DuniaBola – Marcus Rashford mulai menunjukkan tanda-tanda kebangkitan bersama Manchester United. Setelah melewati periode sulit yang membuat masa depannya di Old Trafford sempat berada dalam ketidakpastian, Rashford akhirnya kembali mendapatkan kepercayaan untuk tampil sebagai starter. Penampilan tersebut menjadi sinyal positif bagi Manchester United yang kini berada di bawah arahan Michael Carrick.
Rashford menjadi starter ketika Manchester United menghadapi Ipswich Town pada pekan kedua Premier League 2026/2027 di Old Trafford, Minggu (30/8/2026). Laga tersebut menjadi momen penting karena merupakan kali pertama Rashford masuk starting XI Manchester United setelah lebih dari 18 bulan. Ia terakhir kali menjadi starter untuk United pada Desember 2024.
Kembali Mendapat Kepercayaan Carrick

Kembalinya Marcus Rashford ke dalam susunan pemain utama tidak terjadi secara tiba-tiba. Michael Carrick sejak awal sudah memberikan sinyal bahwa dirinya siap memberikan kesempatan kepada sang penyerang untuk membuktikan diri.
Rashford kembali ke Manchester United setelah menjalani masa peminjaman selama 18 bulan. Ia sebelumnya sempat memperkuat Aston Villa dan Barcelona setelah hubungannya dengan tim utama United mengalami masalah pada era Ruben Amorim. Situasi tersebut membuat Rashford sempat diperkirakan akan meninggalkan Old Trafford secara permanen.
Namun, kedatangan Carrick memberikan babak baru. Sang pelatih melihat kondisi Rashford yang jauh lebih baik ketika kembali mengikuti latihan.
Carrick bahkan memberikan pujian terhadap sikap dan kondisi fisik Rashford. Ia menilai sang pemain menunjukkan perkembangan positif sejak kembali ke lingkungan Manchester United.
Kini, kepercayaan tersebut mulai diwujudkan di lapangan.
Marcus Rashford Tampil Saat MU Bangkit

Manchester United membutuhkan kemenangan setelah mengawali musim dengan kekalahan 0-2 dari Hull City. Tekanan semakin besar karena pertandingan melawan Ipswich merupakan laga kandang pertama United di Premier League musim ini.
Marcus Rashford kemudian dipercaya menjadi starter. Kehadirannya memberikan tambahan kecepatan dan ancaman di lini depan Manchester United.
Pertandingan sempat berjalan tidak sesuai harapan. Ipswich mampu mencetak gol lebih dahulu dan membuat pertahanan United berada dalam tekanan. Namun, Manchester United kemudian bangkit dan mencatat kemenangan telak 5-2.
Bruno Fernandes menjadi bintang utama dengan mencetak hat-trick. Harry Maguire dan Bryan Mbeumo turut mencatatkan nama di papan skor. Kemenangan tersebut menjadi respons sempurna United setelah kekalahan pada pertandingan pembuka.
Di tengah pesta gol tersebut, Rashford memang tidak mencetak gol. Namun, kontribusinya tidak semata-mata dapat diukur melalui jumlah gol.
Penampilannya mendapatkan perhatian positif karena ia menunjukkan energi, kemauan bekerja, serta keterlibatan yang lebih besar dalam permainan tim. ESPN juga menilai Rashford memberikan penampilan yang baik dalam kembalinya ia ke starting XI.
Rashford Bisa Menjadi ‘Rekrutan Baru’ bagi MU
Kondisi Marcus Rashford saat ini membuat Manchester United memiliki keuntungan tersendiri. Jika sang penyerang benar-benar mampu kembali ke level terbaiknya, United seolah mendapatkan pemain baru tanpa harus mengeluarkan biaya transfer tambahan.
Carrick sendiri melihat potensi tersebut. Setelah kemenangan atas Ipswich, sang pelatih menyebut kembalinya Marcus Rashford sebagai sesuatu yang fantastis bagi Manchester United dan yakin pemain berusia 28 tahun itu dapat memberikan dampak besar.
Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa Carrick tidak sekadar memberikan kesempatan kepada Marcus Rashford karena keterbatasan pilihan. Sang pelatih memang melihat kualitas yang masih dimiliki pemain kelahiran Manchester tersebut.
Marcus Rashford memiliki beberapa karakteristik yang sulit digantikan. Kecepatan, kemampuan melakukan penetrasi, pergerakan dari sisi kiri, serta pengalaman bermain di level tertinggi membuatnya tetap menjadi aset penting bagi United.
Apabila kepercayaan dirinya terus meningkat, Marcus Rashford bisa menjadi salah satu senjata utama dalam skema permainan Carrick.
Pengalaman di Barcelona Bisa Menjadi Modal

