Luciano Spalletti Kebingungan, Gol Juventus Dianulir dan Picu Tanda Tanya

Luciano Spalletti

DuniaBola – Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, dibuat kebingungan oleh keputusan wasit yang menganulir gol Jhon Lucumi dalam pertandingan melawan Rennes di ajang Liga Europa 2026/2027. Keputusan tersebut menjadi sorotan karena terjadi ketika Juventus sedang berusaha mengamankan kemenangan pada menit-menit akhir pertandingan.

Duel yang berlangsung di Allianz Stadium, Turin, pada 22 Oktober 2026 itu berakhir dengan skor imbang 2-2. Juventus sebenarnya sempat memiliki peluang untuk mengunci tiga poin setelah Lucumi berhasil mencetak gol pada menit ke-88. Namun, kegembiraan para pemain tuan rumah tidak berlangsung lama setelah Video Assistant Referee (VAR) melakukan pemeriksaan.

Wasit akhirnya memutuskan untuk menganulir gol tersebut karena Lucumi dianggap berada dalam posisi offside ketika Teun Koopmeiners meneruskan bola dari situasi tendangan bebas.

Keputusan itu langsung mengundang reaksi dari Luciano Spalletti. Pelatih asal Italia tersebut mengaku tidak memahami alasan di balik keputusan VAR dan merasa ada sesuatu yang perlu dijelaskan lebih lanjut mengenai penerapan aturan offside dalam insiden tersebut.

Luciano Spalletti Pertanyakan Keputusan VAR

Luciano Spalletti tidak bisa menyembunyikan rasa terkejut dan kecewanya setelah mengetahui gol Jhon Lucumi dianulir. Menurutnya, situasi tersebut seharusnya tidak berujung pada pembatalan gol karena pemain Juventus itu dinilai tidak mengganggu upaya pemain Rennes dalam menghalau bola.

Spalletti mengaku sudah mencoba memahami tayangan ulang pertandingan setelah laga berakhir. Namun, keputusan yang diambil wasit justru membuatnya memiliki lebih banyak pertanyaan mengenai penerapan aturan offside.

“Saya tidak memahaminya dan akan mempelajarinya lebih lanjut. Ketika melihat tayangan ulang di ruang ganti, saya terkejut dan kecewa,” ungkap Spalletti.

Ia juga menilai pemain Rennes sebenarnya masih memiliki kesempatan untuk mengantisipasi bola tersebut. Menurut pandangannya, Lucumi tidak melakukan tindakan yang menghalangi lawan untuk memainkan bola.

“Saya pikir sudah memahami aturan ini, tetapi setelah kejadian malam ini, saya memiliki banyak keraguan,” lanjutnya.

Meski menyampaikan kritik, Luciano Spalletti tetap memberikan penghargaan terhadap kinerja wasit secara keseluruhan. Ia tidak ingin seluruh jalannya pertandingan hanya dinilai berdasarkan satu keputusan kontroversial tersebut.

Namun, insiden gol Lucumi tetap menjadi persoalan yang membuat Juventus merasa kehilangan kesempatan untuk meraih kemenangan di hadapan pendukung sendiri.

Gol Jhon Lucumi yang Membuat Juventus Gagal Menang

Pertandingan melawan Rennes sebenarnya berlangsung cukup sulit bagi Juventus. Tim tuan rumah sempat membuka keunggulan melalui Zeki Celik, tetapi Rennes mampu memberikan perlawanan dan membalikkan keadaan.

Mousa Al-Taamari berhasil mencetak gol untuk Rennes, sebelum Boulaye Dia menambah keunggulan melalui tendangan penalti. Juventus kemudian berusaha meningkatkan tekanan demi menghindari kekalahan di kandang sendiri.

Nick Woltemade menjadi salah satu pemain penting dalam upaya kebangkitan tersebut. Penyerang asal Jerman itu berhasil mencetak gol melalui titik penalti untuk mengubah kedudukan menjadi 2-2.

Ketika pertandingan memasuki menit-menit akhir, Juventus mendapatkan kesempatan melalui situasi bola mati. Teun Koopmeiners meneruskan bola dengan sentuhan kepala sebelum Jhon Lucumi menyelesaikannya menjadi gol.

Para pemain Juventus sempat merayakan gol yang dianggap sebagai penentu kemenangan. Akan tetapi, pemeriksaan VAR mengubah situasi setelah wasit menyatakan Lucumi berada dalam posisi offside.

Dengan demikian, Juventus harus puas membawa pulang satu poin dari pertandingan tersebut. Hasil itu tentu mengecewakan karena mereka sebenarnya sudah berada sangat dekat dengan kemenangan.

Spalletti Juga Menyoroti Performa Woltemade dan Kolo Muani

Selain mempermasalahkan keputusan VAR, Luciano Spalletti turut memberikan evaluasi terhadap penampilan dua penyerangnya, Nick Woltemade dan Randal Kolo Muani.

