DuniaBola – Spanyol tampil gemilang dengan mengalahkan Kroasia 4-1 pada matchday kedua UEFA Nations League 2026/27. Lamine Yamal menjadi pusat perhatian setelah mencetak dua gol dan menyumbangkan satu assist, sementara Marc Pubill serta Nico Williams turut mencatatkan nama di papan skor.
Pertandingan yang berlangsung di Stadion Ramón Sánchez-Pizjuán, Sevilla, pada Selasa (29/9/2026) waktu setempat tersebut menjadi malam spesial bagi Spanyol. Ini merupakan pertandingan kandang pertama La Roja setelah mereka meraih gelar Piala Dunia 2026.
Di hadapan lebih dari 40 ribu penonton, La Roja tidak hanya merayakan status mereka sebagai juara dunia, tetapi juga menunjukkan bahwa kekuatan mereka masih sangat terjaga. Kemenangan 4-1 atas Kroasia membuat La Roja melanjutkan catatan impresifnya dengan 40 pertandingan beruntun tanpa kekalahan.
Lamine Yamal Buka Pesta Sejak Menit Kedua

La Roja Langsung menunjukkan intensitas tinggi sejak pertandingan dimulai. Baru sekitar 70 detik berjalan, Lamine Yamal sudah berhasil membawa La Roja unggul.
Gol tersebut berawal dari rangkaian serangan La Roja di sisi kiri. Marc Cucurella ikut membangun serangan sebelum bola diteruskan ke area berbahaya. Yamal kemudian menyelesaikan peluang tersebut untuk membuat skor berubah menjadi 1-0.
Gol cepat tersebut menjadi bukti lain betapa berbahayanya Yamal ketika mendapatkan ruang di area pertahanan lawan. Setelah sebelumnya mencetak gol cepat saat menghadapi Inggris di Wembley, ia kembali mencatatkan gol pada menit-menit awal pertandingan bersama Spanyol.
La Roja kemudian terus menekan. Fermín López, Álex Baena, Mikel Oyarzabal dan Yamal beberapa kali memberikan ancaman kepada lini belakang Kroasia.
Namun, dominasi La Roja sempat mendapatkan gangguan ketika Kroasia berhasil menyamakan kedudukan.
Dion Beljo Bikin Spanyol Terkejut

Memasuki menit ke-28, Kroasia berhasil mencetak gol penyama kedudukan.
Ivan Perisic mengirimkan umpan silang ke dalam kotak penalti Spanyol. Dion Drena Beljo kemudian memenangkan duel udara dan melepaskan sundulan yang tidak mampu dihentikan Unai Simón.
Skor berubah menjadi 1-1.
Gol tersebut membuat Kroasia kembali memiliki kepercayaan diri. Spanyol yang sebelumnya begitu dominan harus kembali meningkatkan tempo permainan agar tidak kehilangan momentum.
Namun, respons La Roja berlangsung sangat cepat.
Marc Pubill Kembalikan Keunggulan Spanyol

