalui turnamen nyata. Menurutnya, sudah melewati fase tersebut dan kini lebih tangguh dibanding para pesaing muda yang belum terbiasa berada di panggung global.
3. Gascoigne Percaya Grealish Akan Meledak Jika Diberi Peran Utama
Salah satu kritik terhadap Grealish sejauh ini adalah bahwa ia belum mendapat kebebasan penuh di klub maupun timnas. Gascoigne berpendapat bahwa tipe pemain yang membutuhkan kepercayaan total untuk tampil optimal. Ia menganggap pemain yang gemar berkreasi seperti hanya bisa memperlihatkan potensi penuh jika diberi ruang lebih luas untuk memegang bola dan mengambil keputusan.
Gascoigne menilai pelatih Inggris dapat menerapkan strategi yang memberi keleluasaan sebagai “pemain bebas” di lini depan. Ia yakin peran tersebut dapat membangkitkan sisi terbaik dan menjadikannya salah satu pembeda paling berbahaya di turnamen 2026.
4. Kualitas Dribel Grealish Dinilai Masih Menjadi Senjata Andalan Inggris
Gascoigne memuji kemampuan Grealish dalam menggiring bola sebagai salah satu yang terbaik di generasinya. Ia menganggap permainan 1 lawan 1 mampu memecah struktur pertahanan lawan dengan sangat efektif. Dribelnya tidak hanya menunjukkan teknik tinggi, tetapi juga keberanian untuk menantang pemain bertahan secara langsung.
Gascoigne menekankan bahwa dalam turnamen seperti Piala Dunia, di mana banyak pertandingan berjalan ketat, kemampuan pemain seperti untuk mengacaukan keseimbangan lawan sangat berharga. Ia yakin Inggris akan membutuhkan pemain yang mampu membuka ruang ketika taktik terstruktur tidak berhasil.
5. Gascoigne Melihat Jack Grealish
Masih Memiliki Ambisi Besar
Menurut Gascoigne, salah satu hal terpenting yang mempertahankan kelas seorang pemain adalah ambisi pribadi. Ia melihat sebagai pemain yang masih sangat berhasrat membuktikan diri. Meski Jack Grealish
telah meraih banyak trofi domestik, Gascoigne yakin ia belum puas. Keinginan untuk kembali menjadi pemain kunci di tim nasional, menurut Gascoigne, akan memicu untuk tampil lebih konsisten dan lebih kejam di depan gawang lawan.
Gascoigne memuji mentalitas yang tidak mudah terpengaruh kritik. Ia melihat tetap berusaha tampil maksimal meski sorotan publik semakin keras dalam dua musim terakhir. Bagi Gascoigne, sifat itu menjadi bukti bahwa masih menyimpan ambisi besar untuk menjadi legenda Inggris.
6. Gascoigne Percaya Grealish Mampu Beradaptasi Dengan Cepat
Adaptabilitas menjadi salah satu hal yang Gascoigne soroti. Ia menilai mampu menyesuaikan diri dengan berbagai formasi dan gaya permainan. Entah Inggris bermain dengan sayap melebar, sistem tiga bek, atau formasi bernuansa kontrol bola, bisa tetap berguna.
Gascoigne menganggap fleksibilitas taktis ini menjadi modal besar bagi seorang pemain yang ingin masuk skuad turnamen. Pelatih cenderung memilih pemain yang bisa dipindahkan ke beberapa posisi tanpa mengurangi kualitas tim. Menurut Gascoigne, memiliki kemampuan itu karena ia pernah bermain sebagai winger, playmaker, maupun gelandang serang.
7. Gascoigne Menilai Grealish Cocok Dengan Generasi Baru Inggris
Skuad Inggris saat ini dipenuhi pemain muda yang energik dan cepat. Gascoigne melihat sebagai sosok yang bisa menjadi jembatan antara generasi muda dan para pemain yang lebih berpengalaman. Ia mampu membawa kreativitas sekaligus memahami ritme permainan cepat yang dibutuhkan tim modern.
