duniabola Hansi Flick mengakui Barcelona masih perlu mencari striker baru untuk memperkuat lini depan menghadapi musim 2026-2027. Pelatih asal Jerman itu menyebut keputusan klub juga akan dipengaruhi oleh masa depan Ferran Torres.
Barcelona tengah menghadapi perubahan besar di sektor penyerangan setelah kepergian Robert Lewandowski. Situasi tersebut membuat Blaugrana terus dikaitkan dengan sejumlah penyerang top di bursa transfer.
Ferran Torres menjadi salah satu nama yang terus disorot sepanjang musim panas ini. Penyerang timnas Spanyol itu disebut masuk radar Paris Saint-Germain setelah tampil impresif musim lalu.
Barcelona juga telah mendatangkan Anthony Gordon dan Karim Adeyemi untuk menambah variasi di lini depan. Namun, Hansi Flick menegaskan masih ada sejumlah keputusan yang harus diambil sebelum bursa transfer ditutup.
Hansi Flick Akui Barcelona Masih Cari Striker
Hansi Flick tidak menampik bahwa Barcelona sedang mempertimbangkan tambahan pemain di lini depan. Namun, ia menegaskan semua keputusan akan dipengaruhi oleh kondisi skuad saat ini, termasuk masa depan Ferran Torres.
Pelatih asal Jerman tersebut juga mengaku menyerahkan urusan transfer kepada direktur olahraga Deco. Menurutnya, Barcelona memiliki banyak opsi, tetapi belum ingin terburu-buru mengambil keputusan.
“Itu tergantung pada tim. Kami harus menunggu,” ujar Hansi Flick .
“Saya memiliki kepercayaan penuh kepada Deco, dan kami tahu kami harus melakukan sesuatu. Itu juga bergantung pada Ferran. Kita lihat saja nanti apa yang akan kami lakukan,” lanjut Flick.

Lamine Yamal Punya Peran Fleksibel di Lini Depan
Hansi Flick menjelaskan bahwa Lamine Yamal sebenarnya mampu dimainkan sebagai penyerang tengah jika dibutuhkan. Meski demikian, Barcelona tetap memprioritaskan pemain muda tersebut beroperasi di sisi sayap.
Selain itu, Flick menilai Anthony Gordon dan Karim Adeyemi juga memiliki kemampuan bermain di beberapa posisi berbeda. Fleksibilitas tersebut dinilai memberi banyak pilihan bagi Barcelona sepanjang musim.
“Lamine sudah beberapa kali bermain bersama kami sebagai false nine. Dia pemain fantastis, pemain kelas dunia, dan bisa beradaptasi di posisi itu. Fokus kami adalah memainkannya sebagai pemain sayap kanan, tetapi kita lihat saja nanti apa yang akan terjadi,” kata Flick.
“Saya pikir Gordon dan Adeyemi juga bisa bermain di kedua sisi lapangan. Mereka juga mampu dimainkan sebagai nomor sembilan. Kami memiliki banyak pilihan dan kita lihat saja apa yang akan terjadi,” tambah Flick.
Hansi Flick Yakin Juara Dunia Bawa Kepercayaan Diri
Barcelona masih menunggu sejumlah pemain yang baru kembali dari Piala Dunia 2026 untuk bergabung dalam latihan pramusim. Dani Olmo, Lamine Yamal, dan Pau Cubarsi mendapat waktu libur lebih panjang setelah membawa Spanyol menjadi juara dunia.
Meski demikian, Flick tidak khawatir kondisi fisik para pemain akan memengaruhi awal musim Barcelona. Ia justru yakin keberhasilan di Piala Dunia akan meningkatkan mental dan rasa percaya diri mereka.
“Para juara tidak pernah berhenti. Mereka tahu bagaimana cara memenangkan gelar, dan itu sangat penting,” ujar Flick.
“Gelar itu seharusnya memberi mereka lebih banyak kepercayaan diri. Ketika Anda bekerja keras dan fokus setiap hari, pada akhirnya akan tercipta sesuatu yang istimewa. Itulah yang ingin kami capai musim ini,” tutup Flick.

Situasi Finansial dan Manuver Transfer Deco di Musim Panas
Langkah Barcelona di bursa transfer kali ini tidak lepas dari dinamika finansial yang terus mereka kelola. Penjualan Robert Lewandowski memberikan ruang yang lumayan besar dalam margin gaji (wage cap) klub, tetapi manajemen Blaugrana enggan terburu-buru menghabiskan dana tersebut tanpa perhitungan matang. Deco, selaku Direktur Olahraga, dikabarkan tengah mengincar profil penyerang murni (pure number nine) yang tidak hanya tajam di dalam kotak penalti, tetapi juga mampu masuk ke dalam skema permainan berbasis penguasaan bola yang diusung Flick.
Rumor kepindahan Ferran Torres ke Paris Saint-Germain menjadi kunci domino dalam pergerakan transfer ini. Jika PSG melayangkan penawaran resmi dengan nilai yang cocok, Barcelona diyakini akan langsung mengalokasikan dana tersebut untuk mengamankan suksesor Lewandowski. Beberapa nama penyerang muda potensial dari Liga Premier dan Serie A mulai mencuat ke permukaan sebagai kandidat kuat target utama Blaugrana sebelum tenggat bursa transfer berakhir.
Tantangan Taktis Hansi Flick Tanpa Sosok Murni Nomor Sembilan
Tanpa kehadiran penyerang murni berpengalaman, tugas berat kini berada di pundak Hansi Flick untuk meracik strategi penyerangan yang dinamis. Musim lalu, Lewandowski menjadi muara dari hampir setiap serangan Barcelona. Kehilangannya menuntut perubahan pola pikir di lini depan, di mana beban pencetakan gol kini harus didistribusikan secara lebih merata kepada para pemain sayap dan gelandang serang.
Kedatangan Anthony Gordon dan Karim Adeyemi memberikan opsi kecepatan serta daya tembus di area sayap yang sebelumnya sering menjadi kendala. Kombinasi keduanya dengan kreativitas Lamine Yamal berpotensi membentuk skema penyerangan yang sangat cair (fluid attack). Namun, Flick menyadari betul bahwa dalam laga-laga krusial melawan tim dengan pertahanan blok rendah (low block), keberadaan penyerang tengah konvensional tetap dibutuhkan untuk memecah kebuntuan melalui duel udara maupun pemantulan bola.
Ekspektasi Tinggi Musim 2026-2027 dan Tantangan Rotasi
Memasuki musim 2026-2027, ekspektasi terhadap skuad asuhan Hansi Flick semakin tinggi. Keberhasilan para pemain muda seperti Dani Olmo, Lamine Yamal, dan Pau Cubarsi mengantar Timnas Spanyol meraih trofi Piala Dunia 2026 membawa aura positif sekaligus tekanan tambahan. Publik Camp Nou menuntut raihan trofi bergengsi, terutama di kancah domestik dan Liga Champions.
Flick harus pandai mengelola kebugaran para pemain inti yang memiliki jadwal sangat padat usai melakoni turnamen internasional. Rotasi pemain akan menjadi faktor krusial untuk mencegah badai cedera di tengah musim. Oleh karena itu, memiliki kedalaman skuad yang merata di sektor depan bukan lagi sekadar pilihan, melainkan syarat mutlak jika Barcelona ingin tetap kompetitif di semua kompetisi yang mereka ikuti.

