⚽ Kemenangan Tipis Liverpool atas Inter Milan di Liga Champions: Gol Tunggal Szoboszlai Jadi Pembeda
Liverpool berhasil mengamankan kemenangan penting dalam laga lanjutan Liga Champions UEFA semalam, menaklukkan tuan rumah Inter Milan dengan skor tipis 1-0. Pertandingan yang berlangsung sengit ini ditentukan oleh gol tunggal dari Dominik Szoboszlai pada menit ke-88.
Hasil Akhir dan Pencetak Gol
| Tim | Skor Penuh | Pencetak Gol |
| Inter | 0 | – |
| Liverpool | 1 | Dominik Szoboszlai (88′) |
Analisis Statistik Pertandingan
Meskipun kalah dalam skor akhir, Inter Milan menunjukkan perlawanan yang cukup seimbang, bahkan unggul dalam beberapa aspek statistik dasar:
| Kategori Statistik | Inter Milan | Liverpool |
| Tembakan | 12 | 12 |
| Tembakan ke Arah Gawang | 2 | 6 |
| Penguasaan Bola | 49% | 51% |
| Operan | 488 | 484 |
| Akurasi Operan | 88% | 91% |
| Pelanggaran | 13 | 11 |
| Kartu Kuning | 3 | 2 |
| Kartu Merah | 0 | 0 |
| Offside | 2 | 1 |
| Tendangan Sudut | 6 | 3 |
👉 Sorotan Utama Statistik:
-
Efektivitas Liverpool: Kedua tim memiliki jumlah tembakan yang sama (12), namun Liverpool jauh lebih efektif dengan 6 tembakan tepat sasaran berbanding hanya 2 milik Inter. Ini menunjukkan kiper Liverpool, atau pertahanan mereka, lebih jarang diuji secara serius.
-
Penguasaan Bola Seimbang: Angka penguasaan bola dan operan yang sangat mirip menunjukkan pertarungan yang benar-benar ketat di lini tengah.
-
Keunggulan Set-Piece Inter: Inter Milan unggul dalam perolehan tendangan sudut (6 berbanding 3), yang menandakan tekanan yang cukup sering mereka bangun ke pertahanan Liverpool.
Penentu Kemenangan
Pertandingan seolah akan berakhir imbang tanpa gol hingga menit-menit akhir. Namun, aksi Dominik Szoboszlai pada menit ke-88 menjadi pembeda yang dramatis. Gol telat ini tidak hanya memberikan tiga poin krusial bagi Liverpool, tetapi juga memberikan modal penting untuk melakoni leg berikutnya.
Hasil ini memperlihatkan kemampuan Liverpool untuk meraih kemenangan meski dalam kondisi pertandingan yang sulit dan ketat, sementara Inter Milan harus meratapi ketidakmampuan mereka mengubah dominasi di beberapa area menjadi peluang berbahaya yang nyata.
⚽ Kemenangan Dramatis Atalanta atas Chelsea di Liga Champions UEFA
BERGAMO – Atalanta berhasil mencatat kemenangan penting dan dramatis atas raksasa Inggris, Chelsea, dengan skor akhir 2-1 dalam pertandingan lanjutan Liga Champions UEFA yang berlangsung semalam.
Tim tuan rumah, Atalanta, menunjukkan semangat juang yang tinggi, sementara Chelsea harus pulang dengan tangan hampa meskipun sempat unggul lebih dulu.
⏱️ Jalannya Pertandingan
Chelsea memulai pertandingan dengan baik dan berhasil memecah kebuntuan melalui gol dari João Pedro pada menit ke-25. Gol ini memberikan keunggulan 1-0 bagi The Blues dan seolah menetapkan irama pertandingan di bawah kendali mereka.
Namun, Atalanta tidak menyerah. Di babak kedua, mereka meningkatkan intensitas serangan dan membuahkan hasil. Gianluca Scamacca menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke-55, menghidupkan kembali harapan publik Bergamo.
