Zinedine Zidane Sepakat Jadi Pelatih Baru Timnas Prancis
Teka-teki mengenai siapa sosok yang akan menangani Timnas Prancis akhirnya mulai menemukan titik terang. Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) dikabarkan telah mencapai kesepakatan dengan legenda sepak bola Prancis, Zinedine Zidane, untuk menjadi pelatih baru Les Bleus setelah berakhirnya Piala Dunia 2026.
Kabar tersebut langsung menjadi perhatian para pecinta sepak bola dunia. Pasalnya, Zidane merupakan salah satu nama yang sejak lama disebut-sebut sebagai kandidat terkuat pengganti Didier Deschamps. Pengalaman, prestasi, dan statusnya sebagai legenda Timnas Prancis membuat banyak pihak menilai dirinya adalah sosok yang paling tepat memimpin generasi baru Les Bleus.
Jika seluruh proses administrasi berjalan lancar, Zidane akan memulai tugasnya setelah turnamen Piala Dunia 2026 resmi berakhir. Tantangan besar pun sudah menanti mantan pelatih Real Madrid tersebut, mulai dari Euro 2028 hingga Piala Dunia 2030.
Didier Deschamps Akhiri Era Panjang Bersama Les Bleus

Timnas Prancis masih memiliki satu pertandingan terakhir di Piala Dunia 2026, yakni menghadapi Inggris dalam laga perebutan peringkat ketiga.
Pertandingan tersebut juga menjadi momen perpisahan bagi Didier Deschamps yang telah memimpin Les Bleus selama lebih dari satu dekade. Pelatih berusia 58 tahun itu sebelumnya sudah mengonfirmasi bahwa dirinya akan mengakhiri masa baktinya setelah turnamen selesai.
Selama menangani Prancis, Deschamps berhasil mengukir berbagai prestasi membanggakan. Ia membawa negaranya menjuarai Piala Dunia 2018, mencapai final Piala Dunia 2022, serta menjaga Prancis tetap menjadi salah satu kekuatan utama sepak bola dunia.
Meski demikian, setiap era pasti memiliki akhirnya. Federasi Sepak Bola Prancis pun bergerak cepat untuk memastikan transisi kepemimpinan berjalan mulus tanpa mengganggu persiapan tim menghadapi turnamen-turnamen besar berikutnya.
Zinedine Zidane Jadi Pilihan Utama Federasi Prancis
Menurut laporan jurnalis transfer Fabrizio Romano, Federasi Sepak Bola Prancis telah melakukan komunikasi intensif dengan Zinedine Zidane dalam beberapa bulan terakhir.
Sejak awal proses pencarian pelatih baru dimulai, nama Zidane memang selalu berada di urutan teratas daftar kandidat. FFF menilai mantan gelandang legendaris tersebut memiliki kualitas yang lengkap untuk melanjutkan fondasi yang telah dibangun Didier Deschamps.
Setelah melalui proses negosiasi yang cukup panjang, kedua belah pihak dikabarkan berhasil mencapai kesepakatan.
Apabila tidak ada perubahan, Zidane akan resmi diperkenalkan sebagai pelatih baru Timnas Prancis sesaat setelah seluruh agenda Piala Dunia 2026 selesai.
Kontrak tersebut juga diyakini akan membuat Zidane memimpin Prancis pada Euro 2028 hingga Piala Dunia 2030 dengan target mengembalikan Les Bleus ke podium tertinggi dunia.
Zidane Memang Menunggu Kesempatan Ini
Keputusan Zidane menerima tawaran Timnas Prancis sebenarnya tidak terlalu mengejutkan.
Sejak meninggalkan Real Madrid beberapa tahun lalu, pelatih berusia 54 tahun tersebut berkali-kali dikaitkan dengan sejumlah klub elite Eropa. Mulai dari Juventus, Bayern Munchen, Manchester United hingga Paris Saint-Germain sempat disebut tertarik menggunakan jasanya.
Namun, seluruh tawaran tersebut tidak pernah benar-benar diterima.
Zidane diyakini memang sengaja menunggu kesempatan melatih Timnas Prancis. Menjadi pelatih negaranya sendiri disebut sebagai impian terbesar setelah sukses meraih berbagai gelar bergengsi bersama Real Madrid.
Kesabarannya akhirnya membuahkan hasil ketika Federasi Sepak Bola Prancis memutuskan menjadikannya penerus Didier Deschamps.
Tantangan Besar Menanti Zidane
Meski memiliki reputasi luar biasa di level klub, melatih tim nasional tentu menghadirkan tantangan yang berbeda.
Zidane harus membangun keseimbangan antara para pemain senior dan generasi muda yang mulai bermunculan. Prancis sendiri masih memiliki banyak talenta kelas dunia seperti Kylian Mbappe, Eduardo Camavinga, Aurélien Tchouaméni, William Saliba, hingga Warren Zaïre-Emery.
Selain menjaga kualitas permainan, Zidane juga dituntut mempertahankan mental juara yang telah menjadi identitas Les Bleus selama beberapa tahun terakhir.
Pengalaman menangani pemain-pemain bintang di Real Madrid diyakini menjadi modal penting baginya dalam mengelola ruang ganti Timnas Prancis yang dipenuhi pemain berstatus elite.
Les Bleus Ingin Tutup Era Deschamps dengan Kemenangan
Sebelum memasuki era baru bersama Zidane, Timnas Prancis masih memiliki satu misi terakhir.
Les Bleus bertekad mengakhiri Piala Dunia 2026 dengan kemenangan atas Inggris dalam laga perebutan tempat ketiga. Pertandingan tersebut menjadi kesempatan terakhir bagi para pemain memberikan penghormatan kepada Didier Deschamps.
Kylian Mbappe dan rekan-rekannya tentu ingin menutup perjalanan sang pelatih dengan hasil positif sekaligus mempersembahkan medali perunggu sebagai hadiah perpisahan.
Keberhasilan meraih kemenangan juga akan menjadi modal moral yang sangat baik sebelum memasuki babak baru bersama Zinedine Zidane.
Era Baru Timnas Prancis Dimulai
Penunjukan Zinedine Zidane sebagai pelatih baru Timnas Prancis menandai dimulainya era baru bagi Les Bleus. Harapan publik tentu sangat besar mengingat rekam jejak luar biasa yang dimiliki Zidane sebagai pemain maupun pelatih.
Kini, tantangan sesungguhnya adalah membawa generasi emas Prancis kembali mendominasi sepak bola internasional. Dengan kombinasi pemain berkualitas, pengalaman, serta filosofi permainan yang dimiliki Zidane, Les Bleus diyakini tetap menjadi salah satu kandidat kuat dalam setiap turnamen besar beberapa tahun ke depan.
Apabila mampu memenuhi ekspektasi tersebut, bukan tidak mungkin Zidane akan mengukir sejarah baru bersama Timnas Prancis, sebagaimana yang pernah ia lakukan saat masih mengenakan seragam biru sebagai pemain.

