Kylian Mbappe mulai menunjukkan keyakinannya dalam persaingan Ballon d’Or 2026. Penyerang Real Madrid tersebut menilai tahun ini bisa menjadi kesempatan terbaik baginya untuk memenangkan penghargaan individu paling bergengsi di dunia sepak bola.
Kepercayaan diri Mbappe bukan tanpa alasan. Sepanjang musim lalu, pemain asal Prancis itu tampil sangat produktif bersama Real Madrid dengan mencetak 42 gol dalam 44 pertandingan.
Namun, catatan impresif tersebut belum cukup untuk membawa trofi ke Santiago Bernabeu. Real Madrid justru harus mengakhiri musim tanpa satu pun gelar utama.
Situasi berbeda terjadi ketika Mbappe memperkuat Timnas Prancis. Ia berhasil menjadi pencetak gol terbanyak di Piala Dunia dengan koleksi 10 gol dan kini telah mengoleksi 22 gol sepanjang sejarah keikutsertaannya di turnamen tersebut.
Mbappe Merasa Ini Bisa Menjadi Tahunnya

Mbappe menyadari bahwa bermain untuk Real Madrid membuat dirinya selalu menjadi salah satu kandidat Ballon d’Or. Ekspektasi tersebut semakin besar karena Los Blancos merupakan salah satu klub terbesar di dunia.
Menurut Mbappe, performanya di berbagai kompetisi juga memberikan alasan untuk percaya diri. Ia merasa telah mencatatkan sejumlah pencapaian penting yang dapat memperkuat peluangnya dalam pemungutan suara.
“Saya rasa ketika Anda bermain untuk Real Madrid, klub terbaik di dunia, orang-orang akan mengaitkan Anda dengan penghargaan ini,” ujar Mbappe seperti dikutip dari BBC Sport.
“Banyak orang membicarakan saya dan Ballon d’Or. Tentu saja, saya telah mencetak sejarah di kompetisi paling penting. Mungkin ini tahun yang tepat untuk itu, tetapi orang-orang bebas memberikan suara sesuai pandangan mereka.”
Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa Mbappe tidak takut mengakui ambisinya. Ia ingin menjadi pemain terbaik dunia, tetapi tetap memahami bahwa keputusan akhir bukan berada di tangannya.
Rekor Individu Jadi Modal Besar

Produktivitas menjadi salah satu kekuatan utama Mbappe dalam persaingan Ballon d’Or 2026. Torehan 42 gol bersama Real Madrid menunjukkan bahwa dirinya mampu mempertahankan ketajaman meskipun menghadapi tekanan besar.
Selain itu, performanya di Piala Dunia juga menjadi bagian penting dari penilaian. Koleksi 10 gol membuat Mbappe semakin dekat dengan berbagai catatan historis dalam kompetisi tersebut.
Kini, ia sudah mengoleksi 22 gol di Piala Dunia. Angka tersebut memperkuat status Mbappe sebagai salah satu pencetak gol paling produktif dalam sejarah turnamen.
Meski demikian, penghargaan Ballon d’Or tidak hanya ditentukan oleh jumlah gol. Prestasi tim, gelar yang diraih, konsistensi, serta pengaruh seorang pemain juga menjadi faktor penting dalam persaingan.
Mbappe Bukan Favorit Utama
Menariknya, meski memiliki statistik individu yang sangat kuat, Mbappe bukan kandidat yang paling diunggulkan dalam persaingan tahun ini.
Beberapa nama lain justru disebut memiliki peluang lebih besar. Harry Kane, Lamine Yamal, dan Rodri menjadi pemain yang diperkirakan akan menjadi pesaing utama Mbappe.
Kane memiliki modal luar biasa setelah mencetak 61 gol dalam 51 pertandingan bersama Bayern Munich. Penyerang Inggris tersebut juga berhasil membawa Bayern meraih gelar ganda di Jerman.
Sementara itu, Lamine Yamal juga masuk dalam persaingan setelah menjalani musim impresif bersama Barcelona dan Timnas Spanyol. Rodri pun tetap menjadi kandidat kuat berkat kontribusinya di lini tengah.
Mbappe Pernah Finis di Posisi Ketiga
Ballon d’Or bukan penghargaan yang asing bagi Mbappe. Posisi terbaiknya sejauh ini adalah peringkat ketiga pada edisi 2023 ketika masih memperkuat Paris Saint-Germain.
Kini, kesempatan kembali terbuka setelah ia menjadi bagian penting dari proyek Real Madrid. Mbappe pun tidak menyembunyikan keyakinannya terhadap kemampuan sendiri.
“Saya selalu menganggap diri saya sebagai terbaik di dunia, tetapi setiap orang punya pendapat masing-masing. Mungkin orang lain berpikir dengan cara berbeda,” kata Mbappe.
Ia menegaskan bahwa perdebatan mengenai siapa pemain terbaik bukan sesuatu yang perlu diperpanjang. Baginya, setiap orang memiliki penilaian masing-masing.
Semua Ditentukan oleh Para Jurnalis
Mbappe memahami bahwa keyakinan pribadi tidak akan menentukan hasil akhir Ballon d’Or. Penghargaan tersebut nantinya ditentukan berdasarkan suara para jurnalis yang berhak memilih.
“Tentu saja tahun ini bisa menjadi momen yang bagus bagi saya untuk memenangkan Ballon d’Or. Namun, jurnalis-lah yang memberikan suara,” sambungnya.
Ballon d’Or 2026 dijadwalkan diberikan pada 26 Oktober mendatang. Mbappe masih memiliki waktu untuk memperkuat peluangnya sekaligus menunjukkan bahwa dirinya pantas berada di posisi teratas.
Dengan produktivitas tinggi, pengalaman di level tertinggi, serta status sebagai pemain utama Real Madrid, Mbappe memiliki modal kuat. Namun, persaingan tahun ini sangat ketat dan keberhasilan meraih trofi bersama klub maupun tim nasional dapat menjadi faktor penentu.
Kini, pertanyaannya bukan lagi apakah Mbappe percaya dirinya bisa memenangkan Ballon d’Or. Sang penyerang sudah memberikan jawabannya. Tahun 2026, menurut Mbappe, bisa menjadi momen yang tepat untuk membuktikan bahwa dirinya memang layak menjadi yang terbaik.