Pertandingan melawan Rennes menjadi kesempatan pertama bagi kedua pemain tersebut untuk tampil sebagai starter secara bersamaan dalam pertandingan kompetitif bersama Juventus.

Woltemade menunjukkan kontribusi positif dengan membantu terciptanya gol pembuka Zeki Celik. Ia kemudian kembali mencatatkan namanya di papan skor melalui tendangan penalti yang membuat Juventus berhasil menyamakan kedudukan.

Sementara itu, Kolo Muani dinilai masih kesulitan memberikan pengaruh besar terhadap permainan tim. Penyerang tersebut bahkan harus meninggalkan lapangan sekitar 10 menit sebelum pertandingan berakhir.

Luciano Spalletti mengakui bahwa keduanya memiliki kualitas yang bagus. Namun, ia merasa masih ada potensi lebih besar yang belum berhasil diperlihatkan oleh kedua pemain tersebut.

Menurutnya, Woltemade dan Kolo Muani seharusnya mampu membangun kerja sama yang lebih efektif sehingga kekuatan lini serang Juventus semakin berbahaya.

Ia ingin keduanya tidak hanya mengandalkan kemampuan individu, tetapi juga memahami pergerakan dan karakter permainan satu sama lain.

Juventus Diminta Bermain Lebih Berani

Hasil imbang melawan Rennes juga membuat Luciano Spalletti kembali menyoroti pendekatan permainan Juventus. Ia menilai timnya masih memiliki kecenderungan untuk terlalu nyaman ketika bermain lebih dalam dan membiarkan lawan menguasai ruang.

Luciano Spalletti menginginkan perubahan pendekatan agar Juventus lebih berani mengambil inisiatif permainan. Menurutnya, sepak bola modern menuntut setiap tim untuk memiliki kemampuan menekan lawan dan mengendalikan jalannya pertandingan.

Pelatih tersebut juga mengapresiasi respons para pemain setelah sebelumnya menelan kekalahan 0-3 dari Lazio di Serie A.

Ia merasa para pemain sudah memperlihatkan sikap positif dengan berusaha bangkit dan menghadapi kesulitan sepanjang pertandingan melawan Rennes.

Meski demikian, Luciano Spalletti  menegaskan bahwa Juventus masih membutuhkan banyak perbaikan jika ingin kembali bersaing dengan klub-klub terbaik.

Juventus Mulai Bangkit, Spalletti Dapat Kabar Positif

Setelah hasil mengecewakan melawan Rennes, Juventus perlahan menunjukkan perkembangan positif. Salah satu hasil penting datang ketika mereka menghadapi Napoli dalam lanjutan Serie A pada 1 November 2026.

Bermain di Allianz Stadium, Juventus berhasil mengamankan kemenangan 2-0 atas Napoli. Kerim Alajbegovic membuka keunggulan pada menit ke-70 melalui tembakan jarak jauh yang tidak mampu dihentikan kiper lawan.

Jeremie Boga kemudian memastikan kemenangan Juventus melalui gol pada menit ke-87.

Hasil tersebut menjadi respons positif bagi Luciano Spalletti setelah timnya sebelumnya mendapatkan sejumlah kritik akibat performa yang belum konsisten.

Kemenangan atas Napoli juga memperlihatkan bahwa Juventus memiliki sejumlah pemain yang mampu menjadi pembeda ketika pertandingan berlangsung ketat.

Namun, Spalletti tentu tidak ingin anak asuhnya cepat berpuas diri. Konsistensi masih menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan apabila Juventus ingin memperbaiki posisi mereka di klasemen Serie A.

Tantangan Berikutnya Menanti Juventus

Perjalanan Juventus pada musim 2026/2027 masih panjang. Luciano Spalletti harus memastikan timnya mampu menjaga momentum positif setelah meraih kemenangan penting atas Napoli.

Selain memperbaiki efektivitas lini serang, Juventus juga perlu meningkatkan koordinasi antarlini dan mengurangi kesalahan yang dapat memberikan keuntungan kepada lawan.

Persoalan keputusan VAR dalam pertandingan melawan Rennes mungkin sudah berlalu, tetapi insiden tersebut tetap menjadi salah satu momen yang menimbulkan tanda tanya bagi Spalletti.

Di sisi lain, sang pelatih harus mengalihkan perhatian kepada pertandingan berikutnya dan memastikan Juventus tidak kehilangan fokus dalam persaingan di berbagai kompetisi.

Dengan kualitas pemain yang dimiliki, Juventus masih mempunyai peluang untuk memperbaiki perjalanan mereka musim ini. Spalletti kini dituntut membuktikan bahwa perubahan pendekatan permainan dan evaluasi terhadap para pemainnya mampu membawa Bianconeri kembali ke jalur kemenangan secara konsisten.

Leave a Reply