Kejutan Serie A: Cremonese Hentikan Laju Bologna dengan Kemenangan 3-1, Vardy Cetak Dwgol!

Serie A: Cremonese Hentikan Laju Bologna dengan Kemenangan 3-1

📰 Kejutan Serie A: Cremonese Hentikan Laju Bologna dengan Kemenangan 3-1, Vardy Cetak Dwgol!

Bologna, Italia – US Cremonese berhasil mencuri tiga poin penting dari markas Bologna setelah meraih kemenangan mengejutkan dengan skor meyakinkan 3-1 dalam lanjutan pekan ke-13 Serie A di Stadion Renato Dall’Ara pada Selasa (2/12) dini hari WIB. Hasil ini sekaligus mematahkan rekor tak terkalahkan Bologna dalam 12 pertandingan terakhir di semua kompetisi. Serie A

⚽ Aksi Cepat Vardy dan Ketangguhan Audero

Cremonese, yang bermain sebagai tim tamu, tampil efektif dan didukung oleh performa gemilang dua pemain kunci: penyerang veteran Jamie Vardy dan penjaga gawang asal Indonesia, Emil Audero. Serie A

Gol pembuka Cremonese tercipta pada menit ke-31 melalui tembakan akurat Martin Payero. Hanya berselang empat menit, tim tamu berhasil menggandakan keunggulan. Berawal dari umpan jauh Audero, Jamie Vardy dengan sigap memanfaatkan bola liar untuk mencetak gol pertamanya di pertandingan tersebut pada menit ke-35. Serie A

Bologna sempat memperkecil ketertinggalan di masa injury time babak pertama lewat eksekusi penalti keras Riccardo Orsolini (45’+3) setelah terjadi handball di area kotak terlarang Cremonese. Skor 1-2 bertahan hingga turun minum. Serie A

Di babak kedua, harapan Bologna untuk bangkit langsung dipadamkan oleh Jamie Vardy. Pada menit ke-50, Vardy mencetak gol keduanya (dwigol) melalui sontekan jarak dekat, mengubah skor menjadi 1-3 untuk keunggulan Cremonese. Serie A

Serie A | Bologna 1-3 Cremonese: Vardy brace seals shocking win

Meskipun Bologna mendominasi penguasaan bola dan memiliki lebih banyak tembakan, mereka kesulitan menembus pertahanan Cremonese yang solid, terutama berkat penampilan heroik Emil Audero di bawah mistar gawang. Audero tercatat melakukan sejumlah penyelamatan penting, termasuk menggagalkan peluang emas Santiago Castro dan upaya Riccardo Orsolini. Serie A

📊 Dampak Hasil di Klasemen

Kemenangan ini menjadi suntikan moral bagi Cremonese. Mereka berhasil mengakhiri rentetan tiga kekalahan beruntun dan melompat ke posisi ke-11 klasemen sementara dengan total 17 poin. Serie A

Sebaliknya, kekalahan ini membuat Bologna gagal mendekati zona papan atas dan harus tertahan di posisi ke-6 klasemen dengan 24 poin. Serie A


Statistik Pertandingan (Bologna 1-3 Cremonese)

Kategori Bologna Cremonese
Tembakan 20 7
Tembakan Tepat Sasaran 6 4
Penguasaan Bola 66% 35%
Akurasi Umpan 91% 77%
Pelanggaran 13 9
Kartu Kuning 0 2
Sudut 13 8

🏟️ Analisis Mendalam Serie A: Cremonese Menghancurkan Tren Positif Bologna 3-1, Dwgol Jamie Vardy Bungkam Dall’Ara

Bologna Vs Cremonese: Emil Audero Cs Menang 3-1 Berkat Vardy

Bologna, Italia – Dalam salah satu kejutan terbesar di pekan ke-13 Serie A, US Cremonese berhasil meredam ambisi Bologna untuk mendekati zona Liga Champions dengan kemenangan tandang impresif 3-1 di Stadion Renato Dall’Ara pada Selasa dini hari. Hasil ini tidak hanya memberikan tiga poin krusial bagi Cremonese tetapi juga secara brutal mengakhiri rentetan 12 pertandingan tak terkalahkan yang dimiliki oleh Rossoblu.

Babak Pertama: Efisiensi Brutal Tim Tamu

Bologna, yang dikenal dengan penguasaan bola yang sabar di bawah asuhan Thiago Motta, memulai pertandingan dengan dominasi teritorial yang diharapkan. Namun, Cremonese datang dengan rencana permainan yang sangat jelas: bertahan rapat dan melancarkan serangan balik cepat yang mematikan.