Puncaknya terjadi menjelang akhir pertandingan, ketika Charles De Ketelaere mencetak gol penentu kemenangan pada menit ke-83. Gol ini disambut meriah dan memastikan tiga poin krusial bagi Atalanta.
📊 Statistik Pertandingan
Meskipun Chelsea mendominasi penguasaan bola dan operan, Atalanta unggul dalam aspek efektivitas.
| Statistik Tim | Atalanta | Chelsea |
| Skor Akhir | 2 | 1 |
| Tembakan | 11 | 9 |
| Tembakan ke arah gawang | 5 | 5 |
| Penguasaan Bola | 49% | 51% |
| Operan | 402 | 482 |
| Akurasi Operan | 86% | 87% |
| Pelanggaran | 6 | 14 |
| Kartu Kuning | 0 | 1 |
| Kartu Merah | 0 | 0 |
| Offside | 4 | 3 |
| Tendangan Sudut | 2 | 5 |
Secara statistik, kedua tim cukup berimbang dalam menciptakan peluang di mana Tembakan ke arah gawang (5-5) menunjukkan kedua kiper bekerja keras. Chelsea sedikit lebih unggul dalam Penguasaan Bola (51%) dan Operan. Namun, Atalanta bermain lebih disiplin dengan hanya melakukan 6 pelanggaran berbanding 14 pelanggaran oleh Chelsea.
Kemenangan ini menjadi dorongan moral yang besar bagi Atalanta dalam perebutan tempat di babak gugur Liga Champions, sementara Chelsea perlu mengevaluasi kembali performa mereka untuk pertandingan berikutnya.
📰 Tottenham Lumat Slavia Praha 3-0 di Liga Champions UEFA
Tottenham Hotspur menunjukkan performa dominan dengan menaklukkan Slavia Praha 3-0 dalam pertandingan Liga Champions UEFA semalam. Kemenangan ini memastikan tiga poin penuh bagi tim London Utara tersebut.
⚽ Detik-Detik Kemenangan dan Pencetak Gol
Gol pembuka Tottenham dicetak oleh David Zima pada menit ke-26, yang merupakan gol bunuh diri (GBD). Keunggulan diperlebar di babak kedua melalui tendangan penalti yang sukses dieksekusi oleh Mohammed Kudus pada menit ke-50. Kemenangan Tottenham dikunci oleh gol penalti kedua pada menit ke-79, kali ini dicetak oleh Xavi Simons.
| Tim | Pencetak Gol | Menit | Keterangan |
| Tottenham | David Zima | 26′ | Gol Bunuh Diri (GBD) |
| Tottenham | Mohammed Kudus | 50′ | Penalti (P) |
| Tottenham | Xavi Simons | 79′ | Penalti (P) |
📊 Dominasi Statistik Tottenham
Meskipun Slavia Praha melepaskan jumlah tembakan yang cukup banyak (12 berbanding 14), Tottenham memegang kendali penuh atas jalannya pertandingan, terutama di lini tengah.
-
Penguasaan Bola: Tottenham jauh lebih unggul dengan 61% penguasaan bola, dibandingkan Slavia Praha yang hanya 39%.
-
Akurasi Umpan: Akurasi umpan Tottenham mencapai 88% dari total 360 operan, menunjukkan ketenangan dalam mendistribusikan bola. Slavia Praha mencatatkan 77% akurasi dari 309 operan.
-
Tembakan ke Arah Gawang: Tottenham unggul tipis dalam tembakan yang mengarah tepat ke gawang, yaitu 11 berbanding 5.

⚠️ Kartu Kuning dan Pelanggaran
Pertandingan berjalan cukup keras, terutama di pihak Slavia Praha yang mencatatkan 12 pelanggaran dan mendapatkan 4 kartu kuning. Sementara itu, Tottenham melakukan 13 pelanggaran dan menerima 2 kartu kuning. Tidak ada kartu merah yang dikeluarkan dalam laga ini.
Kemenangan telak 3-0 ini menjadi modal penting bagi Tottenham dalam menghadapi sisa pertandingan fase grup Liga Champions.
Penulis Ponogo



