Real Madrid Langsung Tampil Menekan
Dunia Bola -Bermain di kandang sendiri, Real Madrid tidak membutuhkan waktu lama untuk mengambil kendali permainan. Anak asuh Jose Mourinho langsung memberikan tekanan kepada pertahanan Malaga sejak menit pertama.
Alexander-Arnold bahkan nyaris membuka keunggulan ketika pertandingan belum genap satu menit. Sayangnya, tembakan pemain asal Inggris tersebut masih melambung di atas mistar gawang Malaga.
Tekanan Madrid berlanjut beberapa menit kemudian. Antonio Rudiger ikut memberikan ancaman melalui sundulan, tetapi bola masih melebar dari sasaran. Malaga mencoba memberikan respons dengan beberapa percobaan dari luar maupun dalam kotak penalti, namun belum mampu membuat Thibaut Courtois benar-benar kerepotan.
Bellingham Buka Keran Gol
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-19. Jude Bellingham berhasil memanfaatkan bola yang terlepas dari penguasaan Kylian Mbappe.
Gelandang asal Inggris itu kemudian menggiring bola hingga mendekati kotak penalti sebelum melepaskan tembakan mendatar. Bola meluncur ke dalam gawang Malaga dan membawa Real Madrid unggul 1-0.
Gol tersebut membuat permainan Madrid semakin agresif. Tidak lama kemudian, tuan rumah berhasil menggandakan keunggulan melalui gol bunuh diri Alfonso Herrero.
Kiper Malaga sebenarnya berusaha menghalau sundulan Bellingham. Namun, upayanya justru membuat bola masuk ke gawang sendiri. Real Madrid pun unggul 2-0 sebelum pertandingan memasuki setengah jam pertama.
Mbappe Tambah Keunggulan Madrid

Real Madrid semakin menjauh pada menit ke-30. Kali ini giliran Kylian Mbappe yang mencatatkan namanya di papan skor.
Trent Alexander-Arnold mengirimkan umpan silang dari sisi kanan. Mbappe menyambut bola tersebut dengan tembakan voli yang tidak mampu dihentikan Herrero.
Skor berubah menjadi 3-0 dan bertahan hingga turun minum. Meski tertinggal jauh, Malaga tetap berusaha memberikan perlawanan.
Pada penghujung babak pertama, Rodriguez hampir memperkecil ketertinggalan. Sayangnya, tendangan jarak dekatnya hanya membentur tiang gawang Real Madrid.
Dominasi Berlanjut Setelah Jeda

Memasuki babak kedua, Malaga melakukan pergantian pemain dengan menarik Rodriguez dan memasukkan Martinez. Namun, perubahan tersebut belum mampu mengubah jalannya pertandingan.
Real Madrid tetap tampil dominan. Mbappe langsung memberikan ancaman hanya tiga menit setelah babak kedua dimulai. Tembakan jarak dekatnya kembali memaksa Herrero melakukan penyelamatan.
Bellingham juga hampir mencetak gol keduanya pada menit ke-55. Sayangnya, tembakannya masih membentur tiang gawang. Dua menit berselang, giliran Alexander-Arnold yang mendapatkan peluang setelah menerima umpan dari Vinicius, tetapi Herrero berhasil menggagalkannya.
Malaga sesekali mencoba keluar dari tekanan melalui serangan balik. Namun, efektivitas serangan mereka masih menjadi masalah sepanjang pertandingan.
Malaga Gagal Mendapat Penalti
Memasuki menit-menit akhir pertandingan, Malaga sempat memiliki peluang untuk mendapatkan hadiah penalti.
Pada menit ke-85, tim tamu meminta penalti setelah Diomande diduga melakukan handsball di dalam kotak terlarang. Wasit kemudian meninjau insiden tersebut melalui VAR.
Setelah pemeriksaan, penalti tidak diberikan. Diomande dinilai berada dalam posisi natural sehingga kontak bola dengan tangannya dianggap tidak dapat dihindari.
Keputusan tersebut membuat Malaga gagal mendapatkan kesempatan untuk memperkecil skor.
Arda Guler Tutup Pesta Gol
Real Madrid akhirnya melengkapi pesta mereka pada masa injury time. Los Blancos melancarkan serangan balik cepat yang diawali dari sisi kiri.
Vinicius Jr mengirimkan umpan tarik ke area berbahaya. Arda Guler yang berada di posisi tepat kemudian menyelesaikan peluang tersebut menjadi gol.
Skor berubah menjadi 4-0 dan tidak mengalami perubahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Real Madrid Kokoh di Puncak Klasemen

Kemenangan atas Malaga menjadi hasil positif penting bagi Real Madrid. Los Blancos kini mengoleksi sembilan poin dari tiga pertandingan dan berada di puncak klasemen sementara La Liga 2026/2027.
Sebaliknya, Malaga harus menerima kenyataan berada di posisi ke-19 dengan koleksi satu poin. Kekalahan telak di Santiago Bernabeu tentu menjadi pekerjaan rumah besar bagi tim untuk memperbaiki performa pada pertandingan berikutnya.
Dari statistik pertandingan, Real Madrid unggul dalam penguasaan bola dengan persentase 62 persen berbanding 38 persen. Madrid juga mencatatkan tujuh tembakan tepat sasaran dari total 15 percobaan. Malaga memiliki jumlah total tembakan yang sama, tetapi hanya satu yang mengarah tepat ke gawang.
Dengan performa seperti ini, Real Madrid menunjukkan bahwa mereka menjadi salah satu tim yang patut diperhitungkan dalam persaingan La Liga musim 2026/2027.
Statistik Real Madrid vs Malaga

- Skor: Real Madrid 4-0 Malaga
- Pencetak gol: Jude Bellingham, Alfonso Herrero (gol bunuh diri), Kylian Mbappe, Arda Guler
- Total tembakan: 15-15
- Tembakan tepat sasaran: 7-1
- Penguasaan bola: 62%-38%
- Pelanggaran: 6-9
- Offside: 2-1
Susunan Pemain
Real Madrid (4-2-3-1): Courtois; Cucurella, Huijsen, Rudiger, Alexander-Arnold; Camavinga, Valverde; Vinicius Jr, Bellingham, Diaz; Mbappe.
Pelatih: Jose Mourinho.
Malaga (4-4-2): Herrero; Hierro, Galilea, Recio, Puga; Munoz, Rafa, Merino, Larrubia; Chupete, Dotor.
Pelatih: Juan Francisco Funes.


