Gattuso Rilis Daftar Pemain Italia Di Kualifikasi Piala Dunia 2026!

Gennaro Gattuso Rilis Daftar Pemain Italia

Pada awal Oktober 2025, pelatih tim nasional Italia, Gennaro Gattuso, resmi mengumumkan daftar 27 pemain yang akan memperkuat Gli Azzurri dalam dua laga penting Kualifikasi Piala Dunia 2026. Pengumuman ini menjadi salah satu momen paling ditunggu publik Italia, mengingat tim nasional mereka sedang berjuang keras untuk memastikan tempat di putaran final setelah dua kali gagal tampil di ajang terbesar sepak bola dunia tersebut.

Latar Belakang dan Tekanan Besar

Italia merupakan salah satu negara dengan tradisi sepak bola paling kuat di dunia, namun dua kegagalan beruntun untuk lolos ke Piala Dunia 2018 dan 2022 menjadi noda besar dalam sejarah mereka. Kini, di bawah arahan Gennaro Gattuso, ekspektasi publik kembali tinggi. Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) menunjuk Gattuso pada pertengahan 2025 menggantikan Luciano Spalletti, dengan harapan bahwa semangat dan karakter keras sang legenda bisa mengembalikan identitas tim nasional.

Gattuso bukan sosok asing bagi sepak bola Italia. Sebagai mantan pemain AC Milan dan bagian penting dari skuad juara dunia 2006, ia dikenal karena semangat juang dan kedisiplinannya di lapangan. Ketika menerima jabatan pelatih kepala, Gattuso menegaskan bahwa Italia membutuhkan lebih dari sekadar taktik — mereka membutuhkan mentalitas dan kebanggaan untuk mengenakan seragam biru.

Dalam konferensi pers pengumuman skuad, Gattuso mengatakan bahwa ia hanya ingin memanggil pemain yang siap berjuang demi tim, bukan demi nama besar pribadi. “Saya tidak mencari pemain bintang. Saya mencari pejuang,” tegasnya.


Daftar Pemain dan Komposisi Tim

Dari daftar 27 pemain yang dirilis, terlihat bahwa Gattuso mencoba menyeimbangkan antara pengalaman dan darah muda. Ia tetap mempertahankan beberapa pemain pilar yang sudah menjadi tulang punggung tim, namun juga memberikan kesempatan kepada sejumlah wajah baru yang tampil impresif di level klub.

Kiper

  • Gianluigi Donnarumma (Paris Saint-Germain)

  • Elia Caprile (Napoli)

  • Marco Carnesecchi (Atalanta)

Donnarumma masih menjadi pilihan utama berkat pengalaman internasionalnya dan performa stabil di klub. Namun, pemanggilan Caprile menunjukkan bahwa Gattuso ingin mempersiapkan penerus jangka panjang untuk posisi penjaga gawang.

Bek

  • Giovanni Di Lorenzo (Napoli)

  • Alessandro Bastoni (Inter Milan)

  • Giorgio Scalvini (Atalanta)

  • Federico Dimarco (Inter Milan)

  • Gianluca Mancini (Roma)

  • Riccardo Calafiori (Arsenal)

  • Destiny Udogie (Tottenham Hotspur)

Di lini belakang, kombinasi antara pengalaman dan potensi muda terlihat jelas. Bastoni dan Di Lorenzo diperkirakan akan menjadi duet utama di jantung pertahanan, sementara Calafiori dan Udogie bisa memberikan opsi menyerang dari sayap.

Gelandang

  • Nicolò Barella (Inter Milan)

  • Sandro Tonali (Newcastle United)

  • Bryan Cristante (Roma)

  • Davide Frattesi (Inter Milan)

  • Manuel Locatelli (Juventus)

  • Hans Nicolussi Caviglia (Fiorentina)

  • Nicolò Fagioli (Juventus)

Gattuso dikenal sebagai mantan gelandang pekerja keras, dan pilihannya mencerminkan filosofi itu. Ia memilih gelandang yang tangguh, dinamis, dan mampu melakukan pressing tinggi. Pemanggilan Nicolussi Caviglia menjadi sorotan, karena pemain ini baru pertama kali masuk skuad senior Italia setelah tampil gemilang di Serie A.

Penyerang

  • Domenico Berardi (Sassuolo)

  • Gianluca Scamacca (Atalanta)

  • Giacomo Raspadori (Napoli)

  • Federico Dimarco (Inter Milan)

  • Nicolò Cambiaghi (Bologna)

  • Lorenzo Pellegrini (Roma)

  • Mateo Retegui (Genoa)

Di sektor depan, Gattuso memberikan kepercayaan besar kepada Scamacca dan Retegui untuk menjadi ujung tombak. Pemanggilan Cambiaghi juga menjadi sinyal bahwa Gattuso berani mengambil risiko dengan memasukkan pemain muda yang belum banyak pengalaman internasional, tetapi memiliki potensi besar.


