duniabola Inter Milan resmi mengamankan masa depan Francesco Pio Esposito dengan kontrak baru berdurasi panjang. Penyerang berusia 21 tahun itu kini terikat dengan Nerazzurri hingga Juni 2032.
Kesepakatan tersebut menjadi salah satu contoh awal penggunaan aturan baru di Liga Italia mengenai durasi kontrak pemain. Sebelumnya, regulasi Italia membatasi kontrak maksimal selama lima tahun, tetapi perubahan aturan kini memungkinkan kontrak hingga enam musim.
Esposito merupakan produk akademi Inter Milan yang telah bergabung sejak 2014. Setelah melewati berbagai jenjang pembinaan, ia kini menjadi salah satu penyerang utama dan bermain bersama kapten Lautaro Martinez.
Perkembangan Esposito semakin terlihat setelah menjalani masa peminjaman selama dua musim di Spezia. Ia kemudian kembali ke San Siro pada 2025 dan berkembang pesat di bawah asuhan Cristian Chivu yang sebelumnya juga pernah bekerja dengannya di tim muda.
Esposito Jadi Aset Berharga Inter
Esposito merayakan ulang tahunnya yang ke-21 pada Juni lalu. Hingga kini, ia telah mencatatkan 53 penampilan kompetitif bersama tim senior Inter Milan.
Dari jumlah tersebut, Esposito berhasil mencetak 12 gol dan memberikan delapan assist. Catatan tersebut membuat Inter Milan semakin yakin untuk mengamankan masa depannya dalam jangka panjang.
Bukan hanya di level klub, Esposito juga mulai mendapat tempat di Timnas Italia. Ia melakukan debut senior pada September 2025 dan sejauh ini sudah mengoleksi lima gol dari sembilan penampilan.
Gaji Esposito Naik

Perpanjangan kontrak hingga Juni 2032 membuat Esposito memiliki kepastian mengenai masa depannya di Inter Milan. Kesepakatan tersebut juga menunjukkan besarnya kepercayaan klub terhadap perkembangan sang penyerang muda.
Berdasarkan laporan yang beredar, Esposito akan mendapatkan peningkatan gaji dalam kontrak barunya. Pendapatannya kini disebut mencapai 2,7 juta euro per musim secara bersih.
Sebelumnya, Esposito menerima gaji sebesar 1,85 juta euro per musim bersih. Dengan kontrak baru tersebut, Inter Milan bukan hanya mengikat Esposito untuk jangka panjang, tetapi juga memberikan peningkatan finansial kepada pemainnya.
Perpanjangan kontrak Francesco Pio Esposito bukan sekadar urusan administratif biasa di atas kertas, melainkan sebuah pernyataan sikap yang sangat tegas dari Inter Milan mengenai arah proyek olahraga mereka. Di tengah era sepak bola modern yang serba cepat dan dinamis, memberikan kesepakatan berdurasi hingga Juni 2032 kepada seorang pemain muda membuktikan betapa besarnya keyakinan jajaran manajemen Nerazzurri terhadap potensi sang bomber. Langkah ini sekaligus memutus tren klub-klub papan atas Italia yang sering kali lebih memilih mendatangkan striker asing siap pakai ketimbang mematangkan aset lokal hasil binaan akademi sendiri.

Keputusan Inter untuk memanfaatkan regulasi anyar terkait durasi kontrak enam tahun memperlihatkan kejelian strategi finansial dan olahraga klub. Langkah ini mengamankan nilai pasar Esposito dari kejaran klub-klub raksasa Eropa lainnya yang mulai melirik ketajamannya. Bagi sang pemain, lonjakan gaji bersih menjadi 2,7 juta euro per musim merupakan wujud apresiasi nyata atas kerja keras dan konsistensi performansinya di lapangan. Ia tidak lagi dipandang sebagai sekadar “pemain masa depan”, melainkan pilar penting yang sejajar di lini depan tim utama saat ini.
Kehadiran Cristian Chivu di kursi kepelatihan menjadi faktor krusial dalam akselerasi karier Esposito. Hubungan emosional dan profesional yang sudah terbangun sejak masa-masa di tim junior memangkas proses adaptasi. Chivu sangat memahami karakter, kelebihan, serta area yang masih perlu ditingkatkan dari gaya bermain Esposito. Kepercayaan penuh sang pelatih dibayar tuntas dengan performa impresif di lapangan, di mana Esposito mampu menjelma menjadi penyerang modern yang tidak hanya fokus mencetak gol, tetapi juga aktif terlibat dalam membangun serangan, membuka ruang, dan memberikan assist bagi rekan-rekannya.
Berduet bersama penyerang kelas dunia sekaligus kapten tim, Lautaro Martinez, memberikan ruang belajar yang luar biasa bagi Esposito. Proses mentorship secara alami terjadi di lapangan maupun di ruang ganti. Kolaborasi keduanya menghadirkan dimensi serangan yang bervariasi bagi Inter Milan. Kematangan mental Esposito saat dipercaya tampil di laga-laga krusial menunjukkan bahwa masa peminjamannya di Spezia selama dua musim benar-benar menjadi kawah candradimuka yang menempa fisik dan ketangguhannya bertanding di level profesional.
Dampak dari lonjakan performa Esposito juga dirasakan secara langsung oleh Tim Nasional Italia. Kebutuhan Gli Azzurri akan sosok penyerang tengah bernomor sembilan yang murni dan tajam seakan menemukan jawabannya pada diri Esposito. Catatan lima gol dari sembilan penampilan awal di level internasional senior menjadi bukti betapa cepatnya ia beradaptasi dengan tekanan jersey tim nasional. Kehadirannya memberikan angin segar dan optimisme baru bagi publik sepak bola Italia yang merindukan sosok juru gedor lokal yang andal di level tertinggi.
Dengan ikatan kontrak yang sangat panjang, stabilitas karier Esposito kini terjamin sepenuhnya. Fokus utamanya kini adalah terus menjaga konsistensi, mengasah ketajaman, dan membantu Inter Milan meraih berbagai trofi domestik maupun Eropa. Manajemen Inter telah merancang fondasi yang kokoh, dan Francesco Pio Esposito diproyeksikan menjadi wajah sekaligus simbol masa depan klub dalam kurun waktu satu dekade ke depan.