Periode Marcus Rashford bersama Barcelona juga dapat menjadi bagian penting dari proses kebangkitannya.
Selama berada di Spanyol, Marcus Rashford kembali mendapatkan pengalaman bermain dalam lingkungan sepak bola dengan tuntutan teknis yang sangat tinggi. Ia juga tampil di berbagai pertandingan penting dan mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan permainannya.
Setelah kembali ke Manchester, pengalaman tersebut dapat menjadi modal untuk menghadapi tantangan baru.
Yang dibutuhkan Rashford sekarang bukan hanya kemampuan mencetak gol, tetapi juga konsistensi. Ia harus membuktikan bahwa dirinya mampu menjaga level permainan dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya.
Kemenangan atas Ipswich menjadi langkah awal yang menjanjikan.
Persaingan di Lini Depan Semakin Menarik
Manchester United kini memiliki sejumlah pemain ofensif dengan karakter berbeda. Kehadiran Rashford membuat Carrick mempunyai lebih banyak pilihan untuk menyusun lini serang.
Rashford bisa memberikan ancaman melalui kecepatan di sisi lapangan maupun bergerak lebih ke tengah. Sementara itu, pemain seperti Bryan Mbeumo dan Matheus Cunha juga memberikan variasi dalam membangun serangan.
Situasi tersebut berpotensi membuat persaingan di lini depan menjadi semakin sehat.
Bagi Marcus Rashford , persaingan tersebut justru dapat menjadi motivasi. Ia tidak lagi bisa mengandalkan status sebagai pemain jebolan akademi atau pengalaman masa lalu. Performa di lapangan harus menjadi dasar utama untuk mendapatkan tempat.
Jika mampu mempertahankan performanya, peluang Rashford untuk menjadi pilihan utama Carrick akan semakin besar.
Masa Depan Rashford Mulai Berubah
Beberapa pekan lalu, masa depan Marcus Rashford di Manchester United masih penuh tanda tanya. Barcelona tidak mengaktifkan opsi untuk mempermanenkannya setelah masa peminjaman berakhir, sementara United juga sempat terbuka terhadap kemungkinan kepergiannya.
Kini situasinya mulai berubah.
Rashford telah kembali berlatih bersama Manchester United, mendapatkan kepercayaan Carrick, kemudian menjadi starter dan ikut membantu tim meraih kemenangan besar di Old Trafford.
Perubahan tersebut belum berarti masa depan Rashford sudah sepenuhnya aman. Namun, setidaknya sang pemain telah mendapatkan kesempatan untuk menulis ulang ceritanya di Manchester United.
Carrick pun memberikan indikasi kuat bahwa dirinya melihat Rashford sebagai bagian dari rencana tim. Dengan bursa transfer yang memasuki tahap akhir, kemampuan Marcus Rashford untuk kembali memberikan kontribusi juga bisa memengaruhi keputusan klub terkait kebutuhan tambahan pemain di lini serang.
Bukan Sekadar Comeback
Kemenangan 5-2 atas Ipswich mungkin menjadi awal dari sesuatu yang lebih besar bagi Marcus Rashford.
Setelah lama berada di luar rencana utama Manchester United, sang penyerang akhirnya kembali mendapatkan kesempatan tampil di depan publik Old Trafford. Ia belum mencetak gol, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana ia merespons kesempatan tersebut.
Rashford menunjukkan bahwa dirinya masih memiliki kualitas untuk menjadi bagian penting Manchester United.
Tantangan berikutnya adalah mempertahankan performa tersebut. Jika mampu melakukannya, bukan tidak mungkin Rashford kembali menjadi salah satu pemain paling berbahaya dalam skuad Manchester United.
Bagi Carrick, kebangkitan Rashford jelas menjadi kabar positif. United mendapatkan tambahan opsi menyerang sekaligus pemain berpengalaman yang memahami tekanan bermain untuk klub sebesar Manchester United.
Dan bagi Marcus Rashford sendiri, perjalanan tersebut baru saja dimulai.
Setelah melewati periode penuh keraguan, ia kini memiliki kesempatan untuk membuktikan bahwa dirinya belum habis. Jika momentum ini terus terjaga, Manchester United bisa kembali memiliki salah satu senjata berbahaya yang selama beberapa tahun terakhir sempat kehilangan tajinya.

