Harry Kane kembali menjadi sorotan di bursa transfer musim panas 2026. Meski masih menjadi andalan Bayern Munchen, penyerang Timnas Inggris tersebut mulai dikaitkan dengan kemungkinan kembali ke Tottenham Hotspur. Spekulasi itu mencuat bukan karena performanya menurun, melainkan karena peluang besar untuk memecahkan rekor gol sepanjang masa Premier League milik Alan Shearer.
Kontrak Kane bersama Bayern Munchen masih berlaku hingga Juni 2027. Namun, berbagai rumor mengenai masa depannya terus bermunculan setelah ia sukses mengakhiri penantian panjang meraih gelar liga bersama klub raksasa Jerman tersebut.
Salah satu yang mendorong kepulangannya adalah presenter talkSPORT sekaligus pendukung fanatik Tottenham, Majestic. Ia secara terbuka meminta Kane kembali ke London Utara demi mengejar sejarah yang belum berhasil diwujudkannya sebelum hijrah ke Bundesliga.
Dengan koleksi gol yang sudah sangat dekat dengan rekor Alan Shearer, peluang tersebut menjadi alasan utama mengapa isu kepulangan Harry Kane kembali ramai diperbincangkan.
Harry Kane Diminta Kembali ke Tottenham
Majestic mengaku menyesali sikapnya ketika Harry Kane memutuskan meninggalkan Tottenham beberapa tahun lalu. Saat itu, ia mengaku kecewa hingga berharap Kane tidak memenangkan trofi bersama klub barunya.
Namun, pandangannya kini berubah sepenuhnya setelah melihat Kane sukses bersama Bayern Munchen. Menurutnya, sang striker telah membuktikan kualitasnya sebagai salah satu penyerang terbaik dunia.
Dalam pernyataannya, Majestic bahkan meminta Tottenham untuk serius membawa pulang sang kapten Timnas Inggris. Ia menyebut klub harus berani menebus klausul pelepasan Kane yang diperkirakan mencapai 81 juta poundsterling atau sekitar Rp1,94 triliun.
Selain itu, ia juga mengusulkan agar Tottenham memberikan kontrak bernilai tinggi dengan gaji sekitar 400 ribu poundsterling per pekan agar Kane bersedia kembali ke klub yang telah membesarkan namanya.
Ajakan tersebut tentu menarik perhatian para pendukung Spurs yang masih menganggap Kane sebagai legenda hidup klub.
Rekor Alan Shearer Jadi Motivasi Besar
Salah satu alasan terbesar yang membuat Harry Kane dikaitkan dengan Premier League adalah peluang memecahkan rekor Alan Shearer.
Saat meninggalkan Tottenham menuju Bayern Munchen, Kane telah mengoleksi 213 gol di Premier League. Sementara itu, Alan Shearer masih memegang rekor sepanjang masa dengan 260 gol.
Artinya, Kane hanya membutuhkan tambahan 47 gol lagi untuk menjadi pencetak gol terbanyak dalam sejarah kompetisi kasta tertinggi Inggris tersebut.
Melihat produktivitas Kane yang masih sangat tinggi hingga usia 33 tahun, banyak pihak percaya target tersebut bukan sesuatu yang mustahil.
Selama membela Tottenham, Kane mencatatkan 280 gol dari 435 pertandingan di semua kompetisi. Ia juga menjadi pemain pertama yang berhasil mencetak 100 gol tandang di Premier League, sebuah pencapaian yang memperlihatkan konsistensinya selama bertahun-tahun.
Jika kembali ke Inggris dalam satu atau dua musim ke depan, peluang memecahkan rekor Shearer diprediksi masih terbuka sangat lebar.
Bayern Munchen Belum Ingin Kehilangan Kane
Meski rumor kepulangan Kane terus berkembang, Bayern Munchen diyakini tidak memiliki rencana melepas sang penyerang dalam waktu dekat.
Klub asal Bavaria tersebut masih menganggap Kane sebagai ujung tombak utama mereka. Performa mantan striker Tottenham itu juga tetap konsisten sejak bergabung ke Allianz Arena.
Selain menjadi mesin gol, Kane dinilai mampu memberikan pengalaman dan kepemimpinan bagi skuad Bayern yang kini dihuni banyak pemain muda.
Manajemen Bayern juga dikabarkan optimistis Kane akan tetap bertahan hingga kontraknya berakhir. Bahkan, tidak menutup kemungkinan kedua belah pihak akan membahas kontrak baru apabila performanya tetap stabil dalam dua musim mendatang.
Situasi itu membuat peluang Tottenham memulangkan Kane pada musim panas ini masih tergolong kecil.
Tottenham Masih Membutuhkan Sosok Pemimpin
Di sisi lain, Tottenham memang masih membutuhkan figur berpengalaman di lini depan. Kehadiran Harry Kane diyakini bukan hanya meningkatkan produktivitas gol, tetapi juga membawa mental juara bagi skuad muda Spurs.
Selama bertahun-tahun membela Tottenham, Kane menjadi simbol loyalitas sekaligus pemain yang mampu mengangkat performa tim dalam berbagai kompetisi.
Meski kini Tottenham memiliki sejumlah pemain muda potensial, pengalaman Kane dinilai tetap sulit tergantikan.
Tak sedikit pendukung Spurs yang berharap suatu hari nanti sang striker kembali mengenakan seragam putih kebanggaan mereka sebelum mengakhiri karier profesional.
Masa Depan Harry Kane Masih Jadi Tanda Tanya
Untuk saat ini, Harry Kane masih fokus menjalani musim bersama Bayern Munchen. Belum ada indikasi bahwa dirinya akan meninggalkan Bundesliga dalam waktu dekat.
Meski begitu, spekulasi mengenai kepulangannya ke Premier League diperkirakan akan terus muncul selama rekor Alan Shearer masih berada dalam jangkauan.
Apabila Kane memutuskan kembali ke Inggris, ia bukan hanya memiliki kesempatan mencetak sejarah baru, tetapi juga berpotensi mengakhiri kisahnya bersama Tottenham dengan cara yang jauh lebih sempurna. Sementara itu, Bayern Munchen tentu berharap sang bomber tetap bertahan demi menjaga peluang meraih lebih banyak gelar dalam beberapa musim mendatang.