Sorotan dan Kejutan dalam Pemanggilan

Salah satu hal yang paling banyak dibicarakan dari daftar ini adalah absennya Federico Chiesa. Pemain Juventus tersebut masih dalam proses pemulihan dari cedera panjang, dan Gattuso menilai belum waktunya baginya untuk kembali ke skuad utama. Meskipun keputusannya menuai perdebatan di kalangan penggemar, Gattuso menegaskan bahwa ia tidak ingin memanggil pemain yang belum berada dalam kondisi 100 persen.

Selain itu, kembalinya Bryan Cristante setelah lama absen menjadi kabar positif. Gelandang serbabisa ini dikenal memiliki kemampuan bertahan dan pengalaman yang dibutuhkan di lini tengah. Pemanggilan Nicolussi Caviglia dan Cambiaghi menjadi bukti bahwa Gattuso memperhatikan performa pemain di liga domestik dan tidak segan memberi kesempatan bagi mereka yang tampil konsisten.


Filosofi dan Mentalitas Gattuso

Gattuso dikenal dengan pendekatan “tidak kompromi”. Dalam sesi latihan, ia menuntut intensitas tinggi dan kedisiplinan mutlak. Filosofi ini ia bawa dari masa bermainnya, ketika ia menjadi simbol kerja keras di lini tengah Italia.

Ia menekankan bahwa tim nasional harus kembali memiliki “jiwa” seperti yang dimiliki Italia pada era 2000-an — solid di pertahanan, tangguh secara mental, dan mematikan dalam serangan balik. “Kita tidak akan menakuti lawan dengan kata-kata. Kita akan menakuti mereka dengan kerja keras,” ucap Gattuso dalam salah satu sesi latihan terbuka di Coverciano.

Gattuso juga menolak pandangan bahwa Italia kehilangan bakat muda. Menurutnya, generasi sekarang memiliki kualitas, tetapi butuh pembinaan karakter dan rasa tanggung jawab yang kuat. Ia ingin menciptakan skuad yang bermain sebagai satu kesatuan, bukan sekadar kumpulan pemain berbakat.


Tantangan Berat di Depan

Italia saat ini masih tertinggal di klasemen sementara Grup I Kualifikasi Piala Dunia 2026. Mereka bersaing ketat dengan Norwegia dan Kroasia untuk memperebutkan dua posisi teratas. Dua laga berikutnya — melawan Estonia dan Israel — akan sangat menentukan langkah mereka.

Gattuso menyadari betapa pentingnya setiap poin di fase ini. Ia mengatakan bahwa tim tidak boleh lengah menghadapi lawan mana pun. Estonia mungkin terlihat sebagai lawan yang lebih lemah di atas kertas, tetapi Italia sudah belajar dari pengalaman bahwa tidak ada pertandingan yang mudah di kualifikasi Eropa.

Selain tekanan kompetisi, Gattuso juga menghadapi tantangan besar dalam hal membangun konsistensi. Sejak mengambil alih tim, performa Italia masih naik turun. Mereka sempat menang besar 5–0 atas Estonia, namun kemudian bermain imbang melawan tim yang lebih lemah. Konsistensi itulah yang menjadi fokus utama sang pelatih dalam beberapa pekan terakhir.


Harapan dan Masa Depan Tim Nasional

Meskipun menghadapi jalan yang sulit, semangat baru yang dibawa Gattuso memberikan harapan bagi para pendukung Italia. Ia tidak hanya ingin membawa tim ini lolos ke Piala Dunia, tetapi juga membentuk generasi baru pemain yang bisa bersaing di level tertinggi selama bertahun-tahun.

Beberapa pengamat menilai bahwa keberanian Gattuso memadukan pemain muda dan senior bisa menjadi langkah strategis untuk jangka panjang. Pemain seperti Tonali, Barella, Bastoni, dan Scamacca dipandang sebagai tulang punggung masa depan tim nasional. Jika mereka bisa berkembang di bawah arahan pelatih yang tegas seperti Gattuso, Italia berpeluang besar untuk kembali menjadi kekuatan besar dunia.

Publik Italia kini kembali memiliki alasan untuk optimistis. Dengan kombinasi karakter, determinasi, dan taktik yang lebih agresif, skuad baru ini diharapkan dapat menghapus luka lama dari dua kegagalan sebelumnya.


Pengumuman skuad Italia untuk Kualifikasi Piala Dunia 2026 menandai babak baru dalam perjalanan Gli Azzurri. Di tangan Gennaro Gattuso, tim ini bukan hanya sedang mencari tiket ke turnamen besar, tetapi juga berusaha menemukan kembali jati diri mereka.

Gattuso telah mengirim pesan yang jelas: hanya pemain yang siap berkorban dan bermain dengan hati yang akan menjadi bagian dari timnya. Dengan semangat baru dan skuad yang penuh potensi, Italia kini melangkah ke medan pertempuran dengan keyakinan bahwa mereka mampu menebus kegagalan masa lalu dan kembali mengibarkan bendera biru di Piala Dunia 2026.

Writter By : Admin

Leave a Reply