Hanya tiga menit setelah Kroasia menyamakan kedudukan, Spanyol kembali unggul.
Kali ini Lamine Yamal berperan sebagai kreator. Pemain Barcelona tersebut mengirimkan bola ke area berbahaya yang kemudian disambut Marc Pubill.
Pubill berhasil mencetak gol untuk membawa Spanyol kembali memimpin 2-1. Gol tersebut juga menjadi momen spesial karena merupakan gol pertamanya untuk tim nasional Spanyol.
Keunggulan tersebut bertahan hingga turun minum.
Spanyol sebenarnya memiliki peluang untuk mencetak gol ketiga sebelum babak pertama berakhir. Salah satunya datang dari Fermín López yang melepaskan tembakan dan mengenai tiang gawang. Mikel Oyarzabal juga sempat mencetak gol, tetapi dianulir karena berada dalam posisi offside.
Lamine Yamal Kembali Menggila di Babak Kedua
Memasuki babak kedua, Kroasia mencoba bermain lebih agresif. Tim asuhan Slaven Bilic berusaha meningkatkan tekanan untuk mencari gol kedua.
Akan tetapi, Spanyol justru kembali menunjukkan kualitas mereka ketika mendapatkan ruang.
Pada menit ke-63, Lamine Yamal mencetak gol keduanya dalam pertandingan.
Kali ini Pedri menjadi pemberi assist. Umpan gelandang Spanyol tersebut dimanfaatkan Yamal dengan penyelesaian yang membuat Dominik Livakovic kembali harus memungut bola dari gawangnya.
Skor 3-1 membuat La Roja semakin nyaman.
Bagi Yamal, pertandingan tersebut menjadi panggung yang sangat istimewa. Ia tidak hanya mencetak dua gol, tetapi juga memberikan assist untuk gol Marc Pubill. Performa tersebut membuatnya menjadi salah satu pemain paling menentukan dalam kemenangan La Roja.
Nico Williams Lengkapi Kemenangan 4-1
Luis de la Fuente kemudian melakukan sejumlah pergantian pemain untuk menjaga intensitas timnya.
Pedri masuk menggantikan Fabián Ruiz, Mikel Merino menggantikan Fermín López, sementara Nico Williams dan Víctor Muñoz juga mendapatkan kesempatan bermain. Rodri kemudian masuk menggantikan Martín Zubimendi.
Nico Williams akhirnya memberikan kontribusi langsung menjelang pertandingan berakhir.
Pada menit ke-88 atau 89 menurut sejumlah catatan pertandingan, Nico melepaskan penyelesaian yang membuat La Roja unggul 4-1. Gol tersebut sekaligus mengunci kemenangan telak La Roja atas Kroasia.
Skor 4-1 bertahan hingga peluit panjang.
Spanyol Tunjukkan Kedalaman Skuad
Salah satu hal menarik dari kemenangan ini adalah kemampuan Spanyol menjaga kualitas permainan meski melakukan sejumlah pergantian pemain.
Selain Yamal, beberapa pemain seperti Pedri, Nico Williams, Fermín López, Álex Baena dan Mikel Oyarzabal memberikan dimensi berbeda dalam serangan. Di lini tengah, kehadiran Rodri pada babak kedua juga memberikan pengalaman tambahan untuk mengontrol pertandingan.
Komposisi tersebut menunjukkan bahwa La Roja memiliki banyak pilihan untuk mempertahankan gaya permainan mereka.
Di lini belakang, Marc Pubill mendapatkan sorotan khusus setelah mencetak gol sekaligus menjalankan tugas defensifnya. Dean Huijsen, Pau Cubarsí dan Marc Cucurella juga tampil sebagai bagian dari pertahanan Spanyol yang berhasil membatasi Kroasia setelah gol Beljo.
Malam Spesial di Sevilla
Pertandingan melawan Kroasia juga mempunyai makna lebih dari sekadar tiga poin.
Sebelum pertandingan, Jesús Navas menyerahkan trofi Piala Dunia kepada kapten Spanyol, Rodrigo, untuk kemudian diperlihatkan kepada para pendukung di stadion. Sánchez-Pizjuán juga menghadirkan koreografi bertema juara dunia sebagai bagian dari perayaan gelar yang baru diraih Spanyol.
Sekitar 40 ribu penonton hadir di stadion untuk menyaksikan langsung pertandingan tersebut. Spanyol kemudian membalas antusiasme suporter dengan penampilan menyerang dan empat gol.
Kemenangan ini juga memperpanjang rekor tidak terkalahkan Spanyol menjadi 40 pertandingan secara beruntun.
Catatan Penting dari Spanyol vs Kroasia
Pertandingan ini memperlihatkan beberapa fakta menarik. Lamine Yamal mencetak gol pada menit kedua dan kembali mencetak gol pada menit ke-63. Marc Pubill menyumbangkan gol keduanya pada menit ke-31, sedangkan Nico Williams menutup pesta La Roja pada penghujung pertandingan.
Kroasia hanya mampu membalas melalui Dion Beljo pada menit ke-28.
La Roja juga berhasil menjaga performa kandangnya di Sánchez-Pizjuán. Federasi Sepak Bola Spanyol mencatat La Roja kini tidak terkalahkan dalam 26 pertandingan di stadion tersebut.
Laga Berikutnya Menanti Spanyol
Setelah meraih kemenangan atas Inggris dan Kroasia, La Roja akan melanjutkan perjalanan mereka di UEFA Nations League dengan menghadapi Republik Ceko pada 3 Oktober 2026 di Oviedo.
Dengan dua kemenangan pada awal perjalanan mereka, La Roja telah menunjukkan konsistensi setelah keberhasilan di Piala Dunia 2026.
Namun, perjalanan di UEFA Nations League masih panjang. Tantangan berikutnya akan menjadi kesempatan bagi Luis de la Fuente untuk kembali menguji kombinasi pemain, terutama dengan munculnya sejumlah nama muda yang semakin penting dalam struktur tim nasional.
Sementara itu, perhatian tentu kembali tertuju kepada Lamine Yamal. Setelah mencetak dua gol dan satu assist ketika menghadapi Kroasia, pemain muda tersebut semakin memperlihatkan pengaruh besarnya dalam permainan La Roja.
Spanyol 4-1 Kroasia menjadi kemenangan yang bukan hanya menghasilkan tiga poin, tetapi juga memperlihatkan perpaduan antara pemain muda, pengalaman, kedalaman skuad, dan mental juara dunia yang masih terjaga.

