Matteo Gabbia Terancam Absen, AC Milan Hadapi Juventus dengan Masalah di Lini Belakang

Matteo Gabbia

DuniaBola – Bek tengah Matteo Gabbia terancam tidak dapat memperkuat Rossoneri dalam duel yang akan berlangsung di Allianz Stadium, Minggu, 6 September 2026. Kabar buruk tersebut membuat AC Milan harus mencari penganti menjelang pertandingan besar menghadapi Juventus pada pekan ketiga Serie A 2026/27.

Gabbia mengalami masalah pada bagian pergelangan kaki yang membuatnya harus menjalani penanganan khusus dari tim medis Milan. Kondisi tersebut kembali menjadi perhatian setelah sang pemain sebelumnya juga sempat mengalami masalah pada pergelangan kaki yang sama selama pramusim.

Situasi ini membuat pelatih AC Milan harus menyiapkan alternatif di lini pertahanan. Terlebih, pertandingan melawan Juventus merupakan salah satu ujian terbesar Milan pada awal musim karena kedua tim sama-sama mengawali kompetisi dengan catatan positif.

Matteo Gabbia Kembali Terkendala Masalah Pergelangan Kaki

Masalah Gabbia muncul ketika AC Milan menjalani sesi latihan pada awal September. Sang pemain dilaporkan mengalami rasa tidak nyaman pada pergelangan kakinya sehingga tidak mampu menyelesaikan latihan secara normal.

Tim medis kemudian memberikan perawatan khusus kepada bek berusia 26 tahun tersebut. Matteo Gabbia diharapkan bisa memanfaatkan waktu pemulihan untuk kembali berlatih sebelum pertandingan melawan Juventus.

Namun, perkembangan terbaru belum memberikan optimisme penuh.

Pada sesi latihan Milan setelah hari libur tim, Matteo Gabbia masih menjalani program pemulihan di gym dan belum bergabung secara normal dengan rekan-rekannya. Kondisi tersebut membuat peluangnya tampil menghadapi Juventus semakin kecil.

Menurut laporan terbaru, masalah tersebut juga terjadi pada pergelangan kaki yang sebelumnya membuat Gabbia absen dari laga uji coba melawan Manchester United di Wroclaw. Artinya, Milan harus berhati-hati agar kondisi sang bek tidak berkembang menjadi masalah yang lebih serius.

Milan Tidak Ingin Mengambil Risiko

Dengan pertandingan melawan Juventus berlangsung dalam waktu dekat, keputusan mengenai Matteo Gabbia kemungkinan baru akan ditentukan setelah melihat perkembangan kondisinya pada sesi latihan terakhir.

Milan tentu memiliki kepentingan besar untuk mendapatkan Gabbia. Ia merupakan salah satu opsi penting di lini belakang dan memiliki pengalaman menghadapi pertandingan dengan tekanan tinggi.

Namun, memaksakan pemain yang belum sepenuhnya pulih juga dapat menjadi risiko.

Laporan dari media Italia bahkan menyebut Gabbia berpotensi melewatkan pertandingan melawan Juventus dan kemungkinan pertandingan berikutnya jika masalah pergelangan kakinya belum benar-benar teratasi.

Karena itu, tim medis dan staf pelatih Milan kemungkinan akan mengambil keputusan berdasarkan kondisi fisik sang pemain, bukan sekadar mengejar kemungkinan tampil dalam satu pertandingan.

De Winter Jadi Kandidat Pengganti Gabbia

Jika Matteo Gabbia akhirnya dinyatakan tidak bisa bermain, Milan sudah memiliki beberapa opsi untuk mengisi lini belakang.

Salah satu nama yang paling mungkin mendapatkan tempat adalah Koni De Winter.

De Winter menjadi bagian dari trio pertahanan Milan dalam dua pertandingan awal musim dan dinilai sebagai salah satu pilihan utama untuk menjaga keseimbangan lini belakang apabila Matteo Gabbia absen.

Prediksi susunan pemain terbaru juga menempatkan De Winter bersama Matteo Gila dan Strahinja Pavlovic dalam tiga bek Milan.

Pilihan tersebut menunjukkan bahwa absennya Gabbia tidak otomatis membuat Milan kehilangan struktur permainan. Akan tetapi, kedalaman skuad tetap menjadi perhatian karena pertandingan menghadapi Juventus membutuhkan konsentrasi tinggi selama 90 menit.

Fikayo Tomori Kembali Menjadi Opsi

Ada satu perkembangan yang cukup membantu Milan di tengah masalah Gabbia.

Fikayo Tomori kembali masuk ke dalam kelompok tim setelah sebelumnya tidak meninggalkan klub pada bursa transfer musim panas. Bek asal Inggris tersebut bahkan sudah kembali berlatih bersama rekan-rekannya dan berpeluang masuk skuad untuk menghadapi Juventus.

Kembalinya Tomori bisa menjadi solusi penting bagi Ruben Amorim.

Sebelumnya, situasi Tomori sempat tidak pasti karena masa depannya di San Siro menjadi bahan pembicaraan sepanjang bursa transfer. Namun setelah tidak terjadi kepindahan, Milan kembali memasukkannya ke dalam rencana tim.

Dengan kondisi Matteo Gabbia yang bermasalah, kehadiran Tomori menjadi semakin penting.

Pengalaman Tomori di pertandingan besar juga dapat memberikan alternatif kepada Amorim apabila membutuhkan perubahan strategi di lini belakang.

Tantangan Besar di Allianz Stadium

Juventus vs Milan akan menjadi salah satu pertandingan paling menarik pada awal Serie A 2026/27.