Strategi ini membuahkan hasil pada menit ke-31. Setelah serangkaian tekanan, gelandang Argentina, Martin Payero, berhasil melepaskan tembakan mendatar yang melewati kerumunan pemain dan menaklukkan kiper Bologna, Skoronski, membawa Grigiorossi unggul 0-1.

Keunggulan tersebut langsung digandakan hanya empat menit berselang. Momen kunci datang dari kaki kiper berdarah Indonesia, Emil Audero. Tendangan gawang panjangnya yang akurat menciptakan situasi kacau di pertahanan Bologna. Bola berhasil dimanfaatkan oleh penyerang gaek asal Inggris, Jamie Vardy, yang menunjukkan insting predatornya dengan menuntaskan peluang menjadi gol, skor menjadi 0-2 (menit ke-35).

Bologna mendapatkan sedikit harapan menjelang istirahat. Sebuah handball di kotak penalti Cremonese menghasilkan hadiah penalti. Riccardo Orsolini maju sebagai algojo dan sukses melaksanakan tugasnya dengan tendangan yang tak terjangkau, mengubah skor menjadi 1-2 di menit 45’+3. Gol ini seharusnya menjadi momentum kebangkitan Bologna di babak kedua.

Babak Kedua: Masterclass Vardy dan Tembok Audero

Namun, momentum kebangkitan Bologna hanya bertahan selama lima menit. Di menit ke-50, Jamie Vardy kembali menjadi momok bagi lini belakang tuan rumah. Menerima umpan terobosan, Vardy dengan tenang menyentuh bola melewati kiper yang maju dan mencetak dwigol (dua gol) pribadinya, mengunci skor menjadi 1-3 dan memadamkan semangat juang Bologna.

Setelah gol ketiga, pertandingan berubah menjadi duel antara serangan bertubi-tubi Bologna melawan ketangguhan pertahanan dan kiper Cremonese. Rossoblu mencatatkan total 20 tembakan sepanjang pertandingan, namun hanya 6 yang tepat sasaran, sebagian besar berkat penampilan fenomenal Emil Audero. Penjaga gawang ini melakukan beberapa penyelamatan kunci yang menentukan, termasuk menepis tembakan jarak dekat dari Santiago Castro dan menjaga keunggulan dua gol timnya hingga peluit akhir.

Bologna vs Cremonese prediction and betting tips 01 December 2025 |  Dailysports experts

🎙️ Sorotan Pemain Kunci dan Reaksi

  • Jamie Vardy (Cremonese): Dinobatkan sebagai Man of the Match. Dengan usianya yang tak lagi muda, ia membuktikan bahwa insting mencetak golnya masih setajam dahulu. Dwgolnya menunjukkan efisiensi klinis yang menjadi pembeda utama.

  • Emil Audero (Cremonese): Penampilannya di bawah mistar adalah fondasi kemenangan ini. Audero tidak hanya melakukan penyelamatan, tetapi juga memulai serangan balik cepat timnya, salah satunya berujung pada gol pertama Vardy.

  • Thiago Motta (Pelatih Bologna): Motta terlihat frustrasi di pinggir lapangan. “Kami mendominasi penguasaan bola (66%) dan peluang (20 tembakan), tetapi sepak bola adalah tentang efisiensi. Kami dihukum karena kesalahan dan kurangnya ketajaman di depan gawang. Kami harus belajar dari kekalahan ini,” ujarnya pasca laga.

📉 Dampak di Klasemen dan Pandangan ke Depan

Kekalahan ini menahan Bologna di Peringkat ke-6 dengan 24 poin, membuat mereka gagal memangkas jarak dengan tim-tim di empat besar dan memberikan kesempatan kepada tim lain seperti Fiorentina dan Atalanta untuk mengejar posisi mereka.

Sementara itu, Cremonese melompat ke Peringkat ke-11 dengan 17 poin. Kemenangan ini memberikan jarak yang aman dari zona degradasi dan membangun kepercayaan diri yang tinggi untuk menghadapi sisa kompetisi.

Kedua tim kini harus segera mengalihkan fokus ke pertandingan Serie A berikutnya yang akan berlangsung akhir pekan ini, di mana Bologna akan bertandang ke markas Lazio dan Cremonese menjamu Lecce di kandang.

Penulis Ponogo

Leave a Reply