FIFA secara resmi mengumumkan jadwal drawing babak play-off antarbenua dan zona Eropa untuk Kualifikasi Piala Dunia 2026. Pengumuman ini menjadi salah satu momen penting menjelang dimulainya babak akhir perjalanan panjang menuju turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut.
Edisi Piala Dunia 2026 akan menjadi sejarah baru karena untuk pertama kalinya turnamen ini menampilkan 48 tim peserta, meningkat dari 32 tim pada edisi sebelumnya. Turnamen juga akan diselenggarakan bersama oleh tiga negara — Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko — menjadikannya Piala Dunia pertama yang digelar di tiga negara sekaligus.
Dengan format baru yang lebih besar, sistem kualifikasi pun menjadi lebih kompleks. Banyak negara masih harus berjuang di babak play-off untuk mengamankan tiket menuju Amerika Utara. Oleh karena itu, penentuan jadwal dan format undian ini menjadi sorotan besar di kalangan federasi sepak bola dunia, pelatih, pemain, hingga para penggemar.
Waktu dan Lokasi Drawing
FIFA menetapkan bahwa proses undian akan digelar pada Kamis, 20 November 2025, di markas besar FIFA yang berlokasi di Zürich, Swiss. Acara akan dimulai pada pukul 13.00 waktu setempat (CET) dan akan berlangsung dalam dua sesi utama.
Sesi pertama akan menampilkan undian untuk play-off antarbenua, yang mempertemukan perwakilan dari berbagai konfederasi seperti AFC (Asia), CAF (Afrika), CONCACAF (Amerika Utara & Tengah), CONMEBOL (Amerika Selatan), dan OFC (Oseania). Setelah itu, dilanjutkan dengan sesi kedua yaitu undian play-off zona Eropa (UEFA).
Seluruh rangkaian acara akan disiarkan langsung melalui saluran resmi FIFA, baik melalui situs web, aplikasi resmi, maupun kanal media sosialnya. FIFA juga berjanji untuk memastikan proses undian berjalan transparan dan adil, sebagaimana tradisi dalam setiap ajang internasional mereka.
Pentingnya Jadwal Drawing Play-off 2026
Pengundian ini bukan sekadar formalitas administratif. Ia merupakan langkah terakhir yang akan menentukan nasib banyak negara dalam upaya mereka meraih tempat di Piala Dunia 2026.
Dalam sistem baru, FIFA memberikan alokasi slot tambahan bagi setiap konfederasi seiring dengan bertambahnya jumlah peserta turnamen. Namun, tidak semua konfederasi mendapatkan jatah langsung. Sebagian slot akan diperebutkan melalui sistem play-off, baik antarnegara dalam satu kawasan maupun lintas benua.
Undian ini menentukan siapa melawan siapa — sesuatu yang sangat berpengaruh terhadap peluang tim untuk lolos. Misalnya, tim dari Afrika mungkin menghadapi wakil Asia atau Oseania, sementara tim dari Eropa akan bersaing sesama mereka untuk merebut empat tiket terakhir. Oleh karena itu, hasil drawing ini akan menjadi perhatian utama bagi pelatih, analis, dan penggemar di seluruh dunia.
Format Play-off Antarbenua
Play-off antarbenua akan mempertemukan enam tim dari lima konfederasi berbeda. Mereka akan memperebutkan dua tiket terakhir ke putaran final Piala Dunia 2026.
Dari enam peserta tersebut, dua tim dengan peringkat FIFA tertinggi akan mendapatkan status unggulan dan langsung menunggu di babak “final play-off”. Empat tim lainnya akan saling berhadapan lebih dulu dalam dua laga semifinal. Pemenang dari masing-masing semifinal kemudian akan menghadapi dua tim unggulan tersebut dalam laga penentuan.
Format ini dirancang untuk memberi peluang yang lebih adil bagi tim-tim dari konfederasi kecil, seperti Oseania, untuk tetap memiliki kesempatan bersaing di level dunia. Namun, karena pertandingan dimainkan dalam format satu leg (single match) di lokasi netral, tekanan sangat tinggi dan kesalahan sekecil apa pun bisa berakibat fatal.
Pertandingan play-off antarbenua dijadwalkan berlangsung pada Maret 2026, hanya beberapa bulan sebelum Piala Dunia dimulai pada Juni.
Format Play-off Zona Eropa
Di kawasan Eropa, sistemnya sedikit berbeda namun sama ketatnya. Total 16 tim akan berjuang melalui jalur play-off untuk mendapatkan empat tiket tersisa menuju turnamen di Amerika Utara.
Peserta play-off terdiri dari:
-
12 tim runner-up grup dari babak kualifikasi utama zona Eropa, dan
-
4 tim terbaik dari UEFA Nations League 2024/25 yang belum lolos otomatis sebagai juara grup kualifikasi.
Ke-16 tim ini akan diundi menjadi empat jalur (path), masing-masing berisi empat tim. Setiap jalur akan memainkan dua babak pertandingan: semifinal dan final, keduanya berlangsung dengan sistem satu pertandingan. Pemenang di setiap jalur akan menjadi wakil Eropa yang berangkat ke Piala Dunia 2026.
Semifinal dijadwalkan berlangsung pada 26 Maret 2026, sementara laga final play-off akan digelar pada 31 Maret 2026. Dengan format yang sangat ketat dan jadwal padat, setiap pertandingan akan terasa seperti laga final sebenarnya.
Makna Strategis bagi Federasi dan Tim Nasional
Bagi banyak negara, undian ini bukan hanya soal keberuntungan, tetapi juga soal perencanaan strategis. Setelah hasil drawing keluar, setiap federasi akan langsung mulai menganalisis lawan potensial mereka, mempersiapkan lokasi pertandingan, serta merancang taktik khusus untuk menghadapi format singkat yang penuh tekanan.
Tim-tim besar yang gagal lolos langsung, seperti Italia pada kualifikasi 2022, tentu akan berhati-hati agar tidak mengulang kesalahan yang sama. Sementara itu, tim-tim kecil seperti dari Asia Tengah, Afrika, atau Karibia akan menjadikan babak play-off ini sebagai kesempatan emas untuk mencatat sejarah baru.
Selain itu, undian ini juga menjadi momentum bagi federasi nasional untuk memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan sponsor dalam hal logistik, jadwal, dan dukungan finansial. Babak play-off adalah kesempatan terakhir, dan kegagalan di sini bisa berdampak besar bagi reputasi serta masa depan sepak bola di negara tersebut.
Dampak bagi Penggemar dan Dunia Sepak Bola
Bagi penggemar sepak bola di seluruh dunia, momen drawing selalu menjadi peristiwa yang dinanti. Hasil undian sering kali memunculkan spekulasi, analisis, dan bahkan drama di media sosial. Tim-tim besar bisa saja berhadapan lebih awal dari yang diharapkan, sementara negara-negara kecil berpeluang menciptakan kejutan besar.
Selain itu, karena pertandingan play-off sering dimainkan di lokasi netral, banyak pendukung yang berencana melakukan perjalanan ke luar negeri untuk menyaksikan langsung laga-laga hidup mati tersebut. FIFA berharap acara undian ini juga bisa menjadi sarana untuk membangun antusiasme global menjelang Piala Dunia 2026.
Menuju Piala Dunia 2026
Setelah babak play-off selesai pada akhir Maret 2026, seluruh 48 tim peserta Piala Dunia 2026 akan resmi diketahui. Undian fase grup turnamen utama dijadwalkan berlangsung pada awal Desember 2026 di Washington D.C., Amerika Serikat.
Dengan bertambahnya jumlah peserta, Piala Dunia kali ini akan memiliki 12 grup yang masing-masing berisi empat tim. Dua tim teratas dari setiap grup serta delapan tim peringkat ketiga terbaik akan melaju ke babak 32 besar. Format ini menjanjikan lebih banyak pertandingan, lebih banyak kejutan, dan lebih banyak momen emosional bagi penggemar di seluruh dunia.

Pengumuman jadwal drawing play-off oleh FIFA menandai babak penting dalam perjalanan menuju Piala Dunia 2026. Bagi banyak negara, inilah kesempatan terakhir untuk mengukir sejarah dan menempatkan diri di panggung tertinggi sepak bola dunia.
Dengan jadwal yang telah ditetapkan, atmosfer persaingan mulai terasa sejak sekarang. Federasi, pemain, dan suporter di berbagai penjuru dunia menanti dengan harapan dan ketegangan: siapa yang akan berhasil mengamankan tiket terakhir ke Amerika Utara, dan siapa yang harus menunggu empat tahun lagi untuk mencoba kembali?
Yang pasti, undian pada 20 November 2025 akan menjadi momen yang menandai awal dari akhir perjalanan panjang menuju Piala Dunia 2026 — turnamen terbesar, terluas, dan paling ambisius dalam sejarah sepak bola modern.