Kedua tim sama-sama mengawali musim dengan dua kemenangan dari dua pertandingan pertama. Karena itu, duel di Turin bukan sekadar pertandingan biasa, tetapi juga menjadi kesempatan bagi salah satu tim untuk menunjukkan kekuatan mereka sejak awal kompetisi.

Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 6 September 2026 pukul 20.45 waktu Italia di Allianz Stadium.

Situasi ini membuat masalah Gabbia semakin penting bagi Milan.

Menghadapi Juventus di kandang lawan membutuhkan lini belakang yang solid. Juventus memiliki pemain-pemain yang mampu memanfaatkan ruang sekecil apa pun, sehingga koordinasi antarpemain belakang akan menjadi salah satu faktor penentu pertandingan.

Lini Belakang Milan Harus Tetap Solid

Absennya Matteo Gabbia akan membuat Amorim harus mengandalkan kombinasi pemain lain.

Dalam dua pertandingan awal musim, Milan sudah menunjukkan kecenderungan menggunakan formasi tiga bek. Struktur tersebut membutuhkan komunikasi yang sangat baik antara bek tengah, terutama ketika menghadapi tekanan lawan dan situasi transisi.

Jika Matteo Gabbia tidak tersedia, De Winter, Gila, dan Pavlovic berpotensi menjadi pilihan utama.

Ketiganya harus mampu menjaga jarak antarlini sekaligus menghadapi pergerakan penyerang Juventus.

Selain bertahan, trio tersebut juga dituntut mampu membangun serangan dari belakang. Milan membutuhkan distribusi bola yang baik untuk keluar dari tekanan Juventus dan menghubungkan lini belakang dengan lini tengah.

Matteo Gabbia Masih Berpeluang, tetapi Kondisinya Mengkhawatirkan

Meski peluang Gabbia untuk tampil semakin diragukan, pintu untuk kembali ke lapangan belum sepenuhnya tertutup.

Milan masih akan memantau perkembangan kondisinya hingga mendekati pertandingan. Sebelumnya, target staf medis adalah mengupayakan sang pemain kembali berlatih pada Kamis atau paling lambat Jumat agar masih memiliki kesempatan masuk skuad.

Namun perkembangan latihan terbaru menunjukkan bahwa Gabbia masih menjalani pekerjaan pemulihan di gym.

Sky Sport Italia bahkan mencantumkan Gabbia sebagai pemain Milan yang harus absen dari pertandingan melawan Juventus karena masalah pergelangan kaki.

Dengan demikian, kemungkinan besar Milan harus bersiap menghadapi Juventus tanpa salah satu bek tengahnya.

Juventus Juga Tidak Sepenuhnya Lengkap

Menariknya, Juventus juga menghadapi sejumlah masalah kebugaran menjelang pertandingan.

Khephren Thuram harus menjalani operasi pada lutut dan diperkirakan baru kembali pada awal 2027. Juventus juga kehilangan Juan Cabal yang mengalami masalah otot, sementara beberapa pemain lain masih harus menjalani evaluasi kondisi.

Artinya, kedua tim sama-sama tidak datang dalam kondisi skuad yang benar-benar ideal.

Perbedaan kedalaman skuad dan kemampuan pelatih dalam menemukan solusi dapat menjadi faktor penting dalam pertandingan.

Bagi Milan, kemampuan Amorim merotasi pemain belakang akan diuji untuk pertama kalinya dalam pertandingan besar musim ini.

Duel Awal Musim yang Bisa Menentukan Momentum

Meskipun baru memasuki pekan ketiga, pertandingan Juventus kontra Milan memiliki arti besar.

Kedua tim sama-sama mengincar posisi tinggi di klasemen. Kemenangan akan memberikan dorongan psikologis sekaligus memperkuat kepercayaan diri setelah memulai musim dengan sempurna.

Bagi Milan, kemenangan di Turin akan menjadi pernyataan bahwa mereka mampu bersaing meski menghadapi masalah cedera pemain.

Karena itu, absennya Gabbia tidak boleh sampai mengganggu konsentrasi seluruh tim.

Milan harus mampu menunjukkan bahwa mereka memiliki kedalaman skuad yang cukup untuk mengatasi kehilangan satu pemain penting.

Menunggu Keputusan Akhir

Situasi Matteo Gabbia masih menjadi salah satu perhatian utama Milan sebelum pertandingan melawan Juventus.

Masalah pergelangan kaki yang kembali kambuh membuat peluangnya tampil semakin kecil. Terlebih, hingga perkembangan terbaru sang pemain belum kembali berlatih penuh bersama tim.

Milan memiliki beberapa alternatif, terutama dengan keberadaan De Winter, Pavlovic, Gila, serta kembalinya Tomori ke dalam skuad.

Namun, menghadapi Juventus selalu membutuhkan kesiapan maksimal.

Keputusan akhir mengenai Matteo Gabbia kemungkinan akan ditentukan berdasarkan kondisi terakhir sang pemain sebelum pertandingan. Jika dinyatakan tidak fit, Milan tampaknya tidak akan mengambil risiko dan akan mempercayakan lini belakang kepada pemain yang berada dalam kondisi lebih siap.

Bagi Rossoneri, tantangannya jelas: tetap menjaga pertahanan tetap solid meski kehilangan salah satu pemain penting.

Dan jika Milan berhasil melewati ujian berat di Allianz Stadium tanpa Gabbia, kemenangan tersebut bisa menjadi bukti bahwa kedalaman skuad mereka cukup kuat untuk menghadapi berbagai masalah sepanjang musim.
:::

Catatan: jadwal yang lebih baru dari sumber Italia/kompetisi menempatkan Juventus vs Milan pada Minggu, 6 September 2026 pukul 20.45 waktu Italia (Senin, 7 September pukul 01.45 WIB).

Leave a Reply