Inggris Pastikan Lima Wakil, MU Butuh Berapa Poin untuk Lolos ke Liga Champions?
Kabar menggembirakan datang bagi Manchester United dalam perburuan tiket ke Liga Champions UEFA musim depan. Peluang Setan Merah untuk kembali tampil di kompetisi elite Eropa tersebut kini semakin terbuka lebar setelah adanya kepastian tambahan slot bagi wakil Inggris.
Pada Selasa malam waktu setempat atau Rabu (8-4-2026) dini hari WIB, Inggris resmi mengamankan lima jatah otomatis ke Liga Champions. Kepastian ini tak lepas dari hasil positif yang diraih Arsenal di ajang Eropa. Gol kemenangan telat yang dicetak Kai Havertz saat menghadapi Sporting CP pada leg pertama perempat final menjadi faktor penentu.
Hasil tersebut memastikan Inggris kokoh di puncak peringkat koefisien UEFA musim ini. Dengan posisi yang sudah tidak mungkin terkejar, Premier League berhak atas satu slot tambahan Liga Champions. Ini menjadi keuntungan besar bagi klub-klub papan atas Inggris yang tengah bersaing ketat di klasemen. Sementara itu, Italia dan Spanyol masih harus bersaing untuk memperebutkan satu tiket ekstra lainnya.
Poin Aman

Situasi ini jelas menjadi angin segar bagi pelatih MU, Michael Carrick. Ia ditunjuk dengan misi membawa Manchester United kembali ke Liga Champions, dan kini target tersebut terasa semakin realistis. Carrick dinilai berhasil mengubah wajah tim menjadi lebih solid, terutama dalam hal konsistensi permainan dan efektivitas serangan.
Sejak mengambil alih kursi pelatih, Carrick langsung memberikan dampak signifikan. Dalam 10 pertandingan awalnya di liga, Manchester United sukses meraih 23 poin dari maksimal 30 poin. Catatan ini menunjukkan peningkatan performa yang signifikan dibandingkan periode sebelumnya, sekaligus menempatkan MU sebagai salah satu tim paling stabil dalam beberapa pekan terakhir.
Saat ini, Manchester United menempati peringkat ketiga klasemen sementara Premier League dengan koleksi 55 poin dari 31 pertandingan. Mereka unggul tujuh poin atas Chelsea yang berada di posisi keenam. Dengan selisih tersebut, peluang untuk finis di lima besar kini berada sepenuhnya di tangan mereka sendiri.
Untuk mengamankan tiket ke Liga Champions, MU diperkirakan membutuhkan total sekitar 70 poin. Artinya, dari tujuh laga tersisa, Setan Merah hanya perlu menambah sekitar 15 poin lagi. Dengan kata lain, lima kemenangan sudah cukup untuk memastikan posisi aman tanpa harus bergantung pada hasil tim lain.
Cukup untuk 4 Besar

Menariknya, angka tersebut juga kemungkinan cukup untuk mengamankan posisi empat besar. Hal ini karena Liverpool yang saat ini berada di peringkat kelima hanya bisa meraih maksimal 70 poin hingga akhir musim. Jika MU mampu mencapai angka tersebut lebih cepat, mereka bahkan berpeluang finis lebih tinggi di klasemen akhir.
Meski demikian, tantangan besar tetap menanti. Jadwal yang tersisa tidak sepenuhnya mudah, terutama karena ada beberapa laga penting melawan tim-tim pesaing langsung. Pertandingan tandang melawan Chelsea pada 19 April bisa menjadi penentu arah musim MU. Selain itu, laga kandang menghadapi Liverpool pada 3 Mei diprediksi menjadi salah satu duel paling krusial.
Faktor konsistensi akan sangat menentukan dalam fase akhir musim ini. Selain itu, kebugaran pemain dan kedalaman skuad juga akan memainkan peran penting, mengingat padatnya jadwal pertandingan. Carrick dituntut untuk mampu menjaga momentum positif sekaligus melakukan rotasi yang tepat.
Berikut sisa jadwal pertandingan Manchester United di Premier League (WIB):
Leeds (kandang) – 14 April
Chelsea (tandang) – 19 April
Brentford (kandang) – 28 April
Liverpool (kandang) – 3 Mei
Sunderland (tandang) – 9 Mei
Nottingham Forest (kandang) – 17 Mei
Brighton and Hove Albion (tandang) – 24 Mei
Sementara itu, Chelsea juga menghadapi jadwal yang cukup berat:
Manchester City (kandang) – 12 April
Manchester United (kandang) – 19 April
Brighton and Hove Albion (tandang) – 22 April
Nottingham Forest (kandang) – 4 Mei
Liverpool (tandang) – 9 Mei
Tottenham Hotspur (kandang) – 17 Mei
Sunderland (tandang) – 24 Mei
Dengan semua faktor yang ada, Manchester United kini berada di posisi yang sangat menguntungkan. Jika mampu menjaga performa dan meraih poin sesuai target, bukan tidak mungkin mereka akan kembali tampil di Liga Champions musim depan, sekaligus menandai kebangkitan klub di bawah arahan Michael Carrick.