Gascoigne menilai akan cocok berkolaborasi dengan pemain seperti Jude Bellingham, Bukayo Saka, Cole Palmer, dan Phil Foden. Ia melihat dapat menambah variasi serangan yang membuat Inggris menjadi tim yang sulit ditebak.
8. Gascoigne Yakin Grealish Akan Memuncak Pada 2026
Usia Grealish pada Piala Dunia 2026 berada pada puncak kematangan seorang pemain sepak bola. Gascoigne menilai bahwa 30 tahun merupakan usia ideal bagi gelandang serang untuk menampilkan bentuk terbaiknya. Pada usia tersebut, pemain biasanya sudah memiliki pemahaman taktis sempurna, ketenangan lebih tinggi, dan kemampuan teknis yang masih sangat baik.
Gascoigne mengingatkan bahwa banyak pemain kelas dunia mencapai level terbaik pada usia yang hampir sama. Oleh sebab itu, ia memprediksi justru akan tampil lebih baik pada 2026 dibandingkan beberapa tahun sebelumnya.
9. Gascoigne Percaya Piala Dunia 2026 Akan Membuat Grealish Kembali “Hidup”
Gascoigne memandang Piala Dunia 2026 sebagai kesempatan baru bagi Grealish untuk membangun kembali reputasinya. Ia melihat turnamen tersebut sebagai panggung yang tepat bagi untuk menunjukkan kembali kualitas aslinya setelah menghadapi periode sulit di klub. Gascoigne yakin motivasi ekstra dari panggung dunia bisa memicu untuk tampil luar biasa.
Ia menyebut bahwa beberapa pemain hebat di masa lalu justru menunjukkan performa terbaik mereka di turnamen internasional meski sedang berada dalam fase naik-turun di klub. Gascoigne percaya bisa mengikuti jejak tersebut dan menjadikan Piala Dunia 2026 sebagai puncak kariernya.
Analisis Gascoigne dan Dampaknya bagi Tim Nasional Inggris
Keyakinan Gascoigne tentu memicu perdebatan di kalangan pendukung Inggris. Beberapa pihak mendukung pandangan tersebut karena percaya Grealish memang memiliki kualitas untuk tampil di panggung besar. Namun, ada juga yang mempertanyakan performanya dalam dua musim terakhir. Meskipun demikian, komentar Gascoigne memiliki bobot besar karena ia pernah menjadi ikon tim nasional dan mengetahui tekanan bermain di level internasional.
Jika benar-benar dipanggil, dampaknya bisa sangat signifikan. Ia dapat menambah kedalaman skuad dan memberi pelatih lebih banyak opsi taktis. Kehadirannya juga dapat meningkatkan kreativitas serangan yang sering kali menjadi kelemahan Inggris ketika menghadapi lawan-lawan defensif.
Kesimpulan
Paul Gascoigne memiliki sembilan alasan kuat yang membuatnya yakin Jack akan dibawa ke Piala Dunia 2026. Ia menilai memiliki kreativitas langka, pengalaman turnamen, kemampuan adaptasi, serta ambisi besar untuk kembali bersinar. Gascoigne percaya bahwa akan mencapai puncak performa pada 2026 dan menjadi salah satu pemain yang dapat menentukan nasib Inggris.
Pendapat tersebut tentu tidak serta-merta menjadi keputusan final pelatih. Namun, pandangan seorang legenda seperti Gascoigne memberikan dimensi baru dalam diskusi mengenai masa depan di tim nasional. Apakah prediksi tersebut akan terbukti atau tidak, pada akhirnya hanya waktu yang bisa menjawab. Namun bagi Gascoigne, sudah sangat jelas: Inggris tidak boleh melangkah ke Piala Dunia 2026 tanpa Jack .
By: BomBom


