DuniaBola – Paul Pogba resmi mengakhiri kebersamaannya dengan AS Monaco. Klub Ligue 1 tersebut mengumumkan pada 19 Agustus 2026 bahwa mereka telah mencapai kesepakatan bersama dengan sang gelandang untuk mengakhiri kontrak lebih awal. Dengan keputusan tersebut, Pogba kini berstatus tanpa klub dan memasuki babak baru dalam perjalanan kariernya.
Kontrak Pogba bersama AS Monaco sebenarnya masih berlaku hingga Juni 2027. Namun, kedua pihak sepakat mengakhiri kerja sama setelah menilai target yang ditetapkan ketika pemain asal Prancis itu bergabung hanya tercapai sebagian. Pengumuman tersebut sekaligus menutup perjalanan yang berlangsung selama kurang lebih satu tahun di Stade Louis II.
Perjalanan Paul Pogba di Monaco Berakhir Lebih Cepat

Pogba bergabung dengan AS Monaco pada musim panas 2025 sebagai pemain bebas transfer. Kepindahan tersebut menjadi bagian penting dari upaya sang gelandang untuk membangun kembali kariernya setelah melewati periode panjang tanpa bermain akibat hukuman doping.
Monaco ketika itu melihat Pogba sebagai pemain berpengalaman yang bisa memberikan kontribusi di lini tengah sekaligus membantu para pemain muda. Namun, perjalanan tersebut tidak berjalan sesuai rencana.
Dalam satu musim bersama Monaco, Pogba hanya mencatat enam penampilan. Sebagian besar penampilannya datang sebagai pemain pengganti. Situasi tersebut membuat kontribusinya di atas lapangan jauh dari ekspektasi awal.
AS Monaco sendiri tetap memberikan penghargaan terhadap profesionalisme Pogba selama berada di klub. Dalam pernyataan resminya, manajemen klub menyebut pengalaman dan nasihat yang diberikan Pogba kepada pemain-pemain muda sebagai salah satu kontribusi pentingnya selama berada di ruang ganti.
Cedera Kembali Menjadi Kendala
Salah satu faktor terbesar yang menghambat Paul Pogba selama memperkuat Monaco adalah persoalan kebugaran.
Setelah menjalani periode panjang tanpa kompetisi, Paul Pogba membutuhkan waktu untuk mengembalikan kondisi fisiknya. Ia kemudian mengalami sejumlah masalah cedera yang membatasi kesempatan bermainnya.
Pada pramusim 2026/2027, Pogba hanya tampil selama 45 menit dalam pertandingan melawan Saint-Priest. Setelah itu, masalah fisik kembali mengganggu persiapannya sebelum akhirnya terjadi cedera paha yang semakin memperumit situasi.
Situasi tersebut membuat proyek kebangkitan Pogba bersama Monaco tidak berjalan seperti yang diharapkan. Klub kemudian memilih mengakhiri kontraknya sebelum memasuki musim baru.
Pogba Tetap Berusaha Melanjutkan Karier

Meski kembali menjadi pemain tanpa klub, Paul Pogba belum menunjukkan tanda-tanda ingin mengakhiri karier profesionalnya.
Laporan terbaru pada September 2026 menyebut Paul Pogba masih berada di sekitar wilayah Monaco untuk menjalani proses pemulihan dari cedera pahanya. Ia disebut tetap fokus untuk mengembalikan kondisi fisik sebelum menentukan langkah berikutnya.
Hal ini menjadi indikasi bahwa sang gelandang masih membuka kemungkinan untuk kembali bermain. Pogba memiliki pengalaman panjang di level tertinggi dan pernah memperkuat klub-klub besar seperti Juventus serta Manchester United.
Selain itu, ia merupakan bagian penting dari skuad Prancis yang memenangkan Piala Dunia 2018. Pengalaman tersebut membuat namanya tetap memiliki daya tarik di pasar pemain bebas.
Masa Depan Pogba Masih Menjadi Tanda Tanya
Setelah berpisah dengan Monaco, pertanyaan terbesar sekarang adalah klub mana yang akan menjadi tujuan Paul Pogba berikutnya.
Sejumlah laporan sebelumnya mengaitkan Paul Pogba dengan kemungkinan melanjutkan karier di luar Eropa, termasuk Major League Soccer. Namun, sampai September 2026 belum ada pengumuman resmi mengenai klub baru yang akan diperkuatnya.
Sky Sports juga memasukkan Pogba dalam daftar pemain bebas transfer yang masih tersedia setelah jendela transfer musim panas ditutup. Artinya, meskipun pasar transfer utama telah berakhir di sejumlah liga, status tanpa klub membuat Pogba tetap dapat menjadi opsi bagi klub yang membutuhkan pemain berpengalaman.
Namun, faktor kebugaran akan menjadi salah satu hal penting yang kemungkinan diperhatikan calon klub barunya. Paul Pogba perlu memastikan dirinya benar-benar siap kembali bermain sebelum mengambil keputusan mengenai kelanjutan karier.
Monaco Tetap Menghargai Paul Pogba

Perpisahan Paul Pogba dengan Monaco tidak berlangsung dengan konflik terbuka. Kedua pihak memilih mengakhiri kerja sama melalui kesepakatan bersama.AS Monaco bahkan menegaskan apresiasinya terhadap sikap Pogba selama berada di klub. CEO Monaco, Thiago Scuro, menyebut perjalanan tersebut memang tidak menghasilkan akhir seperti yang diharapkan, tetapi ia tetap menilai kembalinya Pogba ke sepak bola profesional sebagai sebuah pencapaian penting.
Pogba sendiri juga menyampaikan rasa terima kasih kepada manajemen, rekan setim, staf, dan para pendukung Monaco. Ia mengakui tidak bermain sebanyak yang diharapkan, tetapi tetap menghargai kesempatan untuk mengenakan seragam klub tersebut.
Babak Baru dalam Karier Paul Pogba
Status tanpa klub menjadi babak baru bagi Paul Pogba yang kariernya dalam beberapa tahun terakhir diwarnai berbagai tantangan.
Sebelum bergabung dengan Monaco, Pogba harus menjalani hukuman larangan bermain yang kemudian dikurangi sehingga memungkinkan dirinya kembali ke sepak bola profesional. Ia akhirnya kembali tampil bersama Monaco dan sempat merasakan kembali atmosfer pertandingan kompetitif setelah absen panjang.
Sayangnya, masalah kebugaran membuat proses comeback tersebut tidak berlangsung maksimal.
Kini, pada usia 33 tahun, Pogba harus menentukan langkah berikutnya. Fokus terdekatnya adalah pemulihan kondisi fisik, sementara keputusan mengenai klub baru masih menunggu perkembangan selanjutnya.
Dengan statusnya sebagai pemain bebas transfer, Pogba tidak harus menunggu hingga bursa transfer berikutnya untuk menandatangani kontrak. Namun, klub peminat tentu akan mempertimbangkan kondisi fisik, kesiapan bermain, serta kemampuan Pogba untuk kembali tampil secara konsisten.
Untuk saat ini, satu hal sudah pasti: perjalanan Paul Pogba bersama AS Monaco telah berakhir. Sang gelandang kini berstatus tanpa klub dan masih memiliki pekerjaan besar untuk membuktikan bahwa dirinya belum selesai sebagai pesepak bola profesional.